My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 82 - SPY WAR (Bagian 2)



Aku bergegas menemui teman sekelas ku.


Kami memang tidak akrab, namun untuk menjalani misi yang rumit ini. kami perlu bekerja sama. Mau tidak mau, kami harus berbagi tugas untuk mencari informasi tentang Saintess.


Lokasi pertemuan kami terletak di dekat pemakaman umum. Kami sedikit menyamar sebagai simpatisan yang mengurus penguburan mayat. Karena Kerajaan Abzien mendapat serangan mendadak dari mayat hidup, jumlah korban yang berjatuhan untuk rakyat biasa sangat tinggi. Mereka mengubah pemakaman umum menjadi pemakaman massal. Jadi, pertemuan kami tidak terlalu mencurigakan.


Aku berdiri di sebuah lubang yang begitu besar, tampak sebuah bayangan hitam menutupi tubuh ku.


“White Flower?”


“Black Cat?”


Kami saling bertukar codename, setelah mengetahui identitas masing-masing. Kami sedikit bertukar informasi yang telah di dapat.


“Saintess?” Black Cat bertanya kepada ku.


Aku hanya mengangguk dan bayangan kedua kembali datang. Kali ini, seorang gadis kecil yang menggenggam boneka beruang bertanya.


“Anooo.. apakah disini ada White Flower, Black Cat, Little Bear, dan Hiden Siren?”


Gadis ini! kenapa dia dengan santainya membuka penyamarannya?!


“Suuuh!! Jangan keras-keras!” aku sedikit memperingatinya.


Berbeda dengan ku, Black Cat bergerak membungkam mulutnya. Aku memberi kode melalui kedipan mata kepada Black Cat untuk mengidentifikasi gadis kecil ini.


“Muunya.. munnn..mphhh!!”


Black Cat melepas cengkraman tangannya, “Jangan sembarangan bertanya seperti itu di depan publik, Puppet!”


Ah, jadi gadis ini memiliki codename berupa Puppet.


“Ara? Kalian telah sampai?”


“Yo! Maaf sedikit terlambat. Ada beberapa kendala yang terjadi di belakang.”


Kami membuat sebuah gelombang komunikasi baru dan melapisinya dengan keamanan yang hanya diketahui oleh lima orang ini.


“Semuanya.. channel 70 dengan enkripsi Code-V!” ucap ku.


Mereka mengangguk dan mengatur jalur komunikasi yang telah ditentukan. Berbeda dengan sihir, kami menggunakan gelombang radio yang dipancarkan ke udara untuk berkomunikasi.


Jika musuh kami seorang penyihir, komunikasi menggunakan alat sihir akan terdeteksi oleh mereka. Maka dari itu, kami menggunakan gelombang sihir yang terenkripsi untuk berkomunikasi. Jam tangan yang kami kenakan memiliki jarak komunikasi hingga 800 kilometer. Dengan komunikasi ini, kami bisa memainkan peran masing-masing tanpa ada halangan.


“Limit waktu 48 jam, persingkat saja.. apa rencana kalian?”


“Black Cat telah berhasil menyusup ke dalam barisan pelayanan kuil. Mencari informasi Saintess sangat sulit dilakukan karena tingkat kewaspadaan mereka yang tinggi. Saat ini, hanya ada kabar mengenai Saintess yang berkeliling memeriksa korban di tujuh kerajaan lain.”


“Cih! Jika dia tidak ada disini. Itu akan sia-sia. Pertahankan informasi mu, Black Cat!” aku menanggapi informasi yang diberikan Black Cat. Sebagai pemimpin tim, aku bisa memberi perintah sederhana terhadapnya.


“Bagaimana yang lain?” lanjut ku.


“Puppet akan berkeliling mencari informasi dari anak-anak!!” ucapan dari gadis kecil yang di bungkam oleh Black Cat membuat ku sedikit ragu. Aku lebih khawatir terhadapnya dibandingkan tugas ini.


“Em! Lakukan itu!” aku hanya bisa menyetujuinya.


“Little Bear telah bergabung ke pelayan bangsawan.”


“Hiden Siren berhasil menyusup ke keluarga kerajaan.”


“K-Kerja keras kalian cepat juga ternyata” aku tidak bisa berkata apa-apa. Little Bear dan Hiden Siren berhasil menyusup ke tingkat yang lebih tinggi.


“Baiklah, kumpulkan informasi yang bisa kalian dapat dan laporkan pada jam 1800, mengerti?!”


Mereka mengangguk dan berjalan pergi, seperti angin yang berhembus di taman. Kami pergi menghilang menjalan misi yang diberikan.


[...]