
" Kak Zea ", Teriak Kinan dari ruang tamu. Zea yang masih di kamarnya mendengarnya di panggil ia segera ke turun dari kamarnya untuk menemui Kinan sepupunya itu.
" Hai, berhenti lah berteriak di apartemen ku gadis kecil ", Ucap Zea saat menuruni anak tangga.
" Sorry, aku begitu exited ketika ponsel milik mu berbunyi dan itu panggilan dari kak Arsen ", Ujarnya Kinan saat ini duduk di atas sofa panjang .
Zea melihat ponselnya benar panggilan itu dari Arsen. ia pun segera mengangkat ponselnya .
" Halo Baby, lama sekali kau menjawab panggilan ku ", Kata Arsen
" Sorry honey, ku tadi habis dari kamar mandi", Jawab Zea saat ini ikut duduk di atas sofa berwarna Kinan. " Kau baru saja pulang bekerja , honey ? ", tanya Zea
" Aku baru saja tiba dari kantor, baby. Daddy dan Paman Orin membuat ku menjadi sangat sibuk. sehingga di hari libur seperti ini ku masih bekerja ", Ujar Arsen saat ini merebahkan dirinya dia atas kasur dan melonggarkan dasi Miliknya
" Aku mendengar mu kak Arsen ", ucap Kinan mendengar percakapan antara Zea dan Arsen . pasalnya Zea saat ini sedang mengeraskan ponselnya karena ia sedang memasangkan cat pewarna kuku di tangannya.
" Kau sedang bersama gadis kecil itu, honey ?" , Tanya Arsen
" Hei , kakak sepupuku yang tampan. aku bukan gadis kecil lagi usia ku sudah beranjak dewasa. saat ini ku sudah mulai bekerja. walaupun masing status magang", Jawab Kinan merasa kesal selalu saja di anggap anak kecil walaupun tubuh nya sudah seperti seorang model deal tetapi ia masih saja harus selalu di kawal kemana pun pergi walaupun itu ke rumah sepupu nya. walaupun saat ini ia tidak tinggal bersama dengan orang tuanya. tetapi keluarga tetap mengirimkan pengawal walaupun jauh karena takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.
" Oh my.. Gadis kecil ini mengganggu waktu kita kebersamaan kita ,baby . bisakah kau pergi dari tempat gadis kecil itu?" , perintah Arsen
" Kau kakak kangen segera lah temui istri mu. jangan sibuk hanya bekerja dan bekerja saja" Ucap Kinan membuat Zea mendengar nya tertawa melihat kelakuan adik sepupu nya itu.
" Baiklah honey, aku akan pindah ke kamar saja kalau begitu", Jawab Zea segera beranjak dari duduknya lalu menuju ruang kamarnya.
Kinan melihat sepasang suami istri itu hanya bisa menggelengkan kepala. karena kedua pasangan baru saja menikah tapi sudah di pisahkan oleh jarak. kalau Kinan jadi Zea pasti ia tidak akan kuat untuk menjalankan itu semua.
Kinan pun kembali menikmati cemilan nya yang sempat ia letakkan di atas meja dan menonton kembali drama kesukaannya yaitu drama Korea yang membuat bisa betah berlama-lama di depan televisi untuk menonton sebuah drama kesukaannya. kalau saja ada sang kakak disana yaitu Brian . pasti sudah Otomatis televisi itu akan di rebut remote dan akan di pindahkan ke Chanel bidang olahraga. walaupun mereka memiliki layar pipih besar itu tetapi saat malam hari setelah makan malam keluarga mereka pasti akan menyempat kan waktu berkumpul bersama di ruang keluarga untuk mengobrol mengenai kegiatan maupun rencana apa yang ingin dilakukan kedepannya. keluarga mereka selalu mengutamakan keluarga. bila mereka sedang di negera B. mereka harus wajib makan malam bersama walaupun mereka melakukan kegiatan sejak pagi untuk makan malam harus makan bersama karena itu sudah suatu kebiasaan yang selalu di terapkan di keluarga nya. untuk membangun ikatan keluarga yang harmonis dan saling peduli satu salam lain.
*************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u