Please Give Me A Chance

Please Give Me A Chance
44



Mereka pun tiba di dermaga.


" Bye Arsen, semoga kita bisa bertemu lagi lain kali. " Kata Smith


" Hmm, Jaga lah kesehatan mu. sekarang kau sudah tidak muda lagi. " Kata Arsen


" Kau ini seperti Daddy mu saja. " Kata Smith


Zea dan Arsen pun pulang. Arsen sekalian mengajak Zea makan malam di luar.


" Kapan kau akan berangkat ? " Tanya Zea


" Besok Sore hari , honey. " Jawabnya Arsen


" Apakah kau akan lama disana ? " Tanya Zea


" Aku tidak bisa memastikan,honey. karena perusahaann itu sedang membutuhkan ku . Daddy sudah tidak mau mengganti kan ku untuk sementara mengurusi pekerjaan. " Ujarnya Zea . Zea hanya diam dan mengerucutkan bibirnya.


Mereka pun menghabiskan makanannya dan segera kembali ke apartemen. Zea tidak pulang ke apartemen nya. karena ia ingin menghabiskan waktu bersama Arsen sebelum kekasihnya itu pergi ke negara asalnya.


Akhirnya Arsen dan Zea tiba di apartemen. Zea lebih dulu membersihkan diri. sedangkan Arsen masih diruang kerjanya. karena harus menghubungi Denis untuk mengawasi proyek di sini selama ia di kantor pusat.


Tak berapa lama, Zea keluar dari kamar dengan menggunakan kaos polos milik Arsen saat digunakan olehnya seperti dress mini panjangnya sampai atas lututnya.


Zea tidak melihat Arsen di ruang tengah. ia menuju ruang kerjanya. Ia melihat Arsen masih berkutat di depan laptop. Zea pun kembali menuju dapur untuk membuat kan minuman untuk Arsen.


Setelah Zea membuat kan minuman untuk Arsen. ia pun kembali keruangan kerja dengan membawa sebuah nampan dengan sebuah cangkir berisi susu hangat .


Zea masuk kedalam ruangan itu dan melangkah ke arah Arsen.


" Aku buatkan kopi untuk mu . " ucap Zea saat meletakkan secangkir susu hangat . " Kau tidak lelah , sayang ? " Tanya Zea lalu menghampiri Arsen.


" Sedikit , aku harus menyiapkan semua sebelum ku kembali . selama aku di sana Denis akan mengganti ku Disini." Ujar nya Arsen


Arsen pun membuka kedua matanya. lalu ia menempuk-nempuk kedua paha nya .


" kemari lah, honey. beri aku vitamin agar aku semangat. " Ucap Arsen


Zea pun mengikuti perintah Arsen. ia lalu duduk di pangkuan Arsen dan mereka saling menatap satu sama lain.


" Kenapa kau setiap hari semakin cantik, hmm? ," Arsen mengelus pipi lembut Zea.


" Istirahat lah, seharian ini kita sudah beraktivitas di luar bersama. sebaiknya di lanjutkan besok pagi . " Ucap nya Zea.


" Beri aku vitamin sekarang," Arsen menunjukkan bibirnya kepada Zea.


Zea pun mengecup sekilas bibir Zea . lalu ketika ia ingin beranjak dari duduknya Arsen lebih dulu menahan dan segera memeluk pinggang ramping milik Zea.


" Bukan begitu caranya, honey. seperti ini..." Ketika Zea ingin berbicara Arsen lebih dulu mencium bibir Zea dengan lembut. Zea membuka bibirnya dan Arsen mencium nya semakin dalam. Zea membalas ciuman itu dan akhirnya ciuman semakin panas. Arsen menahan tengkuk Zea lebih dalam. dan satu tangan satunya lagi menarik tubuh Zea agar lebih dekat dengannya. tangan nya mulai merangkul leher Arsen.


ciuman yang awalnya pelan menjadi lebih menuntut dan bergairah.


Tangan Arsen masuk didalam kaos Zea dan menjelajah disana. tanpa sadar Zea mendesaah.


" Oh God..Zea...kurasa ku harus berhenti." Arsen menempelkan keningnya kepada kening Zea.


************************************


Terimakasih Reader


Jangan lupa like dan comments ya Teman-teman untuk mendukung author amatir ini 😁


I love u all