
Saat ini Arsen dan Zea sedang di Mansion milik Arsen negara B. setelah Zea memutuskan berhenti bekerja. Arsen langsung membawa Zea kembali ke negara nya. karena ia tidak ingin meninggalkan Zea seorang diri karena ia sedang hamil. dan akan aman bila tinggal di Mansion Arsen . ia tidak lagi tinggal di Mansion kedua orang tuanya.
Kandungan zea sudah mencapai 9 bulan dan akan melahirkan dalam waktu dekat ini.
Menurut prediksi dokter, Zea akan melahirkan sekitar seminggu kedepan. bisa maju atau bisa mundur dari jadwal.
Zea sangat aktif dengan kehamilan nya. walaupun pada trisemester awal mengalami morning sick. Zea masih bisa menangani nya. terkadang ia berkunjung ke perusahaan Arsen ikut bekerja dan terkadang meeting.
"Honey ..apakah masih lama? aku rasa saat nya kita pulang karena sudah larut malam", Kata Zea yang melihat Arsen masih memeriksa dokumen dokumen.
Arsen menoleh ke arah Zea dan melihat ke arah arloji nya ternyata sudah pukul jam delapan malam . ia begitu sibuk akhir -akhir ini karena besok ia ingin fokus menemani Zea di mansion detik-detik waktu melahirkan. ia pun segera membereskan semua dokumen di atas mejanya. besok pagi agar asisten pribadi nya yang akan melanjutkan nanti.
Arsen menghampiri Zea yang sejak tadi menunggu nya di sofa panjang. dan mengandeng tangannya.
"Kita akan makan malam terlebih dahulu. karena kita sudah melewatkan waktu makan malam kita, baby ", ucap Arsen mengecup tangan Zea berkali kali.
lalu Mereka pun keluar ruangan Arsen . Arsen memeluk pinggang Zea dan menjaganya.
Perut Zea yang membesar membuat nya berjalan dengan pelan dan Arsen pun menyesuaikan langkah sang istri.
Setelah keluar dari perusahaan, mereka pergi ke sebuah restoran.
Meskipun Zea hamil, wajah Zea tak ikut chubby. hanya perutnya saja membesar. Arsen melihat Zea makan dengan lahapnya.
" Apakah aku makan terlalu banyak ?", tanya Zea pada Arsen yang menatap nya.
" Itu wajar honey,, kau memberi makanan bayi kita juga ", jawab Arsen
Zea menganggukkan kepalanya dan meminum jus buahnya.
sepulang dari restoran, Zea mampir kesebuah toko Boneka dan membelinya beberapa boneka untuk menghiasi kamar bayinya.
Zea sudah menyiapkan kamar untuk bayinya yang dihiasi dengan nuansa pastel dan putih yang cukup simpel tapi nyaman.
" Ahh.. aku tidak sabar menunggunya lahir", Kata Zea
Arsen memeluk Zea dari belakang dan mencium kepala nya.
" I love you ", Bisik Arsen di telinga Zea.
Zea tersenyum dan membalas mengelus lembut lengan Arsen . ia sangat bersyukur karena hidupnya akan semakin lengkap sebentar lagi.
Setelah mereka menaruh boneka di kamar bayinya. Arsen membawa Zea kekamar nya. lalu ia membuka kancing baju Zea dan sebaliknya Zea seperti itu.
" Apakah akan kita akan iklan panas saat mandi ", Tersenyum nakal
Arsen tertawa pelan mendengar istrinya bekerja mesum. karena ketika zea hamil hormon begitu tinggi.
" Aku tidak suka iklan panas. aku lebih suka film. Karena bila iklan hanya sebentar saja kalau film akan berlangsung lama", Jawab Arsen setelah meloloskan semua pakaian Zea tanpa sehelai pun di tubuhnya.
" Baiklah, kita akan memulai filmnya ",Kata Zea setelah menanggalkan semua pakaian Arsen di tubuhnya. dan membawa nya ke dalam kamar mandi.
Arsen pun mengisi sebuah bathtub dengan air hangat. setelah mengisinya ia masuk kedalam dan di ikuti Zea duduk di atas pangkuan nya.
" Permainan ini biar aku yang memimpin nya ", Ucap Zea dengan senyum nakalnya
" Puaskan aku nyonya " ,Jawab Arsen tersenyum smirk
*******************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u