Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
17



Zea baru tersadar dari lamunannya. saat ini ia di parkiran. Arsen sudah pergi dengan mobilnya.


"Ishh,, Dasar pria menyebalkan. bisa-bisa nya dia mengancam ku seperti itu. " Sambil menghentakkan kedua kakinya Karena ia merasa kesal.


" Zea !!! " Bella memanggil nya lalu ia menghampiri nya.


" Kau tidak apa-apa ,Zea ? apa kau mengenal pria itu ? " tanya Bella


" Ini semua karena mu. aku jadi ikut masuk kedalam ke masalah ini. " Zea menyalakan tombol kuncinya lalu ia arahkan ke mobilnya.


" Sorry, Aku tidak tahu kalau akan serumit ini. aku kira pria itu hanya mengeretak aku saja ." Bella membuka pintu mobil langsung masuk kedalam .


" Sebaiknya, kau jangan membuat masalah lagi. membuat ku pusing. " Zea melajukan mobil miliknya.


Tidak waktu lama perjalanan menuju ke apartemen milik Zea, hanya butuh waktu lima belas menit .


" Kau malam ini pergi ke club lagi , Bell? "Tanya Zea sambil membuka blazer hitam miliknya.


" Aku hanya bermain-main sebentar disana, Zea. " Bella segera menghempasnya tubuhnya ke sofa .


" Ck, kau dari dulu tidak pernah berubah. berhenti lah bermain-main ke tempat luknut itu." Zea menghampiri Bella duduk di samping nya.


" Aku Disana bukan sekedar senang-senang saja. tetapi ku ingin mencari informasi mengenai jadwal casting kapan di selenggarakan tentu saja info yang aku dari sumber terpercaya yaitu para model-model itu" Ujarnya


" Berhenti lah sepertinya mengikuti casting yang tidak jelas itu , Bella. kalau kau seperti itu terus aku tidak segan-segan akan memulangkan mu ke bibi jane dan paman Thomas. " Ancam Zea


" Kau mengancam ku ? aku tidak akan pulang sebelum mengejar mimpi ku. " kata Bella


" terserah kau saja. ku sudah mengingatkan mu. " Zea menaiki anak buah tangga menuju ke kamar. ia segera membersihkan dirinya.


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


Apartemen Arsen


" Kenapa kau selalu mengikuti ku, Brian. " Arsen menuju mini bar lalu ia mengambil sebuah wine.


" Kalau bukan daddy ku yang menyuruh ku kesini, aku pun tidak mau terus mengikuti hingga saat ini. " Brian mengambil sebuah gelas kecil dan ia sodorkan gelas itu ke Arsen agar dapat menuangkan wine ke gelas miliknya.


" Aku akan lama disini. sebaiknya kau pulang saja ke asal mu. Jangan mengikuti ku terus. " Arsen menenggak wine kedalam minumnya.


" Ck, kau ini sama adik sepupu galak sekali. " Kata Brian


" Seperti nya dirimu saat ini sangat kesal karena pertemuan nya kembali. dan sudah bertahun-tahun kau mencarinya bukankah kau seharusnya merasa senang ? atau kau sudah tidak memiliki perasaan lagi dengan nya ? " Brian penuh tanda tanya pada Arsen.


" Aku tidak tau dengan perasaan ku saat ini dengan nya. menghilang tanpa kabar membuat ku ingin bertanya banyak tentang dengannya ." Arsen dengan pandangan lurusnya ke depan.


"Seperti nya ada hal yang disembunyikan dengan Ka Zea . " Brian masih sibuk meminum minuman itu.


" Sudah ku duga , ia menyimpan banyak rahasia dari ku." Ia merenung sejenak. lalu ingat wanita yang bersama dengan Zea tadi. " kau mengenal nya dari mana wanita itu ?"tanyanya


" Aku bertemu wanita tidak waras itu di club malam. ahh,, aku mengingat masalah tadi membuat ku menyesal sempat menolongnya. seharusnya ku buat dia terjatuh saja tadi" Kata Brian.


" emang apa yang kau lakukan sehingga membuatnya marah ?" Tanya Arsen


" Aku tidak sengaja saat menangkap tadi aku merangkul kedua buah dada miliknya tadi. ternyata miliknya besar juga. " kata Brian menjelaskan sambil memperagakan dengan dua tangannya seperti mangkuk.


Plak


"Aww ,,kenapa kau memukul kepala ku, " Brian mengusap kepala yang tidak begitu sakit .


" Kau seharusnya ku biarkan saja di kantor polisi. kalau kau seperti itu kejadian nya. " Ujar Arsen.


" tapi aku tidak sengaja memegang nya . " Brian melakukan pembelaan pada dirinya.


" Itu namanya sebuah pelecehan bodoh. " Kata Arsen melempar kan sebuah bantal dekat sofa.


Kali ini Brian sempat menangkapnya sehingga tidak sampai mendarat di wajahnya.


" sudah lah ku ingin istirahat. " Arsen beranjak dari duduknya menuju ke kamar.


************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments


ya teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all