My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 41 - Ide Buruk, tapi menarik..



Mungkin ini akan terdengar aneh.


Trauma ku terhadap Chiyuki kini perlahan menghilang. Ini bukan berarti aku menjadi terbiasa dengan pemikirannya yang unik, hanya saja...


Dia benar-benar berbeda jauh dari gadis normal pada umumnya.


Sekarang.. apa yang akan gadis normal bicarakan saat berjalan santai bersama keluarganya?


Membicarakan makanan favorit?


Membahas gaya pakaian yang sedang terkenal?


Atau menikmati waktu luang dengan candaan ringan bersama keluarga?


Normalnya.. aku bisa menganggap itu adalah hal normal untuk gadis normal.


Tapi.. dalam kasus Chiyuki.


Kita membicarakan tentang kode etik interogasi, teknik eksekusi, pemerasan dengan tata krama, penyanderaan elegan, dan beberapa pengetahuan tidak penting lainnya.


Semua ini berjalan lancar, hingga pembicaraan sensitif masuk ke telinga Chiyuki.


Saat itu, Ayah kami mengeluhkan tentang bandit-bandit meresahkan yang masih berkeliaran di sekitar wilayah kekuasaan Duke Flora. Semua berjalan lancar karena Chiyuki yang mengurus mereka, namun masalah timbul setelah kondisi kami dalam status berperang melawan pihak kerajaan.


Perang yang berlangsung singkat itu pun menemui jalan buntu dan berakhir dengan datangnya utusan dari pihak kerajaan untuk melakukan perjanjian damai di persidangan kerajaan. Berdasarkan pengalaman hidup ku sebelumnya, hal yang seperti itu hanya menjadi pengadilan yang berat sebelah.


Aku bisa menebak dengan jelas apa yang akan mereka lakukan.


Pertama, mereka akan menuduh kami sebagai pengkhianat dan memberikan bukti palsu yang telah direncanakan.


Kedua, mereka akan mencoba melimpahkan pembayaran kerugian kepada kami. Kurasa, yang satu ini bukanlah masalah besar. Aku juga merasa bersalah karena menghancurkan gudang persediaan makanan mereka.


Tapi, rasanya menyenangkan saat melihat mereka panik dan membeli pasokan bahan makanan dari kerajaan lain.


Ketiga, sebagai penutup rasa malu dari perang konyol ini. Mereka akan berusaha menurunkan peringkat kebangsawanan kami dan membatasi pergerakan kami. Ini bukanlah masalah karena pada akhirnya...


Kami benar-benar menjadi pengkhianat kerajaan.


Memisahkan diri dari Kerajaan Flora adalah puncak tujuan kami.


Tentu saja, kami telah menyampaikan semua tujuan kami ke masyarakat di sekitar wilayah kami. Memberi kesempatan kepada masyarakat untuk memilih tujuan. Bagaimana dengan hasilnya? Hanya ada 15% yang memilih bertahan dan sisanya memilih Kerajaan Flora. Ini sebagian dari tujuan kami, semakin sedikit orang-orang, perencanaan tata letak kota bisa dikembangkan.


Tujuan selanjutnya adalah.. menciptakan kota modern di wilayah yang terbelakang.


Karena lahan semakin kosong dan orang-orang mulai mengungsi ke pihak kerajaan, kami membangun sebuah pangkalan udara yang berisi pesawat tempur. Dengan bantuan Mercedes dan asset berharga kami, pembangunan itu selesai dalam waktu satu hari.


Prestasi yang luar biasa, bukan?


Langkah pertama kami adalah membangun pesawat yang bertugas untuk membawa beban berat sekaligus senjata kelas berat. Diantara berbagai macam pilihan, otak ku memilih pesawat Lockheed AC-130.


Pesawat multifungsi untuk pengangkut dan penghancur sasaran.


Masalah yang mendesak timbul saat Chiyuki bertanya tentang daya hancur pesawat itu.


“Onii-sama, memangnya apa yang bisa dilakukan benda aneh ini?”


“Well, secara teknis. Bentuknya memang aneh, tapi jangan anggap remeh benda ini.”


“Hemmm?” Chiyuki tampak tidak mengerti dengan kata-kata ku.


“Bentuknya memang aneh, tapi banyak pilihan senjata di dalamnya. Terlebih.. dia bisa menjadi kendaraan angkut yang efisien.”


“Aku masih tidak mengerti, Onii-sama.”


Yah, inilah masalahnya. Penjelasan normal tidak berlaku untuk Chiyuki.


Jadi, kita beralih pada penjelasan yang bisa di mengerti oleh Chiyuki.


“Bentuknya yang aneh ini membuat benda ini bisa terbang tinggi di langit. Semakin tinggi dia terbang, kita akan kesulitan menyadarinya. Chiyuki, apa kau pernah mendengar tentang naga yang menukik ketika ingin menyerang. Nah, benda ini bisa menyerang tanpa melakukan itu. Kita bisa menghancurkan atau membunuh dari jarak yang jauh di langit.”


“Desain yang lebar dan tampak gendut ini memungkinkan kita untuk membawa muatan peluru yang banyak. Kau masih ingat bukan, tentang pasukan kerajaan yang datang menyerang kita. Satu benda ini bisa menyapu bersih mereka semua.”


“Ehehehe~”


Bukan sebuah pujian namun tawa aneh terdengar. Aku bisa memahami apa yang ada di dalam kepalanya. Yah, pasti dia sedang berkhayal menguji benda ini untuk kepuasan pribadinya.


Tentang apa pun itu, aku tidak ingin ikut campur menggali khayalan nya.


Jika aku nekad, mungkin trauma baru akan lahir.


“Hmmm.. Onii-sama, aku memiliki ide baru untuk benda ini” tiba-tiba saja Chiyuki terpikirkan ide baru.


Aku tidak yakin dengan “ide” nya itu. Yang pasti, aku sudah tahu itu akan sangat buruk.


Kejutan apa lagi ini?


Yah, tidak ada salahnya untuk mendengarkan kan?


“Apa itu?” jawab ku.


“Akhir-akhir ini kita telah berbaik hati menerima tawanan perang yang tidak tahu berterimakasih ditambah dengan bandit-bandit yang masih belum selesai di interogasi.”


“Ah, aku paham sekarang.”


“Benarkah? Onii-sama benar-benar memikirkan apa yang ku pikirkan?”


“Tentu saja, kau boleh melakukannya kok.”


“Benarkah?” Chiyuki sekali lagi bertanya untuk memastikan.


“Em! Apa pun itu pasti Ayah dan Mama akan langsung setuju, benar kan?” aku sedikit melirik kedua orang tua kami.


Hanya ada jawaban positif dari mereka berdua.


Apa pun yang akan Chiyuki lakukan, dia berusaha untuk mengurangi beban anggaran keuangan kita.


“Kalau begitu, mari kita nodai ibukota kerajaan dengan sampah bandit kita!” ucap Chiyuki dengan riang.


Senyuman itu..


Dan kepolosan saat mengatakannya..


Aku tidak tahu darimana Chiyuki mempelajarinya, tapi...


Saat rencana itu di jalankan, sebuah trauma baru bermunculan di ibukota kerajaan.


Yah, bayangkan saja. Kau habis bangun dari tempat tidur lalu membuka jendela dan mendapati sosok mayat tak di kenal ada di halaman rumah mu.


Hoho.. sangat menarik bukan?


Ide ini sangat menarik dan luar biasa. Sampai tibalah hari itu tiba, tepat dimana kami ingin menghadiri persidangan, kedatangan kami ditolak oleh pasukan kerajaan.


Aku tidak ingin melakukan ini.


Tapi, keadaan memaksa ku.


Saat rencana Chiyuki ini di jalankan, teriakan histeria penduduk ibukota kerajaan menjadi senandung yang indah untuk kami.


Eh, bukan kami!


Senandung alami yang digemari oleh Chiyuki.


Sebagai catatan tambahan, ini bukan ide ku!


[...]