
Sudah Empat tahun Zea tinggal di desa itu. ia begitu sangat nyaman dan tenang. pikirannya saat ini sudah lebih baik. ia selalu menyuburkan dirinya membuat desain-desain baru. terkadang bila ia merasa tidak dapat inspirasi, ia pasti pergi ke kebun belakang untuk sekedar bersantai sejenak.
Zea berencana akan kembali lagi ke Kota A . ia ingin mengejar mimpi nya yang tertunda. ia sering sekali mengikuti perlombaan online . dan selalu akan mengirimkan desain nya via email. kali ini ia ada wawancara dengan sebuah perusahaan.
Zea berencana untuk pergi ke kota A sendiri tanpa di temani Renata.
Renata sebenarnya sangat khawatir. tetapi melihat Zea sudah lebih baik dan sudah dewasa ia menyetujui nya. lagi pula ia akan tinggal dengan anaknya Jane.
Bella saat ini masih tinggal di kota A. ia sekarang sudah semester akhir.
Jane dan Thomas membelikan sebuah apartemen kecil untuk Bella.
Bella tidak suka tinggal di asrama karena disana banyak sekali peraturan yang membuat kesal.
Hari ini Zea akan pergi ke kota A. karena lusa ia ada jadwal wawancara dengan perusahaan desain.
Zea sudah menyiapkan dokumen-dokumen penting dan beberapa pakaian saja. karena ia berniat akan sering mengunjungi bibi dan pamannya.
Zea pergi mengunakan kereta sebenarnya Jane menawarkan mobilnya untuk di bawa oleh Zea. tetapi ia merasa lebih nyaman naik kendaraan umum.
Zea pun bersiap-siap untuk berangkat ke kota A. Renata, Jane dan Thomas hanya mengantarkan Sampai stasiun saja.
Renata memeluk erat ia tidak ingin melepaskan pelukan itu. ini pertama kali nya membiarkan Zea pergi jauh dengan waktu cukup lama. ia merasa sedih untuk melepaskan kepergian ponakannya yang sudah dia anggap putrinya sendiri.
" Sayang, Jaga kesehatan mu disana. jangan sampai telat makan. " Ujar Renata masih memeluk erat tubuh Zea .
" Tenang saja bi, aku sudah dewasa bisa menjaga ku sendiri . aku akan selalu mengubungi mu tiap hari. " Kata Zea menenangkan hati Renata.
Lalu Zea melepaskan pelukan nya.
" Aku pasti akan merindukan mu, sayang ." kata Jane
" Aku pun sama bibi Jane . " Kata Zea.
" Jaga dirimu Zea." Kata Thomas
Zea hanya menganggukkan kepalanya.
Perjalanan Desa menuju ke kota A butuh waktu 3 jam. setelah Zea tiba di kota A ia segera memesan kendaraan online.
Tak berselang lama, Zea sampai di apartemen milik Bella.
Bella sudah tiba di lobby dan menyambut nya dengan gembira. walaupun Zea dan Bella belum pernah bertemu tetapi mereka aktif sekali berkomunikasi via chat.
Bella membawa koper milik Zea. dan menuju lift. lalu mereka sampai di depan kamar Bella .
Apartemen lumayan rapih untuk usia seperti Bella saat ini.
Walaupun apartemen sangat kecil. tapi nyaman untuk di tempati. Zea tidak masalah soal itu. karena kediaman yang dulu sudah di jual oleh Bibi Renata dan uang itu diberikan semua untuk Zea.
" Kau ingin langsung istirahat di kamar atau mau makan dulu, Zea ? " Tanya Bella
" seperti nya ku lapar, bel. perjalanan ku cukup menguras tenaga ku. " Jawab Zea memamerkan gigi putihnya.
" Baiklah nona, aku akan memesan makanan melalui aplikasi online. " Kata Bella
Tak berselang lama, Makanan yang Bella pesan melalui layanan online sudah tiba. ia segera membuka pintunya dan membawa paper bag dan satu box pizza.
Sebelum pesanan datang, Zea menyempatkan untuk memberikan diri.
Mereka pun menyantap makanan itu dengan lahap. Sekali-kali mereka berbincang dan bersendau gurau hingga tertawa.
***************************************
Terimakasih Reader
Jangan lupa like dan comments
ya teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁
I love u all