
...WARNING...
...ada unsur 21+...
...baca bisa di malam hari atau bisa menjadi penghantar tidur ,🤭😉...
Setelah kejadian malam panas itu. Brian sudah mengklaim bahwa Bella sudah menjadi miliknya seutuhnya.
" Sesuatu yang sudah ku sentuh akan menjadi milikku ", ucap Brian menatap mata coklat Bella
Gleg
Bella menelan salivanya dengan susah payah. " Apa maksudnya ? " , Tanya Bella dalam hati dengan hatinya berdebar kencang.
" Dan sekarang kau sudah menjadi milikku ", Brian membuka pintu kamar nya tepat Bella berdiri depan pintu itu. Kamar Brian dan kamar Bella bersebelahan. sebenarnya Brian ingin kembali kekamar karena ia baru saja tiba dari negara N dan langsung menuju resort keluarga Xaverius. ketika ia hendak ingin beristirahat dikamar. ia melihat Bella sedang berdiri di depan pintu sebelah kamar nya.
" Eh..", Bella yang terkejut Brian mendorong tubuhnya masuk kedalam kamar.
" Apa yang kau lakukan ? ini bukan kamar ku", Bella berusaha untuk menghindar dari Brian.
" aku sangat merindukanmu, baby. kita akan mengulang adegan malam itu agar kau ingat kembali", bisik tepat di telinga wanita nya.
Bella menggelengkan kepalanya , dengan menahan rasa geli saat nafas Brian menyapu tengkuk Bella.
" ku mohon hentikan,Brian .tidak seharusnya kita melakukan ini ", Pintanya Bella
" Aku akan memberikan hukuman untuk mu, karena kau menghilang begitu saja setelah kejadian itu ", tangan Brian merangkup pipi Bella .
" Tapi bukan aku yang... ", Bella hendak protes , bibirnya lebih dulu di bungkam oleh bibir Brian saat pria itu menarik tengkuknya kebelakang.
Bella mendorong keras dada bidang Brian hingga tautan bibir mereka terlepas.
" Kau jangan macam-macam,Brian !!", teriak Bella lalu Brian mencengkeram tangan Bella, menarik wanita itu kearah tempat tidur lalu menghempaskan nya.
" Begitu suka sekali menentang ku , Bella". Brian menarik paksa pakaian yang dikenakan Bella sehingga kancing semua terlepas, memperlihatkan tubuh bagian depannya yang kini hanya tertutup oleh braa. " Jadilah kekasihku , Bella !!" Brian menyatukan kedua tangan Bella di atas kepala, dan tanpa membuang waktu melumatt bibir wanita itu sejak tadi melawannya. menyapu seluruh permukaan kenyal itu dengan begitu menuntut. tangannya pun tidak ikut berhenti bermain di kedua buah kesukaannya. menyalurkan gairah yang sudah bangkit sejak tadi.
Bella mendesaah dengan suara tertahan. saat tangan Brian meraba keseluruhan tubuhnya tanpa mengehentikan ciuman panas mereka. apalagi tangan itu tak ada hentinya memainkan di kedua buah nya. terlihat jelas dari sorotan matanya yang sudah di penuhi gairah.
" Kau suka, hmm?"Brian menterinya tipis menyentuh bibir Bella Dangan ibu jarinya tanpa ada perlawanan . " apa aku boleh melakukan nya ?", tanyanya
Bella menganggukkan kepalanya dengan pelan. sebenernya ia menginginkan nya juga karena ia sudah terbakar gairahnya ia tidak ingin berhenti di tengah jalan.
Brian menyeringai tipis sambil menundukkan wajahnya di dekat telinga Bella. " ku pastikan kau tidak akan lari dari ku !!", Bisik nya.
" Apa Maksud hmpp..." Perkataan Bella tenggelam saat bibir Kembali di lumaat oleh Brian . pria itu bukan hanya menciumi bibirnya saja , tapi ia pun mulai membuka kancing kemeja nya satu persatu dengan dengan gerakan cepat. sehingga tubuh atas pria itu polos, memperlihatkan tubuh indah atletis milik Brian. bibir masih setiap mencium Bella. dan Brian pun mulai membuka ikat pinggang pria itu, Hingga kini Brian kini tak mengenakan apapun.
Sementara itu Brian ciuman itu sudah mulai turun ke arah leher dan meninggalkan jejak kemerahan di sepanjang leher jenjang Bella. kini ciuman itu turun ke are buah dada kesukaan nya sambil memainkan nya. membuat Bella mendesaah berkali- kali.
" Brian.. ahhh ", Desahaaan Bella memejamkan kedua matanya dengan tangan yang mencengangkan rambut Brian yang asik bermain di bawah sana.
" Brian...aku mohon ", Bella merasakan tubuhnya menegang saat Brian memberikan sentuhan dibawah sana ia ingin mengeluarkan pelepasan kembali.
Setelah sudah puas bermain di Bahwa sana. Brian pun memasukinya bagian intinya untuk melakukan penyatuan. walaupun ini yang kedua kalinya. Brian masih sulit untuk memasuki senjatanya kebagian inti milik Bella. hingga Bella menjerit .
setelah berhasil memasuki nya . Brian mulai memainkan nya dengan tempo lembut. Brian mulai kembali melumatt bibir Bella .
" Ahh..Brian mmph ", Bella bergerak gelisah ketika pria itu menambah tempo kecepatannya.
" K-kenapa ... punya begitu..sempit baby ", Brian sulit berkata-kata .ketika merasakan kenikmatan yang tidak pernah dirasakan selama ini. walaupun mereka sebelumnya sudah pernah melakukan nya tetapi hal ini beda karena dilakukan sama-sama sadar dan saling menginginkannya.
Sudah hampir satu jam lebih lamanya mereka melakukan nya. pria itu semakin mempercepat gerakan pinggulnya.
" Ahhh...ahh.." desahaan Brian pun merasakan ada sesuatu meledak di bawah sana. " Mulai saat ini kau memiliki ku ", Brian dengan nafas nya naik turun merasakan pelepasan bersama.
Kini Brian membaringkan tubuhnya di samping Bella. ia mengendong tubuh Bella menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. kali ini Bella menurut saja karena ia pun sudah lelah dan tidak kuat berdiri.
Mereka hanya mandi bersama tanpa ada adegan panas lagi 😉
*******************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u