My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 63 - Jawaban dari Pertanyaan Kecil



Ayah ku pernah berkata, “Tipe musuh paling menyebalkan adalah musuh yang tidak menerima kekalahan.”


Perkataan itu ada benarnya, mengingat akhir-akhir ini konflik kami terus bertambah sepanjang hari. Dari luar, wilayah kita seperti air yang tenang namun saat menyelam ke dalam. Jangan berharap untuk menemukan ikan yang ramah.


Bahkan air yang tenang menyimpan monster di dalamnya. Itu bukanlah kiasan tanpa arti, karena.. kami telah sebisa mungkin untuk tidak menarik perhatian tetangga sebelah.


Tapi, karena Kerajaan Flora masih belum bisa melupakan kekalahannya. Mereka menunda kematian kerajaan mereka untuk beberapa waktu yang lama.


Kenapa mereka menyimpan dendam yang begitu besar terhadap kami?


Apa itu karena harga diri dan ego mereka sebagai bangsawan?


Atau.. hanya aksi balas dendam untuk menutupi rasa malu di sejarah kerajaan mereka?


Apa pun itu.. mereka sangat bodoh untuk di atur.


Laporan antara Mercedes dan Ivan saling terhubung, terlebih dengan pihak kuil yang ikut bermain di belakang kami.


Itu artinya.. ada kemungkinan kami akan melawan pihak kuil.


Yang berarti.. kami akan melawan Dewi juga?


Apa-apaan ini? kenapa kami melawan sesuatu yang merepotkan. Pihak kuil bergerak seolah-olah tindakan mereka mendapat restu dari Dewi mereka.


Jika ilmu pengetahuan ku di kehidupan sebelumnya benar, segala jenis dukungan ilmu hitam yang terlarang adalah pelanggaran berat untuk penyembah Dewi.


Tapi.. untuk suatu alasan!


Mereka mendukung sihir untuk membangkitkan mayat hidup?


Apa yang salah dari otak kalian sih?


Mercedes bahkan sangat ketakutan jika sihir itu aktif. Bisa dibilang ini adalah perang antara adik dan kakak dalam bidang ilmu sihir.


Sekarang, siapa yang akan menyerang dan bertahan?


Jujur saja, aku sangat membenci racun-racun yang terus datang dan berkembang. Wilayah kami seperti tiket pintu terakhir yang terlibat dalam konflik.


Untuk itu, ini akan menjadi serangan terakhir dan peringatan untuk kerajaan di sekeliling kami bahwa kami mampu menyerang balik dengan kekuatan kecil.


Selama bertahun-tahun, aku menyempurnakan sebuah hipotesis dari pertanyaan kecil seperti..


Apakah sihir bisa di hapus atau di hilangkan?


Ya! Sihir bisa dihapus dan dihilangkan. Untuk itulah aku mengembangkan bom spesial.


Berdasarkan penelitian yang berkembang sampai saat ini, dunia tempat kami berada memiliki jalur aliran sihir yang bergerak seperti jaring laba-laba. Dengan adanya jalur sihir itu, makhluk hidup yang memiliki kapasitas sihir dapat dengan mudah memakai kekuatan sihir mereka selama berada di dalam wilayah jalur sihir.


Tapi.. bagaimana jika mereka di tempatkan pada wilayah yang tidak memiliki aliran sihir?


Ya, kapasitas sihir mereka akan tidak berguna. Itu sebabnya.. kami berencana menghapus aliran sihir Kerajaan Flora.


Ide ini sebenarnya sudah lama ku pikirkan, sebuah bom yang meledak tanpa membunuh siapa pun di sekelilingnya namun merusak aliran sihir di wilayah tersebut. Untuk mahkluk hidup yang bergantung pada sihir, ini adalah malapetaka.


Penyerangan senyap namun terorganisir seperti ini hanya bisa dilakukan satu kali untuk menjaga kerahasiaan bom.


Untuk itu, aku menyuruh Ivan untuk meletakkan bom kecil itu di tengah Ibukota Kerajaan Flora dan mengatur detonasinya agar meledak saat tengah malam.


Sekarang.. aku hanya menunggu laporan Ivan.


Dan jika dipikir kembali.. ini pertama kalinya kami menyelesaikan masalah tanpa korban jiwa.


Prestasi yang cukup membanggakan, bukan?


Sebuah ketukan kecil terdengar di pintu kamar ku. Untuk suatu alasan, Chiyuki dan Mercedes masuk membawa makanan dan minuman serta laptop yang berisi siaran langsung Kerajaan Flora dari Drone Predator.


Aku tidak menyangka jika mereka akan seantusias ini.


Tepat saat tengah malam, ponsel ku berdering..


Siaran langsung Kerajaan Flora tiba-tiba menjadi gelap. Sepertinya.. seluruh sihir penerangan di Kerajaan itu telah lumpuh.


Ini artinya.. misi berhasil terlaksanakan dengan baik.


Yah.. tidak buruk juga merayakannya dengan makanan dan minuman kecil.


Tapi.. untuk suatu alasan..


Aku masih merasakan firasat buruk.


Seolah.. ada seseorang yang akan merepotkan ku dari sana.


Ku harap.. ini hanyalah kegelisahan kecil ku saja.


[...]