My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 37 - Seni Berperang



“Wow! Mereka benar-benar melakukanya. Melihat jumlah kolom dan formasi mereka, sepertinya itu adalah satu divisi pasukan kerajaan. Well.. setidaknya mereka tidak mengirim 10.000” ucap Karl dengan nada penuh semangat setelah melihat barisan pasukan yang siap mengempur wilayah Duke Flora.


“Onii-sama, apa yang akan kita lakukan? Dengan jumlah sebanyak itu, apa amunisi senjata kita cukup untuk menghadapi mereka?” tanya Chiyuki.


“Fufufu.. Chiyuki.. kita punya senjata cadangan di belakang kita.”


“Di belakang kita?” Chiyuki lalu menghadap belakangnya, tampak bangunan rumah mereka yang dibangun ulang telah selesai.


“Emm.. Onii-sama? Ini hanya perasaan ku saja atau rumah kita semakin besar?”


“Rumah kita semakin besar karena tambahan alat di dalamnya, untuk mengurus mereka, kita perlu menggunakan alat-alat yang ada di dalam sana. Oh, panggil anak-anak untuk pelajaran tembahan mereka. Kita akan mengajari mereka sebuah seni dalam pertempuran melawan unit yang diisi orang-orang bodoh.”


Tanpa menunggu waktu yang lama, Chiyuki bergegas memanggil anak-anak yang sedang beristirahat setelah seharian berburu bandit. Mereka duduk berbaris di depan Karl, sebuah benda kecil berbentuk layar monitor besar ada di hadapan mereka.


“Ekhem, sepertinya kalian semua sudah ada di sini, kali ini aku akan mengajari kalian bagaimana untuk menghancurkan sebuah pasukan yang mengandalkan jumlah.”


“Perhatikan ini..” tiba-tiba layar monitor disamping Karl hidup. Menampilkan tayangan langsung berupa pasukan yang telah tiba di wilayah Duke Flora.


“Pertama, kalian harus memberi mereka peringatan mengenai hukum wilayah yang sah. Contohnya seperti ini..”


Karl mengambil sebuah benda kecil, sebuah suara yang mengebu-gebu dapat terdengar di belakang mereka.


“Ekhem! Semuanya! Mohon Perhatiannya!”


“Saat ini wilayah Duke Flora memasuki zona latihan perang dan di hadapan kalian adalah target latihan kalian saat ini.”


“Tapi.. kalian hanya melihat teorinya saja. Untuk praktek lapangan silahkan lakukan sendiri saat ada kesempatan. Sebagai permulaan.. target kali ini adalah unit pasukan dengan jumlah sekitar 500.000 orang. Inilah pertanyaanya.. pasukan yang tersisa di Duke Flora hanyalah kalian dan kalian di tuntut melindungi masyarakat yang masih ada di dalam wilayah Duke Flora. Dalam kondisi seperti ini, apa yang akan kalian lakukan?”


...


...


...


“Ada banyak variasi jawaban yang memungkinkan, tergantung kondisi yang sedang terjadi. Pertama, melakukan pengamatan jumlah pasukan, posisi pasukan, jabatan militer, dan kekuatan jumlah pasukan perlu dilakukan. Bisa kita lihat, jumlah mereka ada banyak namun tidak ada pasukan yang menggunakan sihir. Dengan kondisi seperti ini, kita bisa melakukan serangan kejutan dari jarak jauh.”


“Untuk itu.. kita bisa menggunakan Remi-class untuk melakukan tugasnya. Remi-class dilengkapi dengan variasi guided missile yang bisa terpasang. Beberapa diantaranya memiliki keunggulan tersendiri seperti serangan dari darat ke udara, darat ke udara, atau variasi dari keduanya. Kali ini.. target serangan yang dilakukan adalah serangan darat skala besar.”


“Sebenarnya, kita bisa menggunakan artileri untuk melakukannya. Namun, itu sedikit berisik dan kurang efisien untuk perang konyol seperti ini. Artileri sangat cocok untuk memberi penekanan dengan menghancurkan pertahanan musuh. Tapi.. untuk perang konyol seperti ini. membunuh pemimpin mereka bisa dengan mudah dilakukan. Tanpa kendali pemimpin mereka, pasukan sebesar ini akan menjadi kacau.”


“Tomahawk Land Attack Missile, di desain untuk peluncuran jarak panjang, untuk segala kondisi cuaca, menggunakan tenaga jet, dan memiliki kecepatan jelajah dibawah gelombang subsonik. Kita akan menggunakan senjata ini untuk menghancurkan komando musuh.”


“Sekarang perhatikan ini.. lihat.. bahkan komando mereka bisa dibedakan dengan bendera dan tenda yang dibawa. Target kita adalah ini.. untuk itu.. kita hanya perlu meguncinya dan meluncurkan serangan mengejutkan ini.”


Seketika Karl menekan sebuah tombol kecil yang berada di tangannya, tepat di belakang mereka, rumah yang baru saja selesai dibangun itu menimbulkan sebuah suara yang cukup unik. Sistem rudal kendali yang terpasang di atap rumah mereka mengeluarkan sebuah serangan udara yang ditujukan kepada pasukan yang jauh di depan mereka.


Karena serangan yang terjadi tiba-tiba ini, anak-anak yang menyaksikannya mulai penasaran dengan seberapa kuat senjata itu menghancurkan objek sasarannya. Layar monitor di belakang Karl memperlihatkan sebuah ledakan yang cukup besar.


Tepat setelah serangan itu, kepanikan besar mulai mengacaukan kondisi medan pertempuran. Beberapa prajurit berusahan memadamkan api sementara kuda-kuda yang mereka bawa berlarian.


Peristiwa ini menjadikan sebuah sejarah baru.


Perang konyol yang terjadi antara Duke Flora melawan pasukan kerajaan.


Dan.. perang itu akan tercatat untuk sejarah kerajaan Flora sebagai pengingat generasi mendatang mengenai seberapa bodohnya bangsawan yang berpikiran sempit.


[...]