
" Zea ,kau di panggil oleh Mr. Hans keruangan nya. " Ucap Vita
Zea pun beranjak dari duduknya nya lalu menuju ruangan Kepala divisi desain. saat ia ingin menuju ruangan Kepala Divisi Desain. tangan nya sudah di tarik oleh Angel dari samping.
" Zea, seperti nya kita akan dapat masalah mengenai kemarin. bagaimana ini ? aku tidak ingin tiba-tiba di pecat. tagihan ku masih banyak " Kata Angel masing memegang tangan Zea .
" Tenang lah , kau tidak perlu khawatir hal itu. aku yang akan menjelaskan secara langsung kepada Mr. Hans " ,Ucapnya Zea
Zea pun melepaskan tangannya lalu menuju ruangan itu.
Tok..tok ..tok
" Permisi Mr.Hans , kau memanggilku ? " Tanya Zea yang sudah masuk kedalam ruangan Kepala divisi desain
" Duduklah ada hal penting yang ku ingin tanyakan kepada mu ",Ucap Mr. Hans masih sibuk dengan Sebuah layar pipih di tangan nya.
Zea pun duduk disebuah kursi yang sudah di sediakan.
" Mohon maaf mengenai pertemuan kemarin dengan pimpinan Grey Sky gagal. aku akan berusaha meminta kembali untuk mengatur jadwal nya ", Ujarnya Zea
" Kau tau ,Zea. perusahaan Grey Sky merupakan perusahaan kedua yang tersukses selain Xave Group. ku sudah membuat janji sebulan sebelumnya. dan kau dengan mudahnya mengatakan pertemuan itu ", Cicit Mr. Hans merasa pusing karena merasa gagal untuk mendapatkan vendor besar .
" Sekali lagi beri saya kesempatan untuk mencoba nya ", Pintanya Zea
" Ku tidak terlalu yakin hal itu. banyak perusahaan lain yang ingin bekerja sama dengan Grey Sky. dan peluang Art Arte hanya nol koma persen saja . " ujarnya Mr. Hans
" Ku akan terus mencoba nya. bila tidak berhasil mendapatkan nya ku bersedia mengundurkan diri dari Art Arte ", Ucapnya Zea
" Baiklah, kalau itu mau mu. kau bisa membuat janji dengan nya melalui berbagai cara seperti surat, email , atau kau bisa datang langsung ke perusahaan nya ", Kata Mr. Hans
" Baik Mr .Hans, semoga ku bisa berhasil Grey Sky dapat bekerjasama dengan Art Arte " ucapnya Zea dan ia pun meninggalkan ruangan itu dan menuju perusahaan Grey Sky.
" Zea ",
Ada seseorang memanggil namanya iapun menoleh kearah suara itu.
" Kau mau kemana ?", Tanya Angel
" Ku ingin ke perusahaan Grey Sky", Kata Zea
" Kau yakin , Zea ? " tanya Angel merasa tidak enak terhadap Zea yang harus menghadapi langsung Bos besar Grey Sky.
" Doa kan aku semoga kali ini berhasil ", Ucap Zea lalu meninggalkan kantor .
Zea hanya membawa beberapa berkas dan folder untuk di tunjukkan kepada perusahaan Grey Sky. itu pun kalau ia di perbolehkan bertemu dengan bos besar perusahaan itu .
Saat ini Zea sudah tiba di perusahaan besar Grey Sky. ia sedikit merapihkan penampilan nya dan membawa berkas menuju lobby.
" Maaf apa kah sebelumnya sudah membuat janji ? " tanya seorang wanita
" Saya sudah menghubungi nya sebelumnya", Ucap Zea sedikit berbohong hal itu.
Saat ini Pegawai resepsionis berbeda dengan yang kemarin. sehingga ia berani berbicara seperti itu
Seorang resepsionis itu pun segera menghubungi bos besar nya itu.
" Maaf nona, Tuan Grey sedang ada meeting" ,ucapnya seorang resepsionis
" Berapa lama meeting nya akan selesai?," Tanya Zea
" Kemungkinan menjelang sore baru saja selesai. karena tuan sedang meeting dengan beberapa relasi besar . " Ujarnya
" Baiklah, ku akan menunggu nya ", Zea pun Menuju ruang tunggu sambil membuka ponsel dan membalas beberapa pesan dari Arsen maupun teman temannya.
Waktu menunjukan pukul jam lima sore Zea yang sedang asik meminum ice coffee di ruang tunggu melihat kearah luar grey berjalan menuju ke mobilnya. ia pun segera bangkit dari duduknya dan mengejar pria itu
" Tuan Grey tunggu ", Teriak nya Zea
Grey segera menoleh kearah Zea dengan muka datarnya.
" Tuan, bisa kah kita berbicara sebentar. ada suatu hal ingin ku jelaskan ", Pinta Zea
" Ku tidak ada waktu. dan kau tidak lihat sekarang jam berapa? Ini sudah diluar jam kantor. kenapa kau tidak pulang saja kerumah mu,nona " ,Ucap nya Grey menyindir Zea yang tidak kenal waktu ingin bertemu nya di luar jam kantor.
" Itu tidak berlaku dengan ku, ku bisa berkerja 24 jam " Ucapnya Zea
" Itu urusan mu, nona. urusan kita sudah selesai kemarin. dan perusahaan mu tidak akan bekerja sama dengan perusahaan tidak profesional seperti kau bilang " Cicit Grey sedikit menyindir ucapan kemarin .
" Maaf kan atas kelancarannya bicara saya , tuan. saya memohon maaf dengan separuh jiwa saya. beri kami kesempatan ,tuan " Lirih Zea sedikit menunduk kepala nya
Grey tidak menghiraukan Zea ia segera masuk kedalam mobilnya lalu melajukan mobilnya.
" Shittttt ", umpat Zea
Zea pun segera masuk kedalam mobilnya dan mengikuti mobil mewah itu.
********************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u all