My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 100 - Kehidupan Kedua yang Penuh Cobaan (Epilog - Volume 1 END)



Satu hari telah berlalu.


Setelah berita pengeboman Kerajaan Flora tersebar, aktivitas di wilayah kami berjalan normal. Sejak awal, wilayah kami telah mandiri. Dengan menghilangnya satu atau dua kerajaan. tidak membuat wilayah kami kewalahan.


Untuk membuat roda perekonomian berputar. Kami membuat skema khusus dan persiapan yang matang di tahun sebelumnya. Tempat tinggal, pakaian, dan makanan berhasil kita putar dan menghasilkan perekonomian. Berita kehancuran Kerajaan Flora ini tidak mempengaruhi aktivitas kami.


Jika ada dua kerajaan sedang berperang, harga makanan dan kebutuhan pokok lain pasti akan naik. Terlebih, ada enam kerajaan besar yang saling bersekutu dan memproduksi barang yang dibutuhkan. Jika perang terjadi, maka rute perdagangan akan ditutup dan membuat barang kebutuhan sehari-hari akan sulit diperoleh.


Dan kami telah melampaui semua itu sehingga dengan menghilangnya Kerajaan Flora tidak membuat kami hancur.


Di atas tempat tidur. Aku melepas pelukan Chiyuki dan Mercedes yang tertidur. Satu hari sebelumnya kami sibuk membasmi hawa yang menurut Chiyuki sangat menggangu.


Dan untuk Kakak Mercedes? Bisa di bilang dia berhasil menghilang setelah serangan mayat hidup bergerak. Menurut Mercedes, kesepakatan antara dia dan Kerajaan Flora telah selesai. Jadi, kemungkinan besar dia pergi menghilang setelah mayat hidup di kerajaan tetangga bergerak ke wilayah kami.


Aku beranjak dari kasur ku dan bersiap-siap untuk beraktivitas. Kebiasaan normal ku di pagi hari adalah membaca berita lokal dan laporan intelijen.


“Hmm? Sekarang musim panas? Pantas saja udara terasa panas akhir-akhir ini.”


“Ung? Onii-sama?” Chiyuki terbangun dari tidurnya dan Mercedes terbangun karena suara Chiyuki.


“Selamat pagi, Master Karl” Mercedes menahan rasa kantuknya. Sepertinya Mercedes masih mengantuk setelah seharian begadang dan bertanggung jawab atas nasib kakaknya.


“Oh, kalian telah bangun?”


Chiyuki dan Mercedes segera merangkak ke pangkuan ku.


Di pagi hari ini, situasi mereka tampak berbahaya dan sengaja memancing ku.


“Chiyuki.. tolong jangan melakukan itu setelah bangun tidur.”


“Umm??” Chiyuki membuang rasa bersalahnya dan bergegas ke pangkuan ku sedangkan Mercedes meniru apa yang dilakukan Chiyuki.


“Sekarang Mercedes ikut berpatisipasi..”


“Ehehe..” Mercedes hanya tersenyum.


“Ngomong-ngomong.. setelah Kakak mu pergi menghilang. Apa yang akan dilakukan selanjutnya?”


“Master Karl, Kakak ku itu tipe gadis yang bebas.”


“Sebentar, Kakak mu itu wanita?”


“Eh? Apa aku belum pernah menceritakan jenis kelaminnya?”


Elf wanita? Entah kenapa.. laporan intelijen yang masuk di pagi hari ini sangat pas.


“Apa ini Kakak mu?” aku memberi laporan intelijen yang berhasil di dapatkan. Setelah simulasi mematikan yang mereka jalani. Di hari libur mereka, gadis mata-mata kami bermain-main di medan perang dan mendapatkan informasi penting dari mulut bangsawan.


“Hmm.. catatan kriminalnya sangat bersih tapi dengan kejadian yang terjadi di Kerajaan Flora. Ini sudah cukup memasukkan dirinya ke daftar orang berbahaya.”


“Dia memang berbahaya, Master Karl. Tapi..”


“Kenapa?”


“Kita bisa memanfaatkan bakatnya untuk membuat masalah” Mercedes tersenyum setelah mengatakan ini. Jika pemikiran Chiyuki sulit di tebak, maka pemikiran Mercedes penuh dengan kejutan.


“Ide yang bagus.. apa yang akan kita lakukan?”


“Secara personal, Kakak ku tertarik dengan orang yang mampu mengalahkannya dan Master Karl telah masuk ke dalam kriteria itu.”


“Uhuh, lalu?”


“Dia akan datang ke sini dan menggoda Master Karl” setelah Mercedes mengucapkan kalimat ini. Aku merasakan aura mengerikan datang dari Chiyuki dan Mercedes.


Tunggu!


Kenapa Mercedes ikut di dalamnya?


“Onii-sama.. sepertinya kita harus memperketat perbatasan wilayah.”


“Aku setuju dengan mu, Chiyuki-sama.”


Chiyuki dan Mercedes melirik ku.


“Uhm.. kenapa kalian memandang ku seperti itu?”


Aku merasakan firasat buruk tentang ini.


“Fufu.. Onii-sama.. sepertinya kita harus mengurus satu hal ini.”


“Master Karl, maaf jika kami sedikit serakah tentang ini.”


Oh, tidak..


Dua predator ini telah mengunci buruan mereka.


Sepertinya.. aku harus menebus nyawa panjang ku di kehidupan kedua dengan menghadapi cobaan ini.


“U-Uh, tenanglah kalian berdua” aku berusaha menenangkan mereka berdua, tapi..


Tubuh ku terlalu lemah untuk menahan terkaman dua predator.


[...]