Maduku

Maduku
36.



di sudut Kursi yg lain nya, Rizal yg sedari tadi mengikuti ayu masuk ke dalam cafe kini sudah memakai topi dan juga kacamata, sebagai penyamaran dirinya. Rizal sengaja duduk membelakangi meja ayu dan james.supaya tak mudah di kenali.


ia menundukkan kepalanya, menajamkan pendengarannya, dan menyimak percakapan ayu dan James.ia begitu penasaran dengan apa yg di bahas oleh istri dan mantan sahabat nya itu. ia mendengar semua pertanyaan yg di lontarkan oleh James dan jawaban yg keluar dari mulut ayu .


"betapa sakitnya perasaan ayu saat ini , dan perlakuan kasar nya tadi pagi , pasti kian menambah luka di hatinya .


"dasar bodoh !! apa yg sudah ku lakukan. .


pasti dia sudah sangat membenciku !! batin Rizal. ia masih mendengar kan apa yg sedang di bahas oleh istrinya itu.


James:"hmm. . orang tua kamu udah tau belum yu tentang masalah ini ??


"belum james. ini masalah keluarga ku James , kalo aku kasih tau orang tua ku , atau mama nya rizal yg ada mereka malah kepikiran, dan kesannya aku malah membuka aib suami ku nanti , dan aku nggak mau itu terjadi


"tapi mereka harus tau yu !! nggak mungkin kan kalo status kamu udah beda nantinya , baru kamu mau ngomong sama mereka.


"Halah, ,yaudah lah ya !! pusing aku James !! bahas yg lain aja deh ya !! jangan itu itu terus , bosen aku.


"ya udah deh. . eh aku pinjem hp mu bentar yu.


"buat apa ?? nih. menyerahkan hp nya pada James


James segera mengambil hp ayu , dan mengetik kan sesuatu di sana.


"nih ,ku kembalikan. .


"eh cepet bangeet , ,


"iya, aku cuma save nomor ku di situ , kalo ada apa apa , langsung calling aja. oke !!


ayu mencebik kan bibir nya.


"yaelah. . bisa aja kamu James, ,


"udahan ya, aku anter kamu pulang, ntar Rizal nyariin lagi.


mendengar nama Rizal , membuat wajah ayu seketika muram, ia teringat lagi perlakuan kasar yg dilakukan Rizal tadi pagi.


"ya udah ayok. jawab ayu lesu


James dan ayu meninggalkan cafe, di ikuti oleh Rizal di belakang mereka.


James melihat wajah ayu berubah begitu lesu dan sedih sejak ia bilang akan mengantar nya pulang.


langkah james terhenti, ia memalingkan wajahnya dan menarik dagu ayu perlahan untuk menatapnya membuat mata mereka saling bertemu. dan menatap intens satu sama lain.


"glukk. . James menelan Saliva nya.


ia begitu terpukau dengan kecantikan yg ayu miliki , mata yg besar, hidung yg lancip , bulumata lentik. dan juga bibir mungilnya yg bssah. membuat James berulang kali meneguk salivanya lagi dan lagi.


cukup lama mereka berpandangan. sampai akhirnya James tersadar dan melepaskan dagu ayu dari sentuhan tangan nya.


"ehh , maaf- maaf. aku lancang banget tadi yu !!


"eh, nggak papa kok. ya udah kita pulang aja James, aku nggak mau Rizal salah sangka dan mukulin kamu lagi nanti


"yaudah, buruan masuk mobil. .


ayu segera masuk mobil di ikuti oleh James, tak lama mobil pun meninggalkan area parkiran cafe dan melaju ke arah jalan pulang ke perumahan Rizal .


Rizal melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. ia sengaja mengambil jalan pintas yg lain menuju rumahnya , supaya ia bisa lebih dulu sampai di rumah daripada ayu.


"SRRTTT. . CIIITTTT. .


mobil Rizal sudah sampai di halaman rumahnya, ia bergegas lari memasuki rumah dan duduk di sofa tamu menunggu kedatangan ayu. kaki nya menghentak kecil menghitung setiap detik nya, , sampai suara mobil terdengar berhenti di depan rumahnya.


Rizal segera berdiri dan keluar, berpura pura menyambut kedatangan ayu dan James dengan baik, padahal dalam hatinya ia ingin segera menarik ayu dalam dekapan nya dan menjauhkannya dari jangkauan James.


"udah selesai nge gym nya sayang ??


tanya Rizal


"uu-udah mas ! jawab ayu ketakutan.


Rizal merangkul ayu dengan posesif, mengeratkan pelukannya di pinggang ayu.


"makasih James, udah nganter istri gw pulang, Lo mau mampir nggak ??


"lain kali aja, gw ada urusan.


ya udah aku pulang dulu ya yu , , jumpa besok di gym ya !! James berpamitan pada ayu, ayu tersenyum tipis danmengangguk. dan james segera melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah Rizal.


ayu yg merasa tak nyaman dengan sentuhan Rizal, perlahan menyingkirkan rengkuhan tangannya dari pinggang ayu.


"maaf mas, aku mau masuk dulu .


ayu beranjak pergi menuju kamar nya dan meninggalkan Rizal di sana. ia terlalu lelah jika harus menghadapi sifat Rizal yg kian berubah setiap harinya.


sampai di dalam kamar ayu merebahkan dirinya di ranjang , dan menutupi matanya dengan bantal kecil, karna itu bisa lebih memudahkan nya untuk tidur.


hampir saja ia terlelap, namun suara pintu yg terbuka kembali membangun kan nya.


namun ayu tetap memejamkan matanya, karna ia tau itu pasti Rizal.


perlahan Rizal mendekati ayu , ia duduk di tepian ranjang, dan menatap ayu intens, tangan nya terulur mengusap rambut indah ayu . Rizal kembali mengingat masa masa bahagia nya,


"sayang , kamu inget nggak , dulu waktu kita di pantai, saat pertama kali aku ngajak kamu jalan, waktu itu kamu cantik bangeet, kamu keliatan bahagia banget waktu itu. aku suka banget liat kamu ketawa , ceria , itu bikin perasaan ku jadi lebih tenang.


jujur sayang , aku beneran sayang sama kamu ,aku memang serius pengen bahagiain kamu , tapi aku nggak tau kalo kebodohan aku , malah menimbulkan jarak di antara kita.


aku tersiksa sayang, , aku kangen sama kamu. . aku pengen kita kayak dulu sayang.


Rizal kian meratapi kebodohan dan penyesalan nya, suaranya begitu serak saat ia mengungkapkan semuanya pada ayu..


air mata ayu berlinang mendengar ucapan rizal. hatinya pun terasa kian teriris , saat ia tau bahwa Rizal ternyata juga merindukan saat saat bahagia mereka ketika bersama.


"cup . Rizal mengecup lembut kening ayu , dan begitu terasa di wajah ayu , saat bulir air mata itu mengenai wajah nya.


"Rizal nangis ?? batin ayu.


"maafin aku sayang !! maaf. .


lalu Rizal beranjak keluar dari kamar ayu. sesekali langkah nya terhenti dan melihat ke arah ayu , berharap ia dapat mendengar tentang apa yg baru saja ia ungkapkan.


*Hay para pembaca yg baik dan rupawan !!


maaf lama up nya , karna author lagi kehabisan ide buat lanjutan si novel ini. .


boleh dong ,buat para pembaca kasih saran apa gitu biar alurnya tmbh menarik. . jangan cerai Mulu saran nya ,kalo itu udah pasti ,tapi nanti belakangan. . oke. ..