
Arsen dan Zea sudah di ruang tengah. biasanya mereka selalu menghabiskan waktu bersama dengan menonton film Maraton hingga larut malam.
" Kau tidak ingin ikut dengan ku, honey? ," Tanya nya Arsen yang sedang memeluk tubuh Zea
" Tidak, pekerjaan ku sangat banyak. sehingga ku tidak bisa meninggalkannya. " Jawabnya Zea
" Bagaimana kau aku kangen dengan mu. " Arsen sedikit merajuk kepada Zea .
" Kau bisa menghubungi ku setiap saat atau bisa video call denganku. " Ujarnya
" Tapi aku tidak bisa memeluk dan mencium mu tiap hari , honey. " Arsen mulai mode manjanya ia letakkan kepalanya di bagian diantara dua gunung itu.
9Mulai lagi sifat manjanya keluar. kenapa kau jadi seperti ini. dulu kau sangat cuek dengan ku. Batin Zea
" Kau bisa mengunjungi ku kapan saja , sayang. " Akhirnya ia pasrah dengan tingkah laku kekasihnya semakin manja tiap hari nya.
Arsen mencium bibir Zea dengan lembut.
" Terima kasih kau telah hadir ketika aku sendirian dan tinggal di sisiku, aku beruntung memiliki mu. " setelah melepaskan ciuman itu
" Aku pun tidak pernah berpikir bahwa aku akan hidup bahagia, ini semua berkat kamu, honey. " Ucapnya Arsen sambil menyatukan kening mereka. Arsen menatap mata Zea. cukup lama mereka saling berpandangan.
Arsen menarik kembali tubuh Zea ke pelukannya kemudian mencium kembali bibir Zea. kali ini ciuman nya lama . Arsen menrangkup rahang Zea . ciuman Arsen sangat lembut sehingga Zea mengalungkan tangannya ke leher Arsen.
Di akhir ciuman , Arsen mencium hidung mancung Zea.
Cukup lama mereka terdiam .
" Menikah lah dengan ku ", Ajak Arsen
Zea mendengar hal itu terkejut dan bahagia
tetapi disisi lain ia masih bimbang. Zea hanya diam tidak menjawabnya ajakan Arsen.
" Kau tidak perlu menjawab nya sekarang , honey. aku hanya mengungkapkan bahwa aku serius dengan mu. " Mengusap lembut pipi Zea.
Zea menyenderkan kepalanya di dada Arsen.
Arsen menyambut nya dengan senang hati dan mencium pucuk kepala zea.
Mereka pun tidur bersama di ruang tengah Arsen memeluk tubuh zea yang menyelimuti mereka.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
Bias cahaya yang menerpa gorden membuat Arsen membuka matanya lebih dulu pancaran itu membuat matanya silau.
Arsen mengernyitkan dahi, matanya menyipit menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam indera penglihatan nya. dia menoleh ke arah samping, dimana pemandangan yang jauh lebih indah dari apapun, sang kekasih, Zea.
kedua sudut bibir Arsen Langsung tertarik ke atas , dia menarik pinggang ramping zea.
Cup !
Cup !
Cup !
berapa kali Arsen memberi kecupan di wajah cantik Zea. kecupan Arsen membuat tidurnya terganggu, dia mengerjapkan kelopak mata beberapa kali, begitu netra itu terbuka sempurna di langsung di suguhi wajah tampan kekasih nya.
Sama seperti Arsen , Zea pun ikut tersenyum
pula. " Good morning, sayang. " Ucapnya
" Good morning ,baby " Balasnya Arsen memberi satu kecupan lagi.
" Mandilah, kita akan menghabiskan waktu bersama di luar. " Perintah Arsen.
" Kita mau ke mana ? " Tanya Zea
" Nanti kau juga tau, honey. " Jawab nya Arsen mengusap kepala Zea lalu ia bangkit dari tidurnya dan menuju dapur untuk mengambil segelas air untuk diminum nya. sedangkan Zea menyusul bangun dari tidurnya ia menuju kekamar untuk membersihkan dirinya.
************************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u all