Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
18



Keesokkan hari nya Zea sudah disibukkan dengan pekerjaan nya.


Project yang ia tanganin harus segera diselesaikan dalam waktu dekat ini.


" Zea, kau tidak pulang ? " tanya Ana


" Tidak, kau duluan saja. aku masih mengerjakan beberapa pekerjaan ku dulu." Jawab Zea


" Baiklah, kau jangan pulang larut malam . " Kata Ana


Zea hanya menganggukkan kepalanya. ia masih sibuk dengan pekerjaan nya.


Drzzt .. Drzztt...Dzzrtt


Benda pipih berwarna hitam berdering panggilan masuk tanpa ada nama disana.


" Halo " , tanya Zea


" Kau lupa dengan janji mu kemarin malam?" Suara Arsen di seberang sana.


" Sebenernya apa yang kau inginkan ?" Tanya Zea


" Aku hanya mengingatkan bahwa hidup sepupumu ada di tangan mu sekarang. kalau kau belum tiba dalam waktu tiga puluh Menit . maka tuntutan ini akan tetap berjalan. " Ujarnya


Arsen segera memutuskan telepon nya. Zea belum selesai berbicara nya sudah di tutup sambungan nya.


Zea pun bergegas dan meninggalkan kantor menuju ke apartemen Arsen. ia segera melajukan mobilnya.



Setiba nya sebuah gedung pencakar langit . ia menaiki lift menuju apartemen milik Arsen.


Zea menekan tombol bel pada pintu apartemen itu. tak berselang lama Arsen membuat kan pintu .


Arsen yang baru saja selesai mandi hanya mengunakan handuk dengan bertelanjang dada.



Zea melihat Arsen saat ini membuatnya tidak berani menatap nya. ia mengalihkan pandangannya ke arah lain.


" Masuk lah, ku baru saja membersihkan diri." Kata Arsen


Setelah mempersilahkan Zea masuk. ia kembali ke kamar nya segera mengganti baju .


Zea mengedarkan pandangannya di ruangan itu.


"Tidak ada yang berubah dari dulu , tetap sama . " Gumam batinnya


Tak berselang lama Arsen keluar dari kamarnya memakai kaos hitam polos dan celana pendek membuat tubuh atletis nya terlihat.


" Santai lah dulu, tak usah buru-buru. " Arsen membawa segelas air lalu ia letakkan di atas meja .


"Aku tidak punya waktu banyak. karena waktu ku sangat berharga. jadi apa yang kau ingin kan ?" Tanya Zea ia benar-benar tidak ingin terlalu lama berada didekat Arsen.


" Hmm, baiklah kalau itu mau mu. kembali lah kepada ku. ku akan memberikan semua yang kau minta . " Tawarannya


" Apa tidak ada tawaran lain selain itu ? " Tanya Zea


" Pilihan hanya dua, terus melanjutkan tuntutan itu. atau kembali ke sisiku. " kata Arsen


" Masalah lalu kita sudah selesai . dan tidak bisa untuk di perbaiki. Bila kau tetep ingin melanjutkan tuntutan ini. maka aku tetap melawan mu . " Zea Beranjak dari duduknya dan ia ingin segera keluar dari apartemen itu. tetapi langkah nya terhenti.


"Aku suka dengan sifat mu. kau tidak pernah berubah. apa kau tidak mau tau kejadian lima tahun yang lalu, ku tidak bisa hadir di acara kelulusan Mu. " Arsen mendekati Zea .


" Aku sudah tidak peduli hal itu." Zea sedikit mundur dari Arsen .


Arsen semakin dekat Zea mundur selangkah.


begitu terus menerus hingga zea sudah berada di tembok dan tidak bisa menghindar dari Arsen.


" Apa kau tidak merindukan ku ?" Arsen llama memandang mata biru milik Zea yang ia sangat rindukan selama ini.


" Tidak, aku tidak pernah merindukan mu." Zea merasa terganggu dengan tatapan Arsen. lalu ia memalingkan wajahnya.


"Kita buktikan hal itu. " Arsen menarik tengkuk Zea. Lalu mencium bibir Zea dengan lembut.


Merasa Zea tidak merespon ciuman itu. Arsen sedikit mengigit bibir bawah zea.


Zea refleks membuka bibirnya dan Arsen menciumnya semakin dalam. Tanpa disadari Zea membalas ciuman itu dan akhirnya ciuman mereka semakin panas.


Tangan Arsen masuk kedalam kemeja Zea. dan menjelajah disana. Tubuh Zea merespon dengan baik sehingga tanpa sadar mengeluarkan Des*han.


Arsen semakin melancarkan serangan panasnya mendengar De**han Zea yang Sexy.


Seketika Arsen sadar apa yang ia lakukan ,


Arsen tidak ingin melakukan itu sebelum Zea menerimanya kembali.


Arsen melepaskan ciuman itu. bibir masih menempel dengan bibir Zea ." Beri aku kesempatan kedua ". Arsen masih menatap mata indah milik Zea.


**********************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all