
Arsen mempersilahkan Zea duduk bergabung. lalu Arsen memperkenalkan Zea pada temannya.
" Kau kekasih nya , Arsen ? " Tanya Selly
Zea hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan senyum nya tidak pernah lepas karena ia benar-benar senang bisa ketemu dengan Arsen yang sangat di rindukan.
Selly tersenyum meskipun hatinya menyimpan kekecewaan karena Arsen telah memiliki kekasih.
" Aku Marchel teman sekolah dulu saat bersama dengan Arsen " , Kata Marchel
" Pantas saja Arsen tergila gila darimu dari dulu Zea.. kau sangat cantik " , Kata Marchel saat bertegun melihat kecantikan Zea.
" Marchel bisa kah jaga mata mu. dia itu kekasih ku.. berani kau melihat nya seperti itu. ku pastikan matamu akan terjadi sesuatu", Kata Arsen
Marchel tertawa melihat Arsen se posesif itu.
" Apa kau sedang berlibur disini Zea ?", Tanya Selly.
" Tidak..ku bekerja disini.. kebetulan CEO ku menyuruh ku menyelesaikan project dengan Mr. Rey ", Jawab Zea
" Varoni Group ? Kau yang merancang semua desain gedung itu ? " Tanya Marchel
Zea menggangukan kepalanya dan meminum jus milik Arsen .
" Kau sangat menarik. saat acara pesta semalam Perusahaan itu open house untuk pembangunan gedung nya. banyak yang memuji semua desain di gedung itu. ku tidak menyangka kau pembuat desain itu " ,Kata Marchel
" Zea bekerja sama dengan beberapa perusahaan termasuk perusahaan ku juga " Jawab Arsen
" Really ?? Ku pastikan kau selalu menomor satukan pekerjaan" Kata Marchel excited
" Tidak ... Arsen nomor satu bagiku ", Jawab zea yang membuat Arsen gemas mendengar nya. dia tidak menyangka Zea akan mengatakan semanis itu di depan temannya.
" Oh my... I love so much , honey " ,Arsen mengecup bibir Zea di depan teman-temannya.
" Ck, Kau merusak mata ku kalau seperti ini. pergilah cari hotel di dekat sini. jangan bermesraan didepan ku " , Saran marchel ia tidak mau melihat temannya itu selalu bermesraan didepan seorang yang sedang jomblo seperti nya.
" Good idea... Come on honey," Arsen beranjak dari kursinya dan menarik tangan Zea keluar dari restoran.
Arsen mengajak Zea ke mansion nya yang jarang ia tempati. ia lebih sering tinggal bersama kedua orangtuanya. karena di mansion sebesar ini tinggal sendiri merasa kesepian walaupun banyak pelayan di sana.
" Ini rumah mu ,Arsen ? " Tanya Zea melihat sekeliling mansion Arsen yang besar dan mewah.
" Akan menjadi milikmu honey jika kau menjadi istriku " , Jawab Arsen santai membuat Zea salah tingkah dengan ucapannya itu.
" Tidak , ku tinggal di apartemen yang sudah di sediakan oleh perusahaan dan besok ku harus segera ke perusahaan Mr. Rey untuk menjalankan project ku " ,ucap Zea
" Menginap lah semalam disini honey. besok ku akan mengantar mu ke Varoni Group ", Pinta nya Arsen.
Arsen segera membawanya Zea kekamarnya dan mengunci kamarnya. ia benar-benar sangat rindu dengan Zea. ia ingin menghabiskan waktu bersama tanpa ada yang menggangu nya.
Lalu Arsen langsung membuka bajunya dan mencium bibir Zea dengan rakus . Zea tertawa disela ciuman mereka dan melihat sikap Arsen tidak sabaran itu.
" I Miss you so much ,honey " , Arsen mencium bibir Zea sambil membuka satu persatu baju yang digunakan zea.
Zea mengalungkan tangannya ke leher Arsen. Tubuh Zea sudah polos tidak ad alahi sehelai pun menutupi tubuhnya.
Tangan Arsen mulai menyentuh bagian sensitif Zea. Zea merasakan kenikmatan ketika tangannya bermain main bagian sensitif nya. dia semakin menginginkan lebih.
Arsen membuka celananya. lalu ia mulai kembali menciumi seluruh tubuh nya. Zea mendesaah panjang ketika ia merasakan kenikmatan sentuhan Arsen di tubuhnya.
Arsen mulai memasukkan kejantanannya pada Zea dan mulai mengerjakan pinggulnya ia bermain dengan pelan. Arsen mencium sangat lembut .
Mereka sama sama menginginkan nya . rasa rindu selama sebulan penuh tidak bertemu hasrat mereka semakin tinggi.
Sejam berlalu mereka masih berkutat dengan permainan ranjang mereka.
" I love you more ,honey " , Bisik Arsen di telinga Zea. dia memutuskan untuk menerima sepenuhnya dan mau selalu berada di sampingnya nya.
Zea menatap mata Arsen yang menatapnya penuh cinta.
" Ahhh.. ah ...ah ", Desahaan mereka ketika mencapai puncak bersama.
Diakhir permainan, Arsen memeluk tubuh zea kemudian mencium kening dan bibirnya.
Dan Arsen menutup mereka dengan selimut tebal kemudian menciumi wajah Zea. karena kelelahan mereka tertidur lelap.
**********************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u all