Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
84



Zea menelepon Bibi Renata, Bibi Jane serta Paman Thomas untuk mengabarkan ia kan menikah dengan Arsen dalam waktu dekat ini. mereka mendengar kabar itu sangat senang . mereka merasa sedih dan bahagia akhirnya Zea mendapatkan kebahagiaan nya. Mereka hanya bisa mendoakan saja mereka tidak bisa ikut serta dalam acara pernikahan Zea karena satu hal mereka tidak bisa meninggalkan perkebunan mereka. cukup lama mereka berbincang via telepon.


Hari ini Zea akan melakukan fitting baju bersama. karena tiga hari lagi mereka akan melaksanakan pernikahan. Arsen sedang ada meeting di luar. saat ini Zea sedang di apartemen saja. ia mengambil cuti untuk mengistirahatkan dirinya. Zea lebih suka menghabiskan waktunya di apartemen daripada di luar.


Tak berselang lama Arsen tiba di apartemen.


Arsen langsung menghampiri Zea sambil menonton televisi di ruang tengah.


CUP


Arsen mengecup bibir Zea " kita akan fitting baju pengantin sekarang ".


" Bukankah sudah ku bilang terserah Mommy saja ?", Tanya Zea


" Mommy meminta untuk kau coba dulu gaunnya ,honey . Mommy tidak mau di hari spesial mu kamu tidak merasa tidak nyaman memakai gaun pengantin nanti ", Jawab Arsen


" Baiklah,, tunggu..aku mandi dulu ", Kata Zea


Zea Menuju ke kamar mandi untuk menentukan dirinya. Arsen duduk di sofa sambil membuka pesan di ponsel dan membalas beberapa pesan yang masuk ke ponselnya.


Setelah Zea membersihkan diri lalu ia dan Arsen keluar bersama ke sebuah butik designer terkenal di negara B. Zea mencoba tiga gaun sederhana yang sangat elegan di tubuhnya.


Setelah fitting selama hampir menghabiskan waktu satu jam lamanya . Zea dan Arsen Langsung pulang menuju apartemen. sebelum mereka kembali ke apartemen Zea . mereka mampir terlebih dahulu sebuah restoran untuk makan malam.


Zea dan Arsen makan malam bersama letak nya tidak jauh dari apartemen Zea . mereka berbincang santai di sana. setelah menghabiskan waktu makan malam bersama mereka kembali ke apartemen .


" Kau tidak kembali ke mansion ?", Tanya Zea membuka bajunya dan menaruhnya di keranjang pakaian kotor .


" Honey, bisakah kau ganti baju di kamar mandi ?", tanya Arsen


" Why ? kau sudah sangat hafal tubuhku bukan ? lagi pula kamar mandi ku terlalu sempit sulit untuk bergerak leluasa", Goda Zea


" Oh God.. aku sudah lama tidak menyentuh mu .. kau bisa saja kuperkosa sebelum hari pernikahan kita ", kata Arsen


Zea hanya memakai pakaian dalamnya saja tertawa pelan mendengar ucapan Arsen. dan mengambil handuk di lemari lalu memakai nya.


Tiba-tiba Arsen menarik pinggang Zea dan menempelkan pada tubuhnya.


Tangan Arsen meraba tubuh Zea dengan lembut pelan. tiba tiba Zea menghentikan ciumannya itu.


" aku lelah kurasa kita melanjutkan besok " Lirih Zea tersenyum jahil lalu mengambil handuk yang sempat terjatuh tadi.


Arsen memicingkan mata nya


" are you kidding, honey ?", Tanya Arsen yang sudah mencapai puncak gairahnya


" No,, Aku ingi mandi ", jawab Zea yang kemudian menuju kamar mandi.


" Hai honey ", Panggil nya Arsen


Zea menoleh dan menjulurkan lidahnya dan langsung masuk ke kamar mandi dan mengunci pintunya.


Tapi ternyata tak sederhana itu bagi Arsen. dia tak bisa mengabaikan gairahnya yang sudah mencapai puncak membara. jadi dia menunggu Zea di depan kamar mandi dengan berjalan mondar mandir.


" Kau mempermainkanku , Zea.. awas kau nanti akan ku balas ", gumamnya Zea kesal.


Dua puluh menit kemudian, Zea keluar dari kamar mandi baru saja dua langkah. Arsen langsung mengendong tubuh Zea ke ranjang .


" Arsen, lepaskan aku " , Kata Zea kaget sontak ia pun memukul lengan Arsen agar ia menurunkan nya tapi sia sia tenaga Arsen lebih kuat di bandingan pukulan Zea yang tidak terasa apa pun itu.


" Kau pikir kau bisa mengerjai ku honey ?," Kata Arsen yang sudah merebahkan tubuh Zea di atas kasur .


" kita lihat siapa nanti yang akan memohon untuk tidak berhenti melakukan nya ", Lanjut Arsen sudah menarik handuk Zea saat ini ia sudah polos tanpa menggunakan sehelai pun.


*********************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u