Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
47



Sore Hari Arsen dan Zea sudah tiba di Bandara. Arsen memarkir kan mobilnya .


" Kau yakin tidak ingin ikut dengan ku , honey ? ," Tanya Arsen setelah mencium bibir zea lama di dalam mobil.


" Tidak bisa, aku sangat sibuk karena banyak project yang aku harus selesai nya " , Jawab Zea


" aku pasti akan sangat merindukan kan mu, honey ", Arsen masih sibuk mencium wajah Zea bertubi tubi.


" Kau bisa menghubungi ku setiap saat, Arsen. " Ucap Zea.


" I love you , " Kata Arsen sebelum menutup pintu mobilnya


" I love you, too ", jawab Zea


Zea menunggu di mobil. Arsen pun masuk ke area bandara. Setelah Arsen menaiki pesawat jet pribadi nya . lalu Zea melaju kan mobilnya ke arah apartemennya.


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Arsen tiba di negara B cukup lama perjalanan di tempuh selama enam jam. karena perbedaan waktu antara negara A . saat ini sudah terik disana.


" Arsen ", Panggil seorang wanita


" Kenapa kau yang menjemput ku ?," Tanya Arsen.


" Bibi yang menyuruh ku untuk menjemput mu. kebetulan aku sedang tidak ada pekerjaan. sehingga ku bisa menjemput mu. " Kata Selly yang memberikan sebuket bunga untuk menyambut kedatangan Arsen. ia berharap Arsen akan luluh dengan sikap manisnya ini .


" Kau tidak perlu memberikan ini untuk ku " , Arsen terpaksa menerima pemberian dari wanita itu.


" Aku hanya bingung ingin memberikan mu apa saat menyambut mu datang, Arsen. " ucapnya Selly. " Cepatlah kita ke restoran blue hill. kami sudah menyiapkan kejutan untuk mu. " Selly langsung menarik tangan Arsen. tetapi arsen segera menepis nya. setelah merasa kecewa dengan sikap nya itu. akhirnya Stella berjalan lebih dulu lalu Arsen mengikuti nya dari belakang.


" kenapa mommy tidak memberi tahu ku kalau wanita ini yang akan menjemput ku. " gumam Arsen


Mereka pun tiba sebuah restoran blue hill.


" Suprise,,,," Semua orang bersorak didalam ruangan itu.


Mereka Sudah menyiapkan semua mendekorasi restoran. Restoran tersebut milik kedua orang tuan brian. dan sudah beberapa orang yang hadir disana ada kedua orang tua Arsen, Brian , kedua orang tuanya Brian serta adiknya Karin. dan Denis Asisten pribadi juga sudah ada disana. seharusnya ia lah yang menjemput bos nya itu. tetapi mommy Karen meminta Selly untuk menjemput anak kesayangan nya itu. ia sengaja agar memberi kesempatan Selly lebih dekat pada Arsen .


" Happy Birthday , sayang . " Ucap nya mommy Karen sedang membawa sebuah cake sedang berlapis cokelat yang berlimpah.


Arsen tidak menyangka bahwa kedatangan nya sudah di sambut oleh keluarga besar nya.


" Sebelum meniup lilin nya ,kau harus make a wish dulu. " Mommy Karen sambil menyodorkan cake nya ke arah Arsen.


Arsen pun memejamkan matanya sesaat . setelah itu ia meniup lilin nya. lalu suara trompet bergemuruh


Duarrr


Duarrr


Preeeettttt


Preettttt


" Happy birthday, sayang. mommy menyayangi mu ",Sebuah kecupan dari bibir mommy Karen.


" Thanks Mom, aku pun sangat menyayangi mu" Arsen membalas kecupan kedua pipi mommy nya itu


" Happy birthday , Arsen. kau sudah Dewasa sekarang. Daddy sudah tidak perlu memberikan mu hadiah " , ucap nya daddy Xaverius memeluk pria di hadapan nya. Arsen mendengar hal itu ia hanya terkekeh pelan. dan memeluk pria baya itu dengan erat. " No Dad,, But thanks you Dad. " ucap nya Arsen


Lalu Selly tak ikut kalah ingin mengucapkan selamat untuk Arsen .


" Happy birthday ya arsen. semoga kau semakin sukses ", ucap Selly dan memberikan sebuah paper bag. cukup lama Arsen tidak merespon nya..


mommy Karen pun melihat itu ia langsung melirik tajam pada anaknya agar membalas ucapan dari wanita di hadapan nya dan menerima hadiah yang diberikan.


" Thanks ," Ucapnya singkat Arsen dan mengambil paper bag itu.


Lalu Brian pun menghampiri Arsen untuk mencairkan suasana terlihat canggung .


" Happy birthday, Kakak ku yang tampan. ku tidak menyangka kau sudah tua sekarang." ucap Brian langsung merangkul tubuh Arsen


" Ck, umur ku saja yang tua. tapi dalam nya masih muda ", kata Arsen meladeni omongan sepupunya itu


orang-orang yang mendengar kan ucapaan itu pun tertawa melihat kelakuan kedua anaknya dulu selalu berbuat ulah dan Sekarang sudah sama-sama dewasa.


" Sudah kau jangan dekat dekat dengan ku. nanti kau tertarik dengan ku lagi " Ucapnya Arsen yang segera melepaskan pelukan sepupunya itu.


" Ishh aku masih normal . Daddy ku saja yang terlalu menyayangi mu sampai sampai aku harus mengikuti mu kemana saja . " Kata Brian langsung melirik ke arah daddy nya


" Kau sangat beruntung . itu tandanya paman Oris sangat menyayangi mu. " Ujarnya Arsen


" sudah sudah kalian ini sudah dewasa tidak berubah ya ", Kata mommy Karen


" Selamat ulang tahun ya ka. semoga Kakak jangan cepat cepat menikah . sebelum aku dewasa nanti " Ucap kinan langsung memeluk tubuh Arsen manja.


Brian melihat adik seperti langsung menjitak kepala nya.


" Aawww, Kakak sakit ", Ucap kinan sambil mengusap-usap kepalanya.


" Gadis kecil ini masih saja mengemari kakak sepupu mu. belajar saja yang benar saja sana." kata Brian lalu menarik tubuh adik nya itu dari Arsen.


Tak lupa kedua orang tua Brian serta asisten Denis pun ikut mengucapkan selamat ulang untuk Arsen


Mereka pun makan bersama di restoran milik Oris orang tua dari Brian.


***********************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all