
Duke Flora atau yang lebih dikenal sebagai mantan Duke Flora dari Kerajaan Flora sangat unik. Berbeda dengan bangsawan yang di cap sebagai pengkhianat kerajaan dan pergi menghilang, mereka kembali datang ke Ibukota Kerajaan Flora dengan membawa bahan makanan di tengah bencana.
Jujur saja, kami sudah muak memakan makanan daging di tengah tumpukan mayat. Bantuan yang kami dapat selama ini hanyalah daging, daging, dan daging.
Apa mereka tidak tahu? Memproses daging sangat sulit dan jika pun kami bisa memakan daging. Kami akan kesulitan menelannya jika pemandangan di depan kami adalah tumpukan mayat.
Memikirkannya saja sudah membuat ku mual, apalagi memaksa mulut ku melakukannya.
Seperti biasa.. kami mengantri untuk mendapatkan bantuan makanan.
Ini berbeda dari biasanya.
Jika biasanya kami diberi sup, daging, dan roti. Kali ini.. mantan Duke Flora memberi kami sebuah kaleng kecil yang berisi makanan. Petunjuk yang tertulis di kaleng mengatakan untuk merebusnya lalu menyantapnya.
Makanan ini sangat aneh.
Apakah ini aman untuk di makan?
Cara memasaknya yang sangat unik membuat kami kebingungan.
Tapi.. jika kita tidak memakannya.. bantuan ini akan sia-sia.
Dengan terpaksa, kami melakukan apa yang tertulis di kemasannya.
Kami merebus beberapa air mentah lalu meletakkan kaleng-kaleng pemberian mantan Duke Flora. Menurut rumor yang beredar, mantan Duke Flora mengembangkan kuliner di wilayahnya sebagai pasokan pakan untuk penduduknya. Sepertinya mereka pernah mengalami apa yang kita rasakan.
Beberapa menit berlalu, air rebusan kami tampaknya membuat kaleng-kaleng itu mengambang ke atas. Di petunjuk kalengnya, makanan yang siap di santap akan terapung saat direbus.
Karena kaleng-kaleng ini masih terasa panas, kami membukanya secara perlahan.
Saat sebagian kaleng terbuka, aroma yang nikmat menusuk hidung kami dan membuat rasa lapar semakin kuat.
Ketika seluruh tutup kaleng terbuka, sebuah makanan aneh yang dilumuri bumbu ada di dalamnya. Bentuknya seperti potongan daging namun kenyal.
“Apa ini?”
“Ugh, mama!”
Ya, itu adalah reaksi yang wajar ketika melihat makanan ini. namun.. rasa lapar telah menguasai ku.
Saat pertama kali aku mencicipinya, sebuah tekstur yang lembut dan unik lumer di dalam mulut ku.
“Em!!! Enak sekali!!” tanpa sadar aku berteriak.
Karena teriakan ku, semua orang yang penasaran dengan cita rasa makanan ini pun menyantapnya. Reaksi yang mereka berikan sama seperti ku.
“Ini! aku pernah memakannya! Bukankah ini daging slime! Kenapa seenak ini?!” seseorang yang berasal dari pihak petualang yang terkejut pun menambah daya tarik makanan ini.
“Hey! Bukankan ini Survival Kits yang mahal itu!”
“Wooho!! Mantap Duke Flora! Makanan semewah ini dibagikan ke kita!”
“Hey! Dia bukan Duke Flora lagi.. tapi mantan Duke Flora.”
“Ahahaha!!”
Kegembiraan di tengah bencana ini sedikit membuat perut kami terasa sakit karena tertawa. Berbeda dengan daging yang memiliki tekstur tebal dan berserat, daging slime yang dibagikan oleh mantan Duke Flora memiliki tekstur yang berbeda. Ini membuat nafsu makan kami bertambah dan rasa yang baru untuk lidah.
Ada beberapa bantuan yang diberikan oleh mantan Duke Flora. Diantaranya adalah makanan kaleng, minuman kaleng, dan camilan kaleng. Sepertinya mantan Duke Flora memberi makanan seperti ini untuk mempermudah kondisi kami yang kesulitan mengolah makanan.
Kami tidak tahu apa yang sedang terjadi di kaum bangsawan, namun.. keluarnya Duke Flora dari keluarga Kerajaan Flora membawa kami ke realita yang baru.
Apakah kami sedang menderita karena ulah bangsawan?
Atau.. konspirasi besar sedang terjadi dan mengakibatkan keluarga Duke Flora terbuang dari Kerajaan Flora?
[...]