My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 64 - Kerajaan Flora Kembali Berulah..



Terkadang.. serangan monster atau invasi sebuah kerajaan terdengar tidak mengerikan.


Salah satu kejadian yang paling mengerikan adalah.. saat perasaan dan kegelisahan diri mu menjadi kenyataan.


Jujur saja, aku sangat bosan ketika berurusan dengan Kerajaan Flora.


Untuk itu, aku bersama Chiyuki berkeliling di Ibukota Kerajaan Flora dengan satu tujuan yaitu donasi amal kemanusiaan di tengah bencana alam.


Bencana alam? Biar ku luruskan sedikit.


Ini bukan bencana alam! Ini adalah.. bencana yang dibuat oleh tangan mereka sendiri!


Ide gila macam apa.. yang menggali kuburan manusia lalu mengambil mayat mereka untuk diubah menjadi prajurit mayat hidup?


Tidak ada larangan untuk menjadi gila, tapi jangan segila ini!


Tolong lah.. gunakan otak kalian untuk berpikir normal!


Kenapa Kerajaan Flora dianugerahi orang-orang bodoh seperti ini sih?


Dan.. kenapa setiap langkah yang diambil Kerajaan Flora selalu menimbulkan keresahan hingga ke kerajaan tetangga?


“Ugh, menjijikan..” sekilas aku mendengar komentar kecil Chiyuki.


Di sepanjang perjalanan kami, barisan mayat tanpa pemilik melanjutkan proses pembusukan mereka. Ini terjadi karena saat sihir pemanggilan mayat berlangsung, mereka berjalan-jalan di sekitar Ibukota Kerajaan Flora.


Berdasarkan ucapan warga sekitar, mereka tidak bisa melawan perintah pihak kerajaan dan memilih berdiam di dalam rumah untuk menghindari barisan mayat hidup. Pada akhirnya, ini menjadi pisau yang menyerang mereka.


Tidak ada sihir, berarti.. sihir ini gagal di jalankan dan mayat yang telah dibangkitkan kembali menjadi mayat biasa.


Invasi berhasil dicegah, namun.. sumber penyakit mematikan kini tersebar.


Kerajaan Flora menjadi zona merah, tidak ada penduduk yang diperbolehkan keluar dari lingkaran karantina dan diharuskan menetap di bawah pengawasan tujuh kerajaan tetangga.


Karena kebodohan bangsawan kalian.. penderitaan dari kekonyolan ini ditertawakan oleh kerajaan tetangga.


“Onii-sama, kenapa kita tidak membakar habis mayat-mayat ini?” tanya Chiyuki.


“Untuk apa? Kita hanya membawa persediaan makanan kaleng untuk kondisi darurat ini. jika saja mereka lebih pintar dan memahami bahwa menumpuk mayat sama seperti menumpuk sumber penyakit. Maka, kejadian bodoh seperti ini tidak akan terjadi” balas ku dengan sedikit sarkastik.


“Berbicara tentang kebodohan mereka, aku menemukan obat untuk memberantas kebodohan.”


“Oh, benarkah?”


“Um! Ini hanya hipotesis sementara tapi.. membentur kepala seseorang dan mencuci otak mereka bisa mengurangi tingkat kebodohan.”


Well, aku terkejut saat mendengar idenya.


Kurasa.. itu bisa dijadikan standar operasinal mencuci otak mata-mata musuh yang tertangkap.


Tapi.. kenapa aku merasa dejavu dengan ide ini?


“Tradisi, hehe..” balas Chiyuki sembari tertawa kecil.


Yep, seperti yang ku duga dari adik manis ku ini. Perasaan tak bersalah di hatinya semakin mengeras. Aku bahkan menjadi terbiasa dengan senyuman dan ide liarnya itu.


“Berapa kemungkinan tingkat keberhasilannya?” lanjut tanya ku.


“Sejauh ini sih.. gagal semua, hehe..” Chiyuki sedikit tertawa untuk menutupi rasa malu kegagalannya. Bahkan aku bisa melihat rona merah di wajahnya.


“Tapi! Chiyuki pasti akan menyempurnakannya! Walaupun sedikit berbeda dengan metode yang dilakukan, Onii-sama” lanjut Chiyuki dengan percaya diri.


Lihat kan? Bahkan aku mengerti jika penelitian dan hipotesis Chiyuki adalah kerja keras dari rasa penasaran. Aku terpaksa tersenyum untuk menghargai kerja keras Chiyuki.


Sebentar..


Apa dia baru saja bilang metodenya berbeda dengan ku?


Metode yang mana?


“Kurasa itu masih bisa disempurnakan. Tapi.. darimana ide itu muncul?” sebagian besar diri ku berkata jika ini adalah pertanyaan konyol yang pernah terucap. Berdasarkan catatan kamus Chiyuki.. inspirasi dan metodenya mencerminkan tindakan ku.


Tapi.. metode yang mana? Aku banyak melakukan penelitian kecil akhir-akhir ini.


Aku menyadari bahwa Chiyuki tertarik dengan penelitian ku setelah menemukan buku diary miliknya.


Well.. sebagian besar isinya hanyalah kisah penelitian ku dan dari sanalah.. aku tahu jika Chiyuki berusaha mengikuti jejak ku dengan caranya sendiri.


Mencuci otak seseorang dengan kekuatan Mercedes sangatlah mudah, tapi bagaimana jika mencuci otak agen mata-mata kita untuk bertindak di luar kesadaran saat mereka tertangkap di wilayah musuh dan melindungi informasi penting wilayah kita?


Jawaban dari pertanyaan itu terletak pada alam bawah sadar yang telah dimodifikasi. Merusak mental dan kejiwaan seseorang melalui serangan mental secara intensif bisa dilakukan untuk melatih alam bawah sadarnya.


Tapi.. untuk yang satu ini.


Aku menjadi panutan monster yang tidak punya hati? Ah! Maksudnya.. aku menjadi panutan adik manis ku ini?


Yang benar saja!


[...]