My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 35 - Rencana Chiyuki



Sebuah kabar mengejutkan datang untuk pasukan Kerajaan Flora. Surat yang datang langsung dengan lambang keluarga Duke Flora itu memberi perintah untuk memulangkan pasukan kerajaan yang bersumpah setia pada Raja dan Ratu Kerajaan Flora untuk kembali ke ibukota.


Tentu saja, perintah itu menjadi kehebohan tersendiri untuk pasukan kerajaan yang bertugas. Beberapa rumor yang tidak pasti langsung menyebar di kalangan pasukan kerajaan.


Desas-desus pengkhianatan Duke Flora akan terjadi dan ini adalah langkah awal mereka untuk berdiri secara independen. Namun, tidak banyak yang mempercayai rumor tersebut. Beberapa warga yang berpihak pada Duke Flora merasa senang dengan keputusan ini dan mendukung Duke Flora untuk mengurus wilayahnya sendiri tanpa campur tangan kerajaan.


Sementara itu, Karl dan Chiyuki tengah bersantai memperhatikan proses pelatihan anak-anak yang dipungut mereka.


“Onii-sama...”


“Hemmm?” Karl mengalihkan pandangannya dan menatap Chiyuki.


“Aku juga ingin benda seperti itu..” tatapan Chiyuki ini dipenuhi harapan. Benda yang dimaksud itu adalah kendaraan dengan kode nama Remi-class.


“Eh, kita sudah punya benda itu dan sepertinya Ayah sudah ketagihan menggunakannya.”


“Eh, benarkah??” Chiyuki terkejut mendengarnya. Senyuman bahagianya dapat terlihat. Itu adalah senyuman manis yang tidak berbahaya.


“Apa Remi-class milik Ayah memiliki senjata selengkap itu?” tanya Chiyuki.


“Tidak ada yang berbeda dengan yang satu ini, hanya saja... perlengkapannya sedikit lebih banyak daripada yang digunakan anak-anak itu.”


“Waaaaah!!! Boleh aku mencobanya?” tanya Chiyuki dengan tatapan bersinar di matanya.


Karl mengerti akan tatapan itu, sebuah firasat buruk mulai bergerak mendekati tubuh Karl. Seolah memiliki penglihatan masa depan, Karl berusaha untuk menekan keinginan adik manisnya itu.


“Saat ini sedang dalam tahap perbaikan, nanti saja setelah selesai perbaikan. Memanya, apa yang kau ingin lakukan?” tanya Karl.


“Tentu saja mencoba senjatanya!” jawab Chiyuki dengan cepat.


Perasaan Karl semakin memburuk setelah mendengarnya.


“Dan.. kau ingin mencobanya dimana?” lanjut Karl.


“Tentu saja berburu bandit-bandit yang menyebalkan itu, apa Onii-sama pernah mendengar julukan Bandit Malam Berdarah?”


“Itu adalah julukan bandit yang aktif akhir-akhir ini, tampaknya mereka baru saja dibentuk setelah bandit yang Onii-sama kalahkan itu berakhir. Sepertinya, sisa-sisa dari kelompok itu membentuk identitas baru untuk menamaik diri mereka.”


“Orang bodoh apalagi kali ini.”


“Entahlah, biasanya bandit mengenakan pakaian seadanya bukan? Tapi kali ini mereka mengenakan armor tebal berwarna merah terang.”


“Terdengar seperti sekumpulan orang-orang bodoh bagi ku.”


“Ahahaha! Onii-sama ini bisa saja. Yah, orang-orang ini bodoh tapi memiliki bakat bertarung yang hebat. Apa Onii-sama tertarik merekrut mereka?”


“Kenapa aku harus merekrut orang-orang yang mencurigakan seperti itu? lebih baik aku membunuh mereka daripada mempekerjakannya.”


“Fufu~ seperti yang diharapkan dari Onii-sama. Aku mendengar mereka berfokus menyerang desa kecil dan membawa gadis-gadis untuk dibawa.”


“Ugh, sangat tidak elegan sekali.”


“Untuk itu, kenapa kita tidak menguji anak-anak ini untuk memburu bandit-bandit ini?”


Sebuah ide yang brilian muncul dari mulut Chiyuki.


“Mereka masih terlalu bodoh untuk membaca situasi, tapi itu layak untuk dicoba.”


“Kalau begitu, aku akan menyampaikan rencana ku kepada mereka, Onii-sama tunggu saja disini.”


Setelah Chiyuki mengucapkan kalimat itu, seketika tubuh Karl merinding dan firasat buruknya semakin menjadi-jadi. Lebih baik jika adiknya sedikit kalem karena sakit namun tiba-tiba saja Chiyuki menjadi sehat dalam satu kali istirahat tidur siang.


“Bandit-bandit ini..”


“Well.. semoga arwah kalian bisa tenang” ucap Karl.


[...]