My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!

My Little Sister Cute Outside, But Yandere Inside!
Chapter 77 - Candaan Kecil untuk Mata-Mata



Aku berjalan memasuki Akademi, di dalamnya tampak beberapa gadis muda sedang beraktivitas. Pakaian yang mereka kenakan pun menggunakan seragam dan senjata lengkap.


Ini sedikit membuat ku bertanya-tanya, apakah Akademi ini hanya di isi oleh wanita saja?


Sejauh yang ku lihat, tidak ada laki-laki di dalamnya.


“Vivi, siapa yang bertugas malam ini?” tanya ku.


“Jika tidak salah, Zilvi sedang bertugas mengajarkan kriptografi.”


Mengurus unit intelijen bukanlah perkara yang mudah, mereka perlu pengetahuan dasar untuk mengekstrak informasi dan mengirim informasi itu ke markas dalam bentuk yang tidak dimengerti oleh lawan. Teknik kriptografi digunakan untuk mengirim informasi yang dirahasiakan, teknik seperti ini sering digunakan oleh kerajaan lainnya. Berbeda dengan kerajaan lain, teknik kriptografi kami menggunakan mesin enigma yang telah disempurnakan.


Mesin enigma kami menggunakan enkripsi substitusi angka dan huruf, menggunakan rotor yang sama namun terdapat tambahan menggunakan wiring dan magic-signature. Dengan menambahkan magic-signature, jumlah kata yang dihasilkan memiliki variasi yang lebih rumit dan sangat sulit untuk ditebak. Well.. aku tidak yakin jika mesin ini akan aman, tapi untuk saat ini.. mesin enigma memiliki peran penting untuk melindungi informasi mata-mata kami.


Ketika teknologi dikembangkan bersama dengan sihir, teknologi itu akan naik satu tingkat.


Aku tiba di salah satu kelas dan mendengar suara Zilvi yang tengah menjelaskan pentingnya komunikasi menggunakan sandi khusus.


Tiba-tiba.. pertanyaan bodoh terdengar di telinga ku, “Kenapa kita harus menggunakan sandi untuk berkomunikasi? Bukankah menyampaikan informasi dengan panggilan suara jauh lebih cepat?”


Zilvi menjawabnya dengan tenang, “Pertanyaan yang bagus, tapi.. apa kau yakin jika kau sedang sendirian? Untuk kami yang memiliki telinga serigala.. suara kecil kalian saat berbisik pun dapat terdengar hingga tiga lapis dinding. Apa kalian lupa? Bukan manusia saja yang hidup di dunia ini.”


“Tapi, kenapa kita harus repot-repot memusnahkan informasi yang di dapat setelah dilaporkan?”


Mendengar pertanyaan kedua ini, aku tanpa sadar memegang kepala ku dan tertawa kecil.


“Pertanyaan ini, sepertinya Master Karl yang akan menjawabnya. Bahkan Master Karl tertawa saat mendengar pertanyaan mu.”


Astaga! Jangan seenaknya memancing ku keluar!


Aku belum selesai tertawa setelah mendengar kebodohan polos ini!


Aku berjalan ke pintu masuk dan membukanya, saat pintu terbuka.. tatapan gadis-gadis polos yang berada di dalam kelas tertuju ke arah ku. Mereka terkejut melihat kehadiran ku di kelas mereka.


Aku sedikit menahan senyum ku untuk melakukan intimidasi kecil. Suasana berubah mencekam dan sedikit berat. Di malam ini, pelajaran khusus pun datang!


Zilvi hanya terdiam dan menunjuk salah satu gadis yang duduk di barisan paling belakang. Aku segera menemuinya dan menatap matanya.


Aku sedikit mengamatinya, gadis ini terlihat sangat polos dan ceria. Aku pernah melihat gadis seperti ini sebelumnya, sebuah kepolosan kecil yang tidak mengerti akan realita yang terjadi.


Aku pun mengeluarkan ponsel ku dan menyambungkannya pada layar projector.


“Jawaban dari pertanyaan mu itu cukup mudah.. apa yang terjadi ketika informasi dari seorang intelijen bocor?”


“Well.. lihat ini..”


Aku sedikit menegaskan kata-kata ku dan menampilkan sebuah foto yang menjijikan. Foto yang terpasang di layar projector adalah gambaran umum mengenai agen mata-mata yang tertangkap oleh pihak kerajaan.


Gambaran yang mereka lihat adalah realita yang terjadi di Kerajaan Flora. Mata-mata yang tertangkap akan di interogasi dan mereka bergerak memanfaatkan informasi yang di dapat untuk menyusup ke kerajaan lawan.


Kejahatan kemanusiaan yang mereka lakukan pun beragam seperti meracuni sumber mata air tertentu untuk memusnahkan satu wilayah.


“Well.. bagaimana dengan ini? Apa yang terjadi jika kalian tertangkap? Tentu saja.. kalian akan di siksa dan menjadi mainan mereka. Tapi.. apa yang mereka lakukan jika mendapat informasi dari kalian?”


Pertanyaan kecil yang ku lontarkan membuat suasana semakin berat.


“Apa yang sedang kau pikirkan saat ini, itu akan menjadi kenyataan!” ucap ku.


Well.. dengan kepolosan gadis ini, aku sedikit menekannya dengan serangan psikologis.


Entah kenapa.. ini terasa menyenangkan!


Tidak sia-sia aku mempelajarinya!


[...]