Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
38



Keesokkan paginya


Hari ini weekend , walaupun itu Zea tetap bangun pagi karena itu kebiasaan nya dan ia selalu akan menyiapkan makan untuk sarapannya.


Sedangkan Arsen seperti biasa akan jogging di pagi hari. ia jogging di pantai dimana Resort ia tempati.


Di Resort Arsen emang tidak ada pelayan setiap saat. karena pelayan disana akan datang saat membersihkan Resort saja pada waktu siang hari.


Zea menyiapkan sarapan yang sederhana saja. ia membuat dua versi sandwich sayur dan satunya lagi tanpa sayur. tentu saja itu untuk dirinya.


Setelah menyiapkan Sarapan. ia kembali ke kamar untuk membersihkan diri . tak berselang lama Arsen tiba setelah jogging di pagi hari.


Arsen seperti biasa ia akan lari bertelanjang dada hanya menggunakan celana pendeknya saja. itu membuat semakin tampan dan seksi saja.


Zea pun keluar dari kamar nya memakai dress berwarna putih dengan panjang setengah pahanya.


" Kau sudah kembali ? Cepatlah mandi. ku sudah membuatkan sarapan untuk mu. " Perintah nya Zea.


" Tunggu lah, sebentar ", Arsen mengecup sekilas bibir Zea .


Lima belas menit Zea menunggu di meja makan. Tak lama Arsen pun tiba lalu menghampiri Zea duduk di sampingnya.


" Kau menunggu ku , Honey ." Arsen mencium puncak kepala zea


" Hmm, kau sudah membuat ku menunggu lama.." Zea mengerucut bibirnya.


Arsen melihat itu gemas lalu mengecup sekilas bibir Zea.


" Kau suka sekali mencium ku , Arsen. " Zea merasa kesal karena sudah berapa kali ia mencuri curi ciuman dari Zea.


" Kau bagaikan candu ,honey. " Arsen sambil melahap sandwich buatan Zea.


" Kita akan pulang hari ini ?, "Tanya Zea


" hmm, kau suka disini ? " Tanya kembali Arsen


Zea hanya menggangukan kelapa nya sebagai jawaban.


" Kalau begitu, kita akan lebih lama disini. " Kata Arsen sambil meminum segelas air.



" Baiklah, siapkan dirimu. karena kita akan berangkat sekarang. " Arsen pun mengulurkan tangannya di sambut oleh Zea dengan senang hati. lalu mereka pun meninggalkan tempat itu dan menuju ke mobil Buggati Chiron hitamnya.


Arsen membukakan pintu mobil untuk Zea , setelah Zea masuk . lalu Arsen mengitari mobilnya dan ia masuk ke dalam mobilnya lalu duduk di kursi pengemudi.


Arsen pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Zea menikmati perjalanan nya. ia membuat kaca jendela lalu ia rentangkan tangannya serta memejamkan matanya ia menikmati angin dari arah pantai.


Arsen melihat itu hanya tersenyum.


" Kau ingin bermain di pantai sebentar,honey ? ," tanya Arsen



" Boleh," Zea menggangukan kepalanya dengan semangat.


Arsen pun menepikan mobil mewah nya. lalu mereka turun ke tepi pantai.


Zea sudah tidak sabar langsung lari menuju Pinggir pantai sedangkan Arsen berjalan mengikuti dari belakang sambil memasukkan tangannya kedalam saku celananya .



Zea merentangkan kedua tangannya lalu kepalanya menghadap ke atas langit dan memejamkan matanya menikmati udara pantai yang begitu segar.


Arsen hanya melihat Zea dari jauh dan mengambil beberapa photo Zea serta merekam nya.



Arsen merasa ada yang berbeda dengan Zea yang sekarang tidak seperti yang dulu ia sedikit menutup diri.


" Arsen, kemari lah. " Ajak Zea


lalu Arsen berjalan mendekati Zea. Zea memiliki ide usil kepada Arsen. ketika Arsen sudah tiba di dekatnya. Zea sedikit menunduk mengambil air pantai dari tangan nya lalu ia lemparkan ke arah Arsen sehingga membuat pakaian Arsen basah terkena air. Arsen pun melakukan hal sama untuk membalas kejahilan Zea. tidak hanya itu mereka pun berlari saling mengejar seperti anak kecil bermain di pantai.


************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all