Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
56



Peresmian Gedung Green


Zea sudah tiba pesta. tamu yang undang cukup banyak. Disana banyak sekali kolega kolega besar berbagai pengusaha di negara nya.


Zea menghampiri Tuan Smith yang sedang menyambut para tamunya.


" Halo Tuan Smith , saya Zea. Maaf Mr.Hans tidak bisa hadir karena masih di negara N ", Sapa Zea pada pemilik gedung Green .


" Halo Nona Zea , senang berkenalan dengan anda. tidak masalah Mr. Hans sudah menyampaikan hal itu padaku ", Smith Mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Zea .


Mereka pun mengobrol membahas pembangunan project yang lainnya. yang sedang di jalan kan Art Arte. Tak lama kemudian Pria muda berpenampilan maksulin dengan ditemani asistennya tampak menghampiri Tuan Smith.


" Halo Tuan, " Sapa Grey dengan senyum ramahnya.


" Huwoww Tuan Grey. Aku menunggu mu sejak tadi. Terima kasih banyak sudah menyempatkan datang pesta ini," jawab Smith menjabat tangan Grey dengan erat.


" Terima kasih sudah mengundang ku. Aku selalu tertarik dengan desain pada gedung mu tuan, sangat estetic ," jawab Grey dan melihat sekeliling ruangan lalu pandangan tertumbuk pada sosok yang di kenalnya.


' Wanita gila ini lagi ', Gumam Grey


" Aku masih mendengar nya ia tuan", Ucap Zea melirik tajam pada Grey.


" Kalian saling mengenal ? Dia salah satu pegawai dari Art Arte. ia merupakan anak kesayangan dari Tuan Dave. hasil karya selalu terbaik dan memuaskan. desain gedung merupakan hasil karya dari tangan nona Zea " Ujarnya Tuan Smith


Zea hanya tersenyum samar mendengarkan tuan Smith membanggakan hasil karyanya.


Raut wajah grey tidak percaya hal itu. sejak tadi awal ia memasuki Gedung ini ia selalu mengagumi hasil karya desain nya sangat berbeda pada umumnya.


Asisten Pribadi Grey membisikkan sesuatu padanya dan Zea melihat hal itu.


" Apa yang di katakan tuan Smith benar. gedung ini hasil kerja dari Art Arte , Hampir semua gedung Green yang mengerjakan yaitu Art Arte " Bisik nya Asisten pribadi nya.


Zea terus memperhatikan Grey. ia penasaran apa yang di bicarakan oleh asisten pribadi nya itu. saat ia selesai berbicara dengan asisten pribadi nya ia melihat ke arah Zea dan mata mereka saling bertemu dan akhirnya Zea mengalihkan pandangannya dari mata Grey.


Grey dan tuan Smith tampa asyik mengobrol. Zea hanya menyaksikan nya . Zea sama sekali tak mengatakan apapun hanya seribu bahasa. biasanya Zea selalu cerewet berbicara kali ini ia tidak. ia merasa takut bila ia melakukan kesalahan lagi seperti sebelumnya nanti akan berimbas pada pekerjaan nya. Hasil desain yang ia kirimkan email pada Grey Sky belum ada balasan. sehingga ia enggan membahasnya Disini.


Zea hanya menggangukan kepalanya pada Grey tanpa mengucapkan apapun dan grey membalas dengan wajah datarnya.


' Ada apa dengan wanita ini. berbeda sekali dari sebelumnya ia selalu berani menantang dan lihat sekarang ia seperti kucing manis. ' Batinnya Grey


Grey melihat ke arah Zea meninggalkan tempat itu. pandang nya tidak lepas dari itu . sampai punggung Zea tidak nampak di sana.


" Tuan , Tuan Grey " Panggil Asisten pribadi nya


" Hah , Ia Rio ", Jawab nya Grey


" Maaf Tuan , Nona Vanny menghubungi saya. Karena sedari tadi telepon anda tidak aktif " Ucapnya Rio


Grey segera Mengambil benda pipih itu di saku celananya. ternyata ponselnya mati. ia lupa mencharge ponsel nya tadi.


Asisten pribadinya segera menyerahkan ponsel nya kepada tuannya itu.


" Halo mom , " Sapa Grey.


'Grey , Besok kau jangan lupa dengan janjimu ' ucap mommy Vanny


" ia mom, besok aku akan menemani mom mencari kebutuhan pesta berkebun bukan " Balasnya Grey


' Ok besok mommy tunggu. ingat besok kau milik mom. jangan ingkar janji', Ucap Mommy Vanny.


Grey mematikan ponsel milik asisten nya lalu ia berikan Kembali. ia pun pamit kepada tuan Smith.


******************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all