Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
53



Apartemen


Zea sudah tiba di apartemen nya. ia segera membersihkan diri . hari ini benar-benar lelah . seharian ia telah menunggu seorang pria muda pemilik sebuah perusahaan Grey Sky karena kesalahannya lalu sehingga ia harus mendapatkan tander ini bila tidak ia akan di keluarkan dari pekerjaan nya. Zea wanita pekerja keras dan tampang menyerah . ia tidak akan menyerah begitu saja.


Setelah Zea membersihkan diri ia turun menuju dapur untuk memasak mie instan. malam ini ia tidak nafs*u makan karena kejadian tadi .


Drzzzt


Drzzttt


" Halo ",


" Halo honey ", Ucap Arsen


" Kau tidak kekantor hari ini , sayang ? " tanya Zea sambil memasak mie instan. ponsel nya ia selipkan ke telinganya


" Tidak honey, hari ini mommy ada pesta kebun bersama kerabat dan keluarga. jadi aku tidak ke kantor hari ini ", Jawab Arsen


" Wah sungguh menyenangkan. aku jadi ingin ikut berpesta dengan mu " Ucapnya Zea sambil menyajikan makanan nya.


" Really ? Baiklah aku akan menjemputmu sekarang " , Kata Arsen


" No idea ,Arsen. jarak kita sangat jauh jadi ku tidak bisa dengan mudahnya pergi kesana kemari " Jawab Zea


" kalau begitu besok datang lah kesini. nanti aku akan membuat pesta penyambutan mu", kata Arsen


Zea mendengar ucapan kekasihnya hanya bisa tertawa pelan.


" Tidak semudah itu, sayang. pekerjaan ku banyak disini . aku tidak bisa meninggalkan nya. kalau ku melalaikan pekerjaan ku . bisa bisa ku di pecat dari pekerjaan ku. " Cicit Zea merasa pekerjaan nya benar benar menumpuk sehingga tidak ada waktu ia untuk bersantai santai.


" Kalau kau di pecat . ku bisa menerima mu jadi asisten pribadi ku , honey. ", Ucapnya Arsen


" Bukan hanya asisten pribadi saja tetapi menjadi teman ranjang mu bukan ", kata Zea


Arsen mendengar hal itu tertawa . ia tidak menyangka kelakuan mesumnya sudah tertular oleh kekasihnya.


Arsen sedang di taman melihat beberapa keluarga sudah mulai berdatangan.


" Honey, Seperti nya beberapa keluarga ku sudah datang. I Miss you ,honey " Ucapnya Arsen


" I Miss you too" balasnya


Zea pun mematikan sambungan ponselnya. sebenernya ia ingin menceritakan kejadian hari ini. seperti bukan saatnya . lagi pula masalah ini ia bisa selesai kan sendiri. ia tidak mau ada orang lain ikut membantu nya walaupun itu kekasih nya sendiri.


Zea pun melanjutkan makan malam nya yang sempat tertunda tadi.


Ttettt


Ttettt


Ttett


" Hai ",


Zea segera masuk kembali ke apartemen nya. Bella mengikuti nya dari belakang


" Kau tidak kangen dengan ku , Zea ? " Bella sambil membawa beberapa kantong makanan lalu ia letakkan di atas meja makan


" Ku kira kau sudah lupa memiliki sepupu, " ucap Zea


" Hei, mana mungkin aku lupa dengan sepupuku yang cantik ini. " Kata Bella


" Kau berkata seperti itu, pasti ada mau nya ?," Tanya Zea sudah paham betul dengan tingkah laku sepupunya itu.


" Ish,, kau selalu saja berburuk sangka dengan sepupu mu ini " , Cicit Bella ia segera mengambil beberapa makanan di dalam kantong yang baru saja ia bawa tadi.


" Lalu ada apa kau datang ketempat ku malam malam seperti ini. kalau bukan ada mau nya " , Ucapnya Zea


" Dengarkan aku dulu. baru kau bisa menilai." Kata Bella sambil memakan sebuah hot dog di tangan nya. " Seminggu lagi ku akan ikut class modeling dan aku akan tinggal di asrama selama hampir dua bulan lama nya. jadi ku mohon kau buat surat pernyataan untuk mewakili kedua orang tua Ku. bahwa ku telah di ijinkan untuk mengikuti class itu. Ujarnya Bella


" Aku tidak mau, kau minta saja sendiri kepada orang tuamu . jangan minta ke pada ku " Zea menuangkan air kedalam segelas air.


" Mana mungkin aku minta kepadanya mereka. sebelum aku menyerahkan surat itu pun pasti mereka sudah menolaknya. " Lirih Bella


" Aku tidak mau menanggung sesuatu yang buruk pada mu, Bella " Ucap Zea


" Ku mohon bantu lah sekali ini saja. dan aku yang akan menanggung nya bila terjadi sesuatu pada diriku Sendiri." kata Bella


Zea membelalakkan matanya ketika dengan mudahnya Bella berkata seperti itu.


" please , Zea . bantu aku ", pintanya Bella


Zea pun berjalan menuju anak tangga menuju kamarnya. ia ingin tidur lebih awal karena hari ini sungguh melelahkan.


" Aku tidak mau pergi dari sini. sebelum kau mendatanginya " Suara sedikit berteriak Karena Zea masuk ke kamarnya.


******************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all