Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
50



Malam harinya, Zea sudah berada di apartemen nya. ia sedang melanjutkan mengerjakan pekerjaan nya sempat tertunda. ia benar-benar di buat sibuk oleh Mr. Hans. semenjak Art Arte bekerja sama dengan Xave Group membuat perusahaan tersebut menjadi banyak diminati oleh vendor lain untuk menjalin kerjasama.


Tak lama kemudian, Arsen menelepon nya dan Zea mengangkat nya dengan wajah sumringah.


" Halo", Kata Zea


" Betapa susah aku menghubungi mu ,honey ". Ucap Arsen


" Maaf aku baru saja tiba di apartemen. hari ini benar benar-benar sibuk. sampai ku tidak sempat melihat ponsel ku " , Kata Zea


Perbedaan waktu Dua belas jam Negara A dengan Negara B . Saat ini Arsen baru bangun dari tidurnya nya. sedangkan Zea sedang di sibukkan oleh pekerjaan nya.


"I Miss you Honey ", ucap Arsen


"I Miss You too ", Jawab Zea tersenyum


" Happy birthday, honey. maaf ku terlambat mengucapkan nya. Karena perbedaan waktu membuat ku lupa menghubungi mu " , Kata Zea


" It's Okay , honey "ucap Arsen


" Kau ingin hadiah apa dari ku ? Tetapi jangan terlalu mahal-mahal Ok. tabungan ku tidak sebanyak milik mu ", Ucapnya Zea


" Aku bukan anak kecil lagi, honey. ku tidak butuh barang pemberian mu ", Ucap Arsen


" Baiklah kau terlalu sombong ,tuan" kata Zea


Arsen tertawa pelan. " Aku ingin hadiah yang lain kalau begitu ", Ucap Arsen


" Apa itu ? Sebutkan apa keinginan mu? Pasti aku segera mengabulkan nya " tanya Zea


" Aku ingin segera menikahi mu dan memiliki anak dari mu. " Pintanya


" Permintaan yang sulit , " Suara Lirih Zea


" Kau tidak ingin menikah dengan ku, honey ?, " tanya Arsen


" Tentu saja mau, tapi saat ini kau sedang berada jauh dengan ku. andai saja kau sedang berada disini pasti ku langsung menerima lamaran mu dan segera melaksanakan pernikahan." suara lirih Zea


" Kalau begitu besok ku akan memenuhi mu dan segera menikahi mu. " Ucap Arsen


" Tidak,, Tidak sayang. kau selesai kan dulu urusan mu baru setelah itu kita akan membahas pernikahan ", Kata Zea sedikit terkekeh


" Kau menguji ku ,honey. Baiklah ku akan segera menyelesaikan pekerjaan ku. setelah itu aku akan menikahi mu dan membuat anak ,"Ucap Arsen


" Ck, kau ini selalu saja pikiran nya ke arah sana ", Cicit Zea


" Kita baru dua hari tidak bertemu kau sudah seperti itu bagaimana kita tidak bertemu selama berbulan. " kata Zea


" Kau candu ku , honey. aku tidak bisa lama-lama berjauhan dengan mu. " Jawab Arsen


" Aku tidak sibuk?", Tanya Zea sambil merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


" Hari ini jadwal ku sangat , honey. Daddy memberikan ku pekerjaan terlalu banyak. selama sebulan ku meninggalkan nya sudah di beri pekerjaan menumpuk seperti ini. " Ujar Arsen


" Bersabar lah , Sayang. " Ucap Zea


Dan mereka pun berbincang sangat lama. Zea dan Arsen sama sama saling merindukan tetapi masih terpisah jarak yang sangat jauh.


Tok


Tok


Tok


" Arsen, bangunlah ini sudah siang. Daddy sudah menunggu mu di meja makan " Panggilan suara mommy Karen


Arsen mendengar hal itu ia segera sedikit menjauhkan ponselnya untuk berbicara dengan mommy nya yang terhalang oleh sebuah persegi panjang di kamarnya.


" Ya , Mom sebentar lagi. " jawab Arsen sedikit berteriak


" Honey, nanti kita lanjutkan lagi telepon nya. karena mommy sudah memanggil ku untuk bergabung sarapan bersama. " Ucap Arsen


" It's Okay ,sayang. " Jawab Zea dengan tersenyum


sebelum mengakhiri panggilan nya dengan Zea " I love you, honey "Ucap Arsen


" I love you too, " Balas Zea


Zea pun mematikan ponsel nya lalu ia menarik sebuah selimut sampai batas dada . lalu ia tertidur .


*********************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all