
matahari mulai beranjak pergi , menyembunyikan sinar terang nya ,berganti dengan cahaya indah bulan purnama.
Dekorasi nan apik ,serta mewah merombak isi kediamanku menjadi istana bagi semua keluarga dan juga tamu yg hadir.
Kami tersenyum bahagia , dengan bangga karena bisa berdiri di atas istana raja dan ratu untuk semalam sebagai seseorang yg istimewa di hari ini.
dengan telaten kami menyalami barisan para tamu yg hadir untuk memberikan kami ucapan selamat .
senyum ku tak pernah usai , aku sungguh menikmati semua suasana ini.
meskipun penat ,dan juga lelah perlahan mulai bergelayut di sekujur tubuh ku.
hingga barisan tamu terakhir yg berjajar rapi, kini mulai bergerak perlahan menjangkau kami.
tangannya terulur , menyalami Raka terlebih dahulu.
untuk sesaat , Raka terdiam .
tak menyambut uluran tangan dari orang tersebut , hingga membuat netra ku mendongak untuk sekejap , memperhatikan siapa gerangan yg ada di hadapan suami ku saat ini.
mataku membola , salivaku seakan terhenti untuk sekedar meneguk ludah.
pria ini , dia hadir dalam pernikahan ku ?
terlihat jelas ,ia berusaha mempertahankan senyuman di wajahnya.
meski aku tau benar sosok ini tengah berusaha tegar di hadapan ku.
perlahan ku senggol lengan Raka, membuatnya menoleh kearah ku.
sejenak kami bersitatap , membuat nya mengerti akan kemauan ku.
pandangan nya kembali tertuju pada sosok yg masih setia mengulurkan tangannya, sedari tadi ia masih berdiri di tempat semula dengan senyuman yg mulai pudar.
Raka menampik uliran tangan nya , berganti merengkuh nya dengan erat.
"selamat untuk pernikahan kalian.
ucapannya terdengar begitu berat.
syarat akan kesedihan yg nyata yg berusaha ia tutup tutupi
Raka menepuk pundak pria itu berulang kali.
"terimakasih , sudah pernah menjadi pendamping untuk nya.
terimakasih !! ucapnya lirih.
perlahan pria itu mulai merenggangkan pelukannya, melepaskan diri dari Raka.
kemudian berganti ke arahku.
air mata ku mulai menggenang , sadar betul akan suasana haru yg menyelimuti hati ku.
namun , pria di hadapan ku ini malah tersenyum , ia terlihat bahagia hanya dengan melihat ku.
"mas? ucap ku tertahan.
"hmm !! aku khusus datang hari ini untuk memberi mu selamat.
"ya Allah !! air mataku seketika tumpah hanya karena mendengar suaranya.
"terimakasih , terimakasih kamu sudah bisa hadir di tengah tengah kami mas.
kehadiran mu , melengkapi kebahagiaan ku.
ucapku di sela derai air mata ku.
untuk terakhir kalinya , ku rengkuh bahu bidangnya dengan erat.
menyalurkan segala rindu ku padanya.
dia , adalah mas Rizal.
mantan suami ku. meski ada banyak sekali derita yg ku alami , penghianatan , dan apapun itu.
hari ini aku sudah melupakan nya , melepaskan semua benang kusut ku di masa lalu.
hari ini , pria yg saat ini berdiri di hadapan ku , dia adalah Rizal.
Mantan suami ku , dan sekarang aku kembali menganggapnya sebagai kakak dalam hidupku, seperti dulu.Aku selalu menganggap nya sebagai kakak yg selalu ada untuk ku.
mengerti tentang ku .
perlahan ku hirup aroma wangi di tubuhnya , masih wangi yg sama seperti dulu.
wangi yg pernah hilang sejak hubungan di antara kami mulai renggang.
ku sudahi pelukku pada dirinya , kembali memberikan jarak di antara kami ber dua.
tapi tangan ku masih bertautan , memegangi jemarinya yg terlihat mulai menghitam.
"mas , aku ingin semoga kedepannya kita tetap bisa menjadi satu keluarga.
untuk saling mendukung di semua hal , terutama tentang putra kita.
"hmm ! aku juga.
tapi masih butuh waktu lama.
9 tahun , 6 bulan lagi.
mungkin aku baru bisa berkumpul lagi bersama kalian.
hari ini , mama meminta izin pada pihak berwajib untuk memberikan ku waktu 2 jam untuk menghadiri acara pernikahan mu.
aku sangat bersyukur , mendapatkan kesempatan ini.
"semoga kalian bahagia.
"tentu mas. tentu !!
aku pasti akan bahagia.
semoga Allah selalu memberikan mu kesehatan dan juga umur yg panjang , semoga kelak kita bisa berkumpul lagi menjadi satu keluarga.
ia mengagguk pelan , kepalanya mulai menunduk , dan jemarinya mulai beranjak naik menghapus sesuatu di sudut matanya.
Raka , menepuk pundak mas Rizal.
"sabar ! kau seorang pria.
Jangan menangis di hari pernikahan kami.
tersenyum lah , dan doakan kami semoga bisa menjadi keluarga yg bahagia.
"hmm. .amin , amin. ucapnya lirih.
"apa kau ingin bertemu dengan putramu ??
Rizal mengangguk , matanya mulai mengendar , mencari cari di mana putra nya berada.
"kami akan membawamu mas , tutur ku lembut.
aku dan Raka , membawanya ke salah satu ruangan di lantai atas, tempat di mana dua bocah kecil itu menikmati hari hari mereka.
sampai di depan pintu berwarna putih, dengan plakat "ruang pribadi" yg tertera di depan pintu tersebut.
"di sini ?? tanya Rizal heran
"hmm. mereka selalu di sini setiap hari.
ku ketuk pintu 3 kali , hingga seorang yg kami cari telah keluar dan menampakkan dirinya.
ia tercengang , mendapati seseorang yg tak ingin ia temui saat ini tengah duduk dan bersitatap dengan nya secara langsung.
hingga ia memilih untuk memundurkan sedikit demi sedikit kaki kecilnya .
bergerak cepat untuk kembali menutup pintu.
namun , segera ku tahan.
ku lihat ,raut kecewa mulai kentara di wajah mas Rizal.
ia bernanah berdiri ,dan mulai melangkah pergi dari tempatnya.
"mas ! tunggulah sebentar.
aku akan membujuknya. titahku yg berhasil menahan langkahnya
"hmm. . terimakasih.
perlahan ,aku kembali masuk ke dalam.
dan ku lihat ,pria kecil itu tengah meringkuk di sudut ranjang.
ku gapai lengannya ,dan kubawa dalam dekap ku.
ku usap lembut rambutnya yg mulai menebal.
"kak ! bunda minta tolong ya .
untuk kali iniii aja , kakak temuin ayah.
ayah kangen sama kakak ,kasian !
"tapi bundd !! rengek nya lirih
"kak ! nggak boleh gitu.
mau bagaimanapun juga ,dia tetap ayah kakak. ayah yg pernah hadir dalam hidup kakak.
jangan egois , bersikaplah dewasa ,jangan pernah menaruh dendam dalam hati ,nggak baik kak
"iya bund ! maaf. cicitnya lirih
ku tangkul ke dua pipi tembam nya , kemudian ku kecap lembut di ke dua sisinya.
"nah ,gitu dong.
jangan marah lagi ya.
ayah cuma pengen ketemu kakak sebentar ,
"hmm. . iya bund
sesaat kemudian ,senyum nya kembali terukir,
aku menggandeng tangan nya untuk keluar sebentar menemui mas Rizal yg masih mematung di depan pintu.
wajahnya terlihat suram , namun kemudian menjadi cerah saat putra nya berlarian memeluknya.
ia menangis , terharu karna rindu yg selama ini menyiksanya kini mulai reda karna putra nya sudah luluh dan bersedia untuk menemuinya.
"maaf kak . maafin ayah.
selama ini ayah jahat sama kamu dan bunda.
Isak nya kian jelas terdengar , suaranya tersendat sendat karna bulir air mata yg sedari tadi tertahan ,kini telah lolos sepenuhnya dari pelupuk matanya.
"kakak sudah maafin ayah , tapi ayah janji jangan jahat lagi sama bunda.
kasian bunda ayah !!
"hmm. ayah janji , ayah janji sayang.
mereka masih berpelukan , sesekali kecupan kecil hadir di kening bocah kecil itu.
sementara aku dan Raka ,kami meninggalkan mereka berdua ,untuk menikmati waktunya dengan leluasa sebelum mas Rizal harus kembali mendekam dalam dinginnya penjara.
********
waktu terus berjalan.
hari hari bahagia tak pernah berhenti bergulir di sepanjang hari.
seperti pagi ini , saat semuanya tengah berkumpul di meja makan untuk menikmati sarapan pagi.
aroma nasi ,membuat Indra penciuman ayu serasa di tusuk tusuk.
membuat perutnya berkecamuk menahan mual.
secepat kilat ia berlari ,membungkam mulutnya yg hendak menumpahkan semua isi di dalamnya.
di ikuti oleh Raka ,dan juga dua anaknya yg tak kalah penasaran dengan apa yg terjadi pada bunda mereka.
"bund ! bunda kenapa ??
tanya Raka membantu ayu menepuk nepuk pundaknya perlahan
"ehm . nggak tau
mual aku pah ! pusing
"kita panggil dokter !
ayu hanya mengangguk lemas , perlahan merebahkan diri dan menyelimuti tubuh nya yg terasa dingin.
"bunda , bunda sakit ya ? keyra sudah mendekap erat tubuh bundanya yg terasa Hangat.
"enggak sayang , bunda masuk angin aja kok
"bunda makan dulu ya ? bunda mau apa ,kakak ambilin ?
tawar putra nya yg tak kalah khawatir
"sini , bunda mau peluk aja dari anak anak bunda ya. bunda cuma pusing aja kok sayang.
Zayn pun mengagguk patuh , perlahan merangkak naik memeluk tubuh sang bunda.
untuk sesaat ,ayu terpejam.
hingga ia merasa sesuatu yg dingin tengah bergerak gerak di bagian perutnya.
membuat nya mau tak mau membuka matanya.
"hmm ,. dokter amalia ?
yg hanya di angguki dan di jawab dengan senyuman yg mengembangkan di bibirnya.
"pemeriksaan USG ?
tanya ayu lagi.
"iya ibuk , suami anda ternyata cukup jeli mengenai tanda tanda awal kehamilan.
sehingga saya melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui apakah anda benar hamil atau tidak.
"hamil ?
"hmmm. Anda hamil ibu.
masih 12 Minggu.
selamat.
"12 Minggu ?
"dokter amalia tersenyum tipis.
ya ,saya rasa ibu ayu harus beristirahat dulu.
saya sudah menuliskan resep untuk mengurangi rasa mual dan pusing di awal awal kehamilan.
saya permisi dulu.
Raka terlihat senang mendengar kabar tersebut.
sedangkan ayu ,ia masih terbengong tanpa ekspresi apapun di wajahnya
"sayang !! belai Raka di punggung tangan istrinya
"hmmm.
"kamu nggak seneng ? ini sudah 4 bulan semenjak kita menikah , dan kamu tau ini hal yg selama ini kita tunggu-tunggu.
"eh , seneng sayang.
aku seneng banget. senyumku kian mengembang.
rona bahagia menghiasi wajah kami.
apalagi ke dua anak anak , mereka begitu bahagia mendengar kabar ini.
di tempat lain.
seorang wanita tengah berjuang antara hidup dan mati mempertaruhkan nyawa , demi melahirkan bayi dalam kandungan nya.
peluhnya yg mengalir deras ,membasahi corak wana tinta yg menghiasi setiap lekuk indah tubuhnya
siapa dia ??
indah. wanita ini menjadi liar semenjak talak 3 yg di jatuhkan Rizal padanya 9 bulan yg lalu.
saat ia tahu tentang kehamilannya dan juga boroknya terbongkar di depan suaminya waktu itu.
membuatnya kehilangan gelar yg akan resmi menyandang gelar sebagai nyonya Rizal berikutnya.
namun , kehidupan nya hancur di waktu yg bersamaan. talak tiga , hamil ,dan lebih parahnya lagi kematian ibunya sendiri.
membuat kehidupan nya kacau balau.
akhirnya ia resmi terjun ke dunia prostitusi , menjajakan tubuhnya dengan kondisi hamil sampai usia kandungan membesar.
menikmati setiap sentuhan yg memberikan nya sedikit uang untuk kebutuhan hidupnya yg kian terhimpit oleh kesusahan.
sulit , dan sakit.
sekarang ia berjuang sendiri di bilik sebuah klinik bersalin kecil untuk mengeluarkan anaknya yg sudah ingin menghirup udara dunia.
tak ada teman ,saudara ,atau siapapun yg berdiri di sampingnya.
hanya sebatang besi , tempat ia menggenggam erat ,dan mengejan sekuat tenaga demi bayi dalam perutnya.
hingga suara lengkingan kecil , di perjuangannya yg terakhirnya. menandakan usahanya telah berhasil.
bayi perempuan ,yg cantik telah lahir ke dunia.
ia di baringkan dengan lembut di samping indah setelah semua nya di pastikan bersih.
"anak ku ! maafkan mama nak.
kelak , kau akan hidup di lingkaran yg sama dengan mama.
mama akan mendidik mu ,menjadi wanita yg kuat untuk menjatuhkan setiap mata lelaki .
••••• tamat ••••
**oke. terimakasih atas semua readers yg selalu kasih saya like , komentar ,vote ,dan apapun itu.
terimakasih banyak. maaf ,kalau masih banyak typo ,atau EYD nya yg maasih ngawur , maaf banget.
dan part ini selesai di sini.
tunggu part selanjutnya.
yg berisi tentang anak anak nya ayu ,
dan baby Zayn yg akan menjadi tokoh utamanya.
mungkin saya akan kasih judul " hasrat tuan muda kaya " atau semacam nya.
di tunggu aja.
terimakasih**