
Sudah hampir seminggu Zea sudah mengalami morning sick. sudah hampir seminggu pula ia tidak masuk bekerja.
Saat ini Zea baru saja memuntahkan semua didalam kloset. ia memijat tengkuk nya. ia merasa lemas karena akhir-akhir ini ia selalu memuntahkan makanan yang baru ia makan.
Bella tidak bisa menemani karena ia sedang ada di luar kota karena ada pemotretan untuk menyelesaikan project barunya. sedangkan ia belum berbicara langsung dengan Arsen mengenai kehamilan. karena ia ingin membicarakan secara langsung.
DING
DONG
Zea segera turun dari kamarnya membukakan pintu apartemen nya. tampak seorang wanita cantik berparas sudah tidak muda saat ini ada di depan pintu apartemen milik Zea.
" Mommy ", Ucap Zea terkejut karena tiba-tiba saja datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu.
" Halo , sayang . i Miss u ", Mommy langsung memeluk tubuh Zea.
" I Miss u too , Mom. " Balas Zea memeluk Mommy Karen begitu erat ia pun juga rindu dengan sebuah pelukan seorang Mommy.
" Mommy, datang sendiri? di mana Daddy ?" ,Tanya Zea melihat mommy Karen dateng seorang diri tanpa menemani dan membawa mommy Karen ke dalam ruangan.
" Daddy sedang ada meeting dengan kliennya. itu sebabnya Mommy Dateng kesini menemui mu. Mommy sangat bosan di hotel sendiri. apa mommy menganggu kegiatan mu ?", ucap Mommy membuka coach nya dan duduk di sofa panjang yang berwarna abu-abu terlihat sederhana tapi elegan.
" Tidak, aku begitu senang ketika mom datang kesini. sehingga ku merasa tidak sendirian disini ", Jawab Zea sambil membawa minuman dan ia letakan di meja dekat sofa.
" syukurlah, ku kira kau sedang sibuk dengan kerja mu. maka Mommy berencana datang begitu pagi karena kau siang akan pergi kekantor ", Ucap Mommy Karen meminum yang tadi di buatkan oleh Zea.
" Mom ,ingin makan apa ? biar ku pesankan nanti ", tawarnya Zea kepada Mommy Karen.
" Tidak, perlu sayang. Mommy hanya sebentar disini. sebentar lagi nanti Daddy pasti akan menghubungi Mommy karena tidak mau tinggal terlalu lama." Ucap Mommy Karen. " Kau sedikit berisi sayang . apa kau sedang hamil ?", Tanya Mommy Karen melihat Zea saat ini lebih berisi.
" Apakah begitu terlihat kah , mom ? " Tanya Zea
" Apa kau sedang Hamil sayang ? ", Tanya Mommy Karen begitu exited menunggu jawaban dari Zea .
Zea hanya menganggukkan kepalanya dengan cepat dan artinya ia benar-benar sedang hamil.
" Oh my .. sebentar lagi ku akan menjadi seorang nenek ", Mommy Karen segera memeluk tubuh zea dengan erat reflek membuat Zea terbatuk karena Mommy Karen begitu erat memeluk Zea sampai membuat nya sulit bernafas.
" i'm Sorry honey.. ku begitu bahagia sehingga mendengar kabar ini ", Mommy segera melepaskan pelukan nya . " Apa Arsen tau soal ini ? ", Tanya Mommy Karen
Zea hanya menggelengkan kepalanya.
" Tidak Mom, aku ingin memberi tahunya secara langsung dan melihat reaksinya saat tau kabar bahagia ini ", Jawab Zea untuk menyakinkan kepada Mommy Karen bahwa hubungan mereka baik-baik saja. walaupun Arsen terkadang jarang memberi kabar karena waktu yang berbeda dan mereka sama-sama sibuk dengan kerjanya.
" Pasti anak nakal itu. terlalu sibuk sehingga ia lupa bahwa saat ini dia sudah memiliki istri. nanti akan ku beri pelajaran dia ", Ucap Mommy memberikan ketenangan untuk Zea .
" Berapa lama Mommy akan di Negara A?",tanya Zea.
" Mommy dan Daddy hanya sebentar disini. kemungkinan lusa kita akan kembali lagi ke Negara B. karena Daddy menemui teman lamanya yang ingin mengajak kerjasama. ", jawab Mommy Karen. " Kau begitu pucat sayang , apa perlu kita ke dokter untuk memeriksa nya ? ", ucap Mommy Karen mengusap lembut pipi Zea melihat wajahnya begitu pucat.
Zea menggelengkan kepala " Aku tidak apa Mom, ini hanya pagi saja. nanti siang ku kembali segar. karena setiap pagi pasti ku morning sick ", Jawab Zea
" Kalau begitu, banyak-banyak lah istirahat." Ucap Mommy Karen memberikan nasehat kepada Zea.
" Ia Mom, sebentar lagi ku akan keluar dari pekerjaan ku setelah projek ku selesai. ",Ucap Zea
" Baguslah kalau begitu. itupun untuk kepentingan dirimu dan bayi nanti ", Tiba-tiba ponsel Mommy Karen berdering berasal dari tas miliknya. ternyata dari Daddy Xaverius yaitu suaminya.
" Halo , Honey ", Jawab Mommy Karen sedang mengangkat ponselnya yang terhubung dengan suaminya. " Baiklah, sebentar lagi ku akan menyusul kesana . ", Jawab Mommy Karen. ia pun mematikan sambungan ponselnya itu..
" Sayang, Mommy tidak bisa lama-lama disini. Karena Daddy akan ada makan siang bersama dengan sahabat karibnya. sehingga Mommy harus menemani nya. kau tidak apa di tinggal sendiri , Sayang ? " ,kata Mommy Karen beranjak dari duduknya dan menuju pintu.
" Tidak Mom, ku sudah biasa sendiri. Mommy tidak perlu khawatir ", Jawab Zea
" Baiklah , Mommy pergi dulu. nanti kalau ada apa-apa segera hubungi Mommy ", Mommy Karen mencium kedua pipi Zea seblum meninggal kan apartemen Zea .
" Bye ,Mom."
" Bye , sayang ",
Mommy pun pergi meninggalkan Zea sendiri di apartemen nya. Zea pun segera masuk ke kamar mandi karena ia merasa lengket setelah tadi ia mengeluarkan isi dalam perutnya . ia ingin membersihkan diri nya setelah itu ia akan keluar mencari makan siang untuk nya.
**************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u