Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
09



Setelah seharian Zea melakukan pekerjaan pertama nya. ia kembali ke apartemen menggunakan taxi.


Setibanya ia sampai gedung pencakar langit itu. seorang wanita muda menghampiri nya.


" Zea , kau kah itu ? " Tanya Wanita itu


" Clara ??? " , Zea terkejut melihat teman lamanya saat kuliah dulu.


Zea walaupun status berpacaran dengan arsen tetapi ia masih bebas bergabung dengan teman-teman nya tidak ada batasan dalam hubungan mereka.


" Kau tinggal disini ?" Tanya Clara


" Hmm, aku menumpang dengan sepupuku. karena aku baru saja tiba beberapa Minggu lalu Disini." Jawab Zea


" Really, aku pun sama baru tiba di kota ini. karena kekasih ku sedang ada keperluan di sini. " Kata Clara


" Kau bersama dengan kekasih mu ? " tanya Zea. Ia pun melihat sekeliling nya tidak satu orang pun yang menemani Clara saat ini.


" Tetapi ia sedang meeting dengan klien. " Jawab Clara.


" Lalu dirimu ? malah pergi asik jalan sendiri tanpa kekasihmu ." Tanya Zea


"Aku bosan mendengarkan perbincangan mereka,zea . lebih baik aku pergi sendiri daripada aku bosan menunggu nya selama berjam-jam." Ujar Clara . Ikutlah denganku Restoran itu" Ajaknya .


Clara pun menarik tangan Zea menuju sebuah restoran tidak jauh dari apartemen Sepupu Zea.


Mereka pun memesan beberapa makan disana. serta berbagi cerita mengenai fashion, masa kuliah serta masa percintaan.


Zea pun menceritakan semua tentang arsen selama ini. saat ini ia sudah tidak begitu menghiraukan lagi keberadaan arsen, yang ia pikirkan saat ini adalah kariernya.


Clara yang mendengar nya cukup perihatin dan memberikan dukungan untuk pilihan Zea ambil saat ini.


Sudah hampir 2 Jam mereka mengobrol bersama. akhirnya Clara undur diri karena kekasih nya sudah menghubungi nya.


" Kau bisa menghubungi ku nanti. " kata Clara saat ingin meninggalkan tempat itu dan kekasihnya sudah menunggu didalam mobil.


Zea pun kembali lagi ke apartemen sepupunya itu. ia tidak lupa pula membelikan makanan untuk Bella.


Karena akhir-akhir ini Bella disibukkan tugas akhirnya. Zea melihat itu , ia mengingatkan saat jaman kuliah ia juga mengalaminya.


Lalu Zea membereskan semua ruangan itu .


" Kau sudah pulang Zea ? " tanya Bella , tanpa menoleh karena fokus di depan laptop.


" Hmm, aku mau membersihkan diri dulu. " Kata Zea.


Tak berselang lama, Zea keluar dari kamar mandi dengan rambut basahnya dan malam ini mengenakan baju tidur dengan lengan pendek serta celana setengah paha.


Zea menuju Minibar yang ada di apartemen milik sepupunya itu lalu menuang kan air ke gelas.


Setelah itu Zea menghampirinya Bella dengan membawa gelas tadi.


Bella masih sibuk dengan laptopnya. sedang Zea duduk di samping nya sambil menyalakan televisi di depannya.


" Kenapa kau jarak sekali mengunjungi bibi dan paman, Bella ? " tanya Zea


" Aku sibuk kuliah, Zea. " Jawab Bella


" Aku tau kau bukan benar-benar sibuk tetapi kau hanya menghindar dari kedua orang tua mu . " Ujar Zea.


Sesaat Bella menoleh kearah Zea , ia tersenyum atas apa yang diungkapkan sepupunya benar.


" Kau tidak rindu dengan mereka ? mereka selalu menceritakan mu setiap kita makan bersama . itu tidak membuat nya bosan untuk menceritakan mu , bel." Kata Zea


" Aku hanya tidak suka mereka selalu mengatur ku. aku ingin bebas , kau lihat sekarang aku sudah dewasa. sudah tidak perlu di khawatir kan. " Kata Bella


" Kau salah Bella, karena kamu sudah beranjak dewasa. orang tuamu semakin khawatir karena kamu seorang wanita dan apalagi kau jauh dari mereka. " ujar Zea, "kau tau Bella?", tanyanya. "aku sangat iri dengan mu saat ini. karena kau masih memilik kedua orang yang sangat mencintaimu. dan kau memiliki segalanya orang tua mu selalu memberikan terbaik untuk putri satu-satunya. " Kata Clara.


***************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments


ya teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all