My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 96 - Perkenalan dari Bencana



Hari ini, ketujuh kerajaan mengadakan rapat penting.


Itu terjadi setelah mayat-mayat hidup di kerajaan mereka mulai bergerak menyerang wilayah kecil di sekitar Kerajaan Flora. Wilayah yang di maksud adalah wilayah kecil dari kekuasaan Duke Flora sebelumnya.


Bersamaan dengan gerakan mayat-mayat hidup itu, sebuah berita kecil tersebar di langit-langit kerajaan mereka. Berita itu adalah kumpulan bukti yang ditemukan oleh wilayah kecil itu dan peringatan kecil untuk tujuh kerajaan.. atau enam kerajaan.


Wilayah kecil itu mengancam kehancuran Kerajaan Flora dan memberi peringatan kecil ke kerajaan tetangga.


[Untuk semua masyarakat Kerajaan Flora, kami memberi kesempatan untuk mengungsi keluar dari Ibukota sebelum penyerangan di mulai. Salam cinta dari Mantan Duke Flora.]


[Untuk kerajaan yang tidak terlalu penting, anggap saja kalian beruntung karena tidak terlibat dalam skema licik yang dilakukan Kerajaan Flora. Salam hangat dari tetangga manis kalian.]


“Aku minta kalian membantu kami sebagai sesama anggota serikat” ucap Raja Kerajaan Flora.


Mendengar permintaan Raja Kerajaan Flora, Raja dari kerajaan lain hanya terdiam.


“Kau tahu, seharusnya kami yang memusnahkan kalian!”


“Benar! Kenapa kalian bersekutu dengan bangsa Elf yang gila itu. Terlebih menggunakan anggota tubuh Saintess sebagai katalis untuk mengendalikan mayat-mayat itu!”


“Hmph! Kenapa kalian sangat takut dengan wilayah sekecil itu sih?” ucapan ini berasal dari Kerajaan dengan sistem Kekaisaran.


“Memangnya, apa yang bisa wilayah kecil itu lakukan? Slaine.. gunakan sihir mu untuk memata-matai mereka” mendengar perintah dari atasannya. Seseorang yang mengenakan jubah berwarna hitam keluar dari bayang-bayang.


“Sesuai yang anda perintah kan, Yang Mulia.”


Slaine mengeluarkan lingkaran sihir yang luar biasa, semua Raja yang hadir terpukau dengan keahliannya.


Lingkaran sihir itu menampilkan sosok Karl yang mengenakan pakaian militer dan menatap balik mereka.


Karl tersenyum di hadapan mereka.


“Selamat pagi kalian semua, saat ini kita sedang sibuk mengurus mayat-mayat yang pernah kami bunuh sebelumnya. Haiss.. kau Raja Flora.. jika kau punya dendam khusus pada kami. Kenapa tidak menggunakan pasukan mu saja daripada menggunakan mayat?”


“Ekhem! Master Karl.. sebagian dari militer mereka telah..”


“Well.. anggap saja ini sebagai pemutus rantai dendam antara mantan Duke Flora dengan Kerajaan Flora. Kami menerima tantangan kalian.. terlebih.. itu hanya mayat yang sudah mati kan? Tidak ada salahnya untuk menghanguskan mereka hingga tak tersisa kan?”


“...”


“...”


“...”


Hanya ada keheningan di antara pertanyaan itu.


“Oh, satu lagi.. kerja yang bagus Slaine! Terima kasih telah menghubungi kami sehingga kami tidak perlu repot-repot mencari kalian. Sebagai hadiah perkenalan dari kami, kalian mendapat kursi utama melihat teknologi baru kami.”


“Dan.. anggap saja ini sebagai perkenalan dari kehancuran Kerajaan Flora.”


Setelah komunikasi itu tertutup, sebuah lingkaran sihir yang memperlihatkan ekspedisi mayat hidup pun ada di depan mereka. Sebelum mayat-mayat itu meninggalkan batas kerajaan mereka, sebuah kilatan cahaya putih yang bersinar terang memenuhi pandangan mereka.


Kilatan cahaya putih itu bergerak cepat dan menampilkan gelombang udara yang menyebar. Kepulan asap hitam yang bergerak ke atas pun membuat mereka terpukau.


Tepat di depan mereka, pintu neraka terbuka lebar.


Mayat yang bergerak itu terpanggang dan hancur tak tersisa. Dampak ledakan dari cahaya itu mengakibatkan wilayah di sekitarnya hancur berantakan dan membentuk kawah lebar.


“I-Inikah yang akan terjadi di Kerajaan Flora?”


Tanpa menjawab pertanyaan itu, sebuah mimpi buruk tertanam di kepala mereka.


“Sepertinya.. ini akhir dari Kerajaan Flora.”


Raja-raja itu terdiam dan bergetar ketakutan.


[...]