Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
68



Sudah seminggu Zea berada di Negara B. hari demi hari di jalani Zea dan Arsen. terkadang Arsen menginap di apartemen Zea. Arsen selalu menemani Zea selama di sini . ia tau Zea baru pertama kali di negara nya. sehingga ia khawatir bila terjadi sesuatu pada Zea. Arsen terkadang berangkat kerja bersama dengan Zea setelah ia mengantarkan Zea lalu ia akan pergi ke perusahaan nya.


Saat ini Arsen sedang berada di kantor nya menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda. asisten pribadi nya yaitu Denis sedang mengurusi perusahaan nya yang berada di negara A.


Ponsel Arsen berdering mommy Karen menelepon nya. ia pun segera mengangkat benda pipih itu.


" Halo Mom", Jawab Arsen


" Arsen, bisa kau kesini . mommy sedang di di mall xx cepat lah kemari ", Perintah mommy Karen.


" Aku sedang bekerja mom. mom bisa suruh daddy atau asisten daddy untuk menjemput", Saran Arsen


" Kau ini tega sekali masa suruh Daddy mu membawa bawaan belanja an ku. dan asisten daddy sedang sakit sehingga ia tidak bisa menemani mommy. cepat lah kesini. kau tidak kasian lihat mommy membawa belanjaan sebanyak ini ", Cicit mommy Karen ia memang sekali berbelanja ia tidak hanya berbelanja kebutuhan pribadi nya terkadang ia membeli untuk keperluan rumah .


" Ck, tunggulah sebentar. ku akan kesana ", jawab Arsen . ia segera beranjak dari duduk nya dan menyusul mommy nya.


" Apa aunty yakin. Arsen akan datang kesini ?", Tanya Selly berada di sampingnya sejak tadi


" Kau tenang saja sayang. putra ku selalu menuruti apa kata mommy nya ", jawab Mommy Karen sambil meminum minuman di sebuah cafe


Selly hanya menggangukan kepalanya saja. ia mengerti apa yang di perbuat oleh mommy Arsen. ia pun tersenyum senang karena aunty mendukung nya agar tetap dekat dengan putranya.


Dua puluh menit Arsen tiba sebuah cafe yang berada di dalam mall XX. pria itu mengedarkan pandangannya mencari ibu yang telah melahirkan nya. lalu ia segera menghampiri wanita itu.


" Mom ", Sapa Arsen di belakang nya


Mommy Karen merasa dirinya di panggil ia pun segera menoleh ke arah suara itu.


" Kau sudah datang , sayang. duduklah ", pinta mommy Karen


" Barang belanjaan mana saja yang punya mommy ? biar ku bawakan " ,Tanya Arsen melihat kearah beberapa belanjaan di bawah meja


" Duduklah dulu sayang. kau baru saja tiba. kita makan siang dulu", Ajak Mommy Karen


" Ku tidak ada waktu mom. Ku masih ada pekerjaan yang menunggu ku ", Arsen melihat kearah alorji di tangan nya.


" Ck. kau ini..makanlah sebentar saja temani mommy makan. sedari tadi mommy belum makan ", Cicit Mommy Karen karena keasikan belanja ia sampai lupa bawa dirinya sejak tadi belum makan. tadi hanya sarapan dengan sandwich saja sebelum berangkat pergi .


" Bila mommy ingin di temani makan. temani saja sama wanita yang sebelah mommy.. ku benar benar sibuk mom ", Arsen merasa kesal mommy telah berbohong padanya ia bilang ia sendiri ternyata Selly sejak tadi menemani nya.


Ketika hendak Arsen ingin pergi. tangannya telah di tahan oleh mommy nya. ia di paksa duduk lebih tepat nya. sebenarnya ia malas meladeni kemauan mommy nya. ia tau niat di balik itu semua. mommy sengaja melakukan itu semua agar ia dengan Selly memiliki waktu bersama. Karena akhir-akhir ini Arsen jarang sekali pulang mansion alesannya ia banyak pekerjaan yang harus di kerjaan sehingga ia memilih tidur di Mansion di bandingkan tidur di Mansion orang tua nya.


Selly melihat sikap mommy Karen seperti itu pada putranya hanya tersenyum tipis dan di dalam hati ia sangat bahagia karena ia akan memiliki waktu bersama Arsen walaupun ia harus di bantu oleh mommy Arsen sendiri.


Mommy Karen telah memesan beberapa makanan lumayan banyak. sebelum Arsen tiba mommy Karen sudah memesan semuanya. sehingga hidangan sudah tiba masih tetap hangat .


Mereka pun makan bersama sekali mommy mengajak berbicara tentang masa muda bersama mommy Selly .ia pun terkadang menanyakan hal tidak begitu penting agar Arsen ikut serta berbicara dengan Selly .


Arsen hanya fokus pada makanan saja dan sekali sekali pria muda tampan itu melihat ke arah ponsel nya mengetuk nya beberapa kali takut ada pesan dari Zea karena sejak ia sudah mengantarkan Zea kekantor. kekasih nya itu belum juga memberi kabar padanya. ingin rasanya ia mendatangi langsung kantornya itu . tapi sayang mommy Karen sudah lebih dulu mengubungi nya dan datang untuk menemani nya.


***********************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all