My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 85 - SPY WAR (Bagian 3)



Halo semuanya, Black Cat di sini..


Kali ini, aku akan mengajari kalian tata cara mencuri identitas seseorang pengurus kuil.


Pertama-tama, kalian perlu mengetahui apa yang pengurus kuil lakukan. Selama 4 jam ini, aku sibuk mengamati suasana dan berbaur di dalamnya. Mendaftar sebagai barisan suka rela yang membantu kuil, informasi yang beredar membawa ku ke identitas baru yang bisa di tiru.


Tentu saja, aku mendapatkan identitas ini bukan dari sembarang orang. Aku hanya sedikit melakukan teknik Amati, Tiru, dan Modifikasi. Membuat tanda anggota pengurus kuil dan mencuri seragam pakaian mereka sangat mudah dilakukan.


Selama beberapa jam ini, suasana kuil terasa sepi. Pengurus yang berada di dalam kuil hanya membersihkan lantai dan perabotan. Informasi ini sangat sederhana dibandingkan tujuan utama kami, memangnya.. seberapa penting Saintess ini?


“Hey! Apa yang sedang kau lakukan!” dari kejauhan, senior ku memandangi ku. Dia bukan senior ku yang sebenarnya melainkan senior dalam penyamaran ku.


Identitas yang ku pakai saat ini adalah pemula yang baru saja mendaftar ke pihak kuil.


Aku sedikit menurunkan pandangan ku dan bersikap seolah-olah takut kepadanya. Perundungan seperti ini sering dilakukan, bukan? Aku hanya ingin melakukan tugas ku sebagai pemula yang baik.


“Bantu aku membawa peralatan ini!” tak disangka, senior ku memberi tugas yang ku nantikan.


Informasi kecil beredar dan kebenaran untuk memastikan informasi itu masih belum diketahui. Saintess di kabarkan telah mati dan pihak kuil menutupinya. Tapi, dengan kesempatan ini. Aku akan mencari informasi sensitif ini.


Aku berjalan di belakang senior ku, sembari membawa peralatan berat dan menyusuri pintu-pintu yang sudah ku ketahui isinya. Di antara pintu-pintu itu, terdapat pintu yang menarik perhatian ku. Sebuah pintu yang menjadi rahasia besar dari pihak kuil.


Beruntungnya, aku membawa Honey Bee. Sebuah drone kecil yang berbentuk lalat dan bisa dikendalikan melalui jam tangan. Ruangan yang menjadi tujuan ku ada di depan dan kami melewatinya. Untuk itulah.. sekarang tugas mu.. Honey Bee!


Aku melempar Honey Bee ke sela-sela pintu. Aku telah melakukan pengaturan khusus untuk Honey Bee. Dia akan bergerak aktif merekam isi ruangan dan tertidur di dalamnya.


Setelah aku membantu senior ku, laporan yang masuk dari Honey Bee membuat ku sedikit mual. Di dalam ruangan itu, tampak sebuah mayat wanita mengenakan pakaian kuil. Di lihat dari bentuk pakaian yang dikenakan.. wanita ini tampaknya memiliki kedudukan yang tinggi di kuil.


“Terima kasih! Sekarang.. lanjutkan tugas mu!” perintah senior ini lebih lembut daripada senior kami. Aku bisa merasakan kehadiran mereka, namun.. saat mengejarnya.. mereka menghilang begitu saja.


Sepertinya, mereka sedang bersenang-senang mengamati kami.


Aku mengikuti perintah senior ku ini dan kembali ke tugas membosankan ku.


Namun.. pesan kecil dari White Flower membuat ku merinding.


White Flower mengirim pesan balasan berupa emoji tangan yang melingkar. Itu artinya.. identitas wanita ini sudah diketahui oleh White Flower? Cepat sekali..


Tapi, untuk menyelesaikan tugas ini. Aku harus menghilang seperti angin. Aku membereskan perlengkapan ku dan meninggalkan Honey Bee di dalam pintu mencurigakan itu.


Aku akan menemui White Flower dan menanyakan situasinya.


Pesan lain masuk, sepertinya.. bagian mereka telah selesai.


Informasi yang dibutuhkan telah di dapatkan.


Artinya, misi selesai dan kita harus kembali untuk membawa pulang informasi ini.


Kenapa ini terasa mudah sekali? Rasanya seperti.. aku tidak melakukan apa-apa.


[...]