
Pemandangan yang begitu mengerikan terjadi kali ini.
Di tengah hujan badai yang sedang mengguyur, diterpa dengan angin yang kencang, serta ranting-ranting pohon yang bertebangan, seekor bangkai besar muncul di hadapan kami.
Di lihat dari ciri-ciri fisik tubuhnya, itu adalah Thorn Wild Boar namun dengan tanduk yang melingkar berwarna emas mengelilingi kepalanya.
Satu hal yang perlu kau waspadai saat bertemu monster berbeda dengan buku panduan adalah lari menyelamatkan diri. Bisa jadi itu adalah monster yang berevolusi dan jauh lebih kuat dari perkiraan.
Tapi!
Gadis-gadis serigala ini!
Entah kenapa berhasil berburu Queen Thorn Wild Boar!
Monster dengan kelas tipe penghancur yang jauh lebih besar dari keroco-keroconya.
Bagaimana ini bisa terjadi? Well, ini semua salah ku.
Jika saja aku tidak memperkenalkan mereka tentang ilmu kimia, kejadian seperti ini tidak mungkin terjadi. Secara tidak langsung, mereka berhasil merakit formula bahan peledak C-4 dalam percobaan pertama.
Seharusnya ini menjadi pelajaran umum tentang membuat jebakan dengan peledak kecil tapi ternyata bakat mereka melebihi harapan ku.
Haruskah aku bangga pada mereka atau kasihan dengan musuh-musuh yang akan mereka hadapi kedepannya?
Well... aku merasa jika itu bisa di pikirkan nanti.
Jika ku ingat dengan jelas, ini berawal dari Chiyuki yang melempar subjek pembelajarannya kepada ku.
Kenapa aku menerimanya?
Bagaimana mungkin aku bisa menolak tatapan penuh harapan di matanya itu!
[Kejadian Sebelumnya]
“Untuk selanjutnya, Karl Onii-sama akan mengajarkan kalian cara untuk membuat jebakan monster yang efektif.”
Aku sedikit terkejut dengan peralihan subjek pembelajaran yang tiba-tiba ini. Di terpa oleh tatapan penuh harapan darinya, aku terpaksa menerima peralihan tugas.
“Ekhem! Semuanya! Perhatikan! Sebelum kita melanjutkan pembahasan ini. Apa yang akan kalian pelajari disini adalah contoh dari apa yang akan kalian lakukan ke depannya setelah menjalani kontrak dengan kami.”
“Untuk berburu monster dengan ukuran tubuh yang jauh lebih besar dari ukuran tubuh kalian, metode yang paling efektif untuk digunakan adalah menggunakan Booby Trap. Booby Trap sendiri memiliki ciri khas tersendiri yaitu tidak dicurigai, tidak menarik perhatian, dan letaknya tidak terduga. Saat korban masuk ke dalam Booby Trap, bisa dipastikan itu adalah hal terakhir darinya untuk bergerak bebas.”
“Lebih jelasnya, tolong perhatikan ini.”
Tanpa basa-basi, aku segera memakai botol-botol itu dan membuat ramuan sederhana untuk peledak C4. Dengan daya ledak kecil untuk contoh uji coba, itu sudah cukup kan?
Sayangnya, dugaan ku sedikit melenceng. Contoh ramuan yang kubuat sedikit lebih kuat dari perkiraan.
Aku membuat jebakan lubang yang berisi peledak dan akan aktif saat monster melewati atasnya. Ide dan eksekusinya mirip dengan ranjau darat tapi..
*KABOOOOM!
Saat aku mencobanya, kilauan debu dan suara yang menjalar membuat gadis-gadis serigala itu tertarik.
Bagaimana aku bisa tahu?
Tentu saja dari ekornya! Aku melihat ekor mereka bergerak kesana-kemari begitu riang. Sepertinya, aku harus memisahkan objek mudah meledak, mudah terbakar, dan objek berbahaya lainnya jauh dari jangkauan mereka.
Jika tidak? Well, aku tidak tahu pasti sih. Namun.. yang pasti itu akan sedikit berbahaya.
Aku sangat senang saat mereka antusias, tapi jika seperti ini. Apa yang harus ku lakukan?
“Fufufu~ Onii-sama memang hebat! Bahkan dengan mencampur air bisa membuat ledakan seperti itu!”
Ey! Itu bukan air!
“Whooooa..”
“Waaaaaaaa...”
“Waaaauuuu...”
Dalam sekejap, lolongan kecil gadis-gadis serigala yang tertarik dengan ledakan ini saling bersahutan.
Mungkinkah, aku membuka kotak pandora?
“Semuanya, mari kita pergi berburu! Yang mendapat mangsa besar akan mendapat elusan kepala dari Karl Onii-sama!”
“WAAAAAUUUU!!!”
Hey! Antusias dan semangat macam apa itu!
[...]