
Aku terbangun dari tidur lelap ku, selama beberapa tahun ini tubuh ku telah terukir oleh pelukan erat dari dua gadis di setiap malam.
Entah kenapa Mercedes dan Chiyuki saling berebut dan mendominasi kamar ku. Padahal, mereka memiliki kamar pribadi tersendiri.
Well.. memang dari awal mereka ingin berada di kamar yang sama dengan ku. Tapi, ini berubah menjadi musibah yang belum pernah ku hadapi.
Dahulu, aku tidak sempat merasakan masa muda seperti ini karena mati lebih awal.
Sekarang.. tubuh gadis kecil yang lucu telah berubah menjadi seorang gadis. Beberapa ukuran mereka terlalu berbahaya jika bersentuhan dengan kondisi ku saat ini.
Tentu saja, saat ini aku masih bisa mengontrolnya namun dengan sentuhan yang mereka berikan. Aku juga bisa mencapai batasan ku sendiri.
Aku bergegas bangkit dari tempat tidur ku untuk menghindari kemungkinan terburuk. Perlahan aku melepas pelukan erat Chiyuki dan Mercedes.
“Hng~ Master~”
“Uhn~ Onii-sama~”
Suara mereka telah berubah dan terasa menggoda. Itu sangat indah namun mematikan jika digunakan secara maksimal. Aku pernah mendengar jika seorang penari mampu menggali sebuah informasi hanya dari godaan suaranya saja.
Mereka berdua terbangun bersamaan setelah tangan ku lepas dari pelukan mereka.
“Selamat pagi, Master.”
“Selamat pagi, Onii-sama.”
Yah, rutinitas ini telah terjadi beberapa tahun sebelumnya. Sepertinya, jam di tubuh mereka untuk bangun adalah saat tangan ku lepas dari pelukan mereka.
“Selamat pagi, Chiyuki.. Mercedes..” aku membalas ucapan mereka.
Mereka masih menahan rasa kantuknya dan bergegas pergi menuju kamar mandi kecil yang berada di dalam ruang kamar.
Berkat pembangunan beberapa tahun belakang ini, wilayah kami sedikit lebih maju dengan teknologi dan perkembangan sihir. Karena itu, beberapa bangsawan yang masih memahami situasi mereka mulai bergabung menjadi masyarakat kami.
Sebuah ponsel yang tercipta untuk mengatur wilayah ini.
Beberapa perkembangan seperti transportasi publik, pelayanan kesehatan, variasi masakan, kreasi pakaian, dan pengelolaan tempat tinggal dapat dengan mudah di selesaikan. Padahal.. di kehidupan sebelumnya, wilayah ini sangat miskin dan kotor. Ini menjadi penebusan dosa ku setelah mati lebih awal dan meninggalkan janji-janji ku yang pernah terucap sebelumnya.
Sekilas aku melihat sebuah artikel berita yang baru saja di muat oleh staff kami. Sebuah akademi militer yang berdiri di pusat kota mengantikan gedung serikat petualang. Semenjak kami keluar dari kebangsawanan Kerajaan Flora, kami memilih untuk siap bertahan dengan segala situasi.
Untuk itu, sebuah akademi dan pelayanan masyarakat di tingkatkan agar mereka siap menghadapi situasi darurat. Setelah semua persiapan yang mendadak ini, kami telah memiliki staff yang cukup sebagai pengajar di akademi itu.
Sebagai wilayah yang bertanggungjawab atas kerugian dua kerajaan. Tentu saja, ada kemungkinan campur tangan pihak lain yang mencoba mempelajari teknologi kami. Lagipula, beberapa kerajaan di sekitar kami memang merepotkan.
Sebuah laporan khusus masuk ke dalam kotak masuk ku.
“Hmm.. apa ini? undangan dari Kuil?”
Ayah kami tiba-tiba mengirim sebuah gambar yang berisi undangan untuk menghadiri acara keagamaan. Berdasarkan pengalaman ku sebelumnya, pihak kuil hanya berinteraksi untuk kegiatan yang berkaitan dengan Dewi mereka. Namun, undangan ini sedikit berbeda karena seharusnya aku mendapatkan undangan ini di tahun-tahun sebelumnya.
Ya, ini adalah undangan untuk menerima kekuatan suci yang diberikan oleh Dewi Dunia ini.
Haruskah aku menghadiri undangan ini setelah mengetahui seberapa tidak berguna kekuatan ku?
Atau.. aku harus menghadirinya untuk formalitas saja?
Ahh.. aku jadi semakin khawatir tentang ini.
Umur ku memang lebih panjang dari sebelumnya dan.. apa yang akan terjadi masih sebuah misteri.
Untuk itu.. sebuah persiapan tambahan diperlukan.
Akan lebih baik jika kami memiliki sekutu tambahan yang bisa di andalkan.
[...]