My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 66 - Permintaan Gadis Kuil



Melihat gadis kuil yang bersujud di depan ku, bulu halus di tubuh ku tiba-tiba berdiri. Aku bisa merasakan adanya masalah yang cukup bodoh akan terjadi. Yep, kita akan mendapat pembuktiannya nanti.


Chiyuki yang duduk di samping ku tiba-tiba mengeluarkan aura yang mengerikan sebagai penanda untuk tidak mendekat namun sang gadis kuil tidak merasakannya dan terus bersujud.


Tahan sebentar, Chiyuki!


Setidaknya.. tahan sampai kita tahu akar permasalahannya.


“Apa yang terjadi?” ucap ku tanpa basa-basi.


Keringat dingin mulai membasahi kepala ku dan kejadian ini membuat tatapan beberapa orang tertuju kepada ku.


Gadis kuil itu bangkit dari sujudnya, sekilas.. aku melihat luka lebam yang tertutupi oleh rambut panjangnya.


Baiklah, sesuatu terjadi disini.


Tapi, aku bukanlah tipe orang yang bergerak tanpa mencari keuntungan yang di dapat.


“Kurasa.. kita harus ke tempat lain.”


Aku pun berdiri sembari menggengam tangan Chiyuki, jika dibiarkan.. Chiyuki akan terus mengeluarkan aura yang sangat mencekam. Beberapa orang pun mulai kesulitan bernafas dengan perubahan aliran udara ini.


Seperti yang diharapkan dari gadis kuil, dia tidak menyadari perubahan besar ini.


“Ikuti kami..” ajak ku.


Kami pun bergegas memasuki unit Remi-class untuk membahas masalah pribadi. Firasat ku mengatakan.. ini bukanlah masalah pribadi yang biasa.


Well, apa pun itu.. sesuatu yang besar akan terjadi.


Saat memasuki unit Remi-class, gadis kuil itu sedikit terkejut dengan suasana dingin yang tersebar di dalam unit Remi-class.


“Sejuk sekali...” gumamnya.


Aku dan Chiyuki duduk sembari mengamati gadis kuil itu.


“Jadi-”


“Apa yang terjadi?” ucap Chiyuki menyela pertanyaan ku.


“Karl-sama! Chiyuki-sama! Tolong selamatkan Saintess-sama!” kali ini, ucapan sang gadis kuil terdengar sedih dan sangat frustasi.


Saintess?


Maksudnya.. nenek tua yang sulit berjalan itu?


Kenapa dia belum mati? Seingatku.. dia meninggal setelah diri ku diberi kekuatan oleh Dewi dunia ini.


Sesuatu terjadi di luar skenario dunia. Sesuatu yang akan terjadi menjadi tidak terjadi. Apa ini salah ku karena mengubah situasi dunia?


Apa salahnya jika aku bertahan hidup lebih lama dengan merubah sedikit skenario dunia?


“Saintess? Jika tidak salah usianya saat ini sekitar 107 tahun kan? Dia sudah terlalu tua untuk menjabat sebagai Saintess kan?” balas Chiyuki.


“Benar juga, aku tidak ingin membuang harapan mu tapi.. menyebuhkan penyakit di usia seperti itu akan sangat sulit loh” lanjut Chiyuki.


“I-Ini bukan tentang penyakit atau apa pun itu, Saintess-sama! Dia menjadi gila!” balas sang gadis kuil.


Apa lagi ini?


“Apa yang kau maksud?” tanya ku untuk memastikan.


“Saintess-sama, dia mulai bertingkah aneh akhir-akhir ini seperti berbicara aneh dalam tidurnya, matanya yang tiba-tiba terbuka saat tertidur, bagian tubuhnya yang tiba-tiba terasa kaku, bahkan Saintess-sama mulai tertidur dengan mata terbuka dan tidak bernafas!”


Apa pun itu..


Wahai gadis kuil..


Kau datang ke orang yang salah!


“Untuk apa kau mendatangi ku dan menceritakan hal seperti ini? Aku bukan dokter loh.”


Ya, ini pertanyaan yang sangat penting.


Kenapa dia mencari ku?


Tiba-tiba, mata sang gadis kuil berair dan ekspresi wajahnya menjadi sedih.


“Aku ingin.. Saintess-sama mati”


Mendengar ucapan sang gadis kuil, Chiyuki menjadi bersemangat.


“Onii-sama! Mari kita terima tawaran ini!”


Oh, Chiyuki.. adik ku yang manis. Kenapa kau sangat senang dengan membunuh orang sih? Terlebih target kali ini adalah Saintess loh! Perhatikan tata krama pada nenek tua yang berusia 107 tahun!


Kau tahu kan, apa itu Saintess?


Seseorang yang memiliki kedudukan tinggi di pihak kuil.


Dan.. kau akan membunuhnya begitu saja?


Kondisi seperti ini membuat ku bimbang, ada beberapa kemungkinan yang terjadi jika Saintess mati.


Pertama, jika Saintess mati dalam kondisi Kerajaan Flora yang tengah tertimpa bencana serangan mayat hidup. Itu akan membuat sebuah skenario dimana Kerajaan Flora ditimpa bencana dari luar dan Saintess mencoba melindungi Kerajaan Flora namun kalah.


Kedua, ini sedikit di luar perkiraan. Jika Ivan bisa menyelinap masuk di lingkaran pihak kuil berarti ada pertengkaran yang terjadi di dalam kuil. Kemungkinan terbesar adalah perebutan jabatan dan kekuasaan. Terlalu banyak potensi konspirasi yang terjadi di dalam kuil, terlebih dengan terlibatnya dua kekuasaan yang memihak bangsawan Kerajaan Flora dan barisan pelopor idealis.


Ketiga, dengan usia setua itu. penyakit komplikasi yang aktif akan sangat menyakitkan. Apa dia sudah menyerah untuk bertahan hidup?


“Apa yang ku dapat setelah melakukan semua itu?”


“Eh?” sang gadis kuil terkejut dengan pertanyaan ku.


“Kau tidak berpikir untuk meminta bantuan tanpa membayarnya kan?”


“Eh? Ah! Aaaah! Aku akan memberikan tubuh ku!”


Mendengar jawaban yang diberikan oleh gadis kuil. Luapan emosi Chiyuki yang terpendam pun keluar.


Melihat perubahan yang tiba-tiba ini, aku hanya bisa terdiam.


Sial!


Apa hidup ku yang lumayan panjang ini akan sia-sia dengan kematian konyol seperti ini?


[...]