
"assalamualaikum !!
namun sore itu suasana terasa begitu hening , saat tak ada jawaban yg menyahuti salam darinya.
Rizal mendudukkan dirinya di sofa, penat terasa bergelayut manja pada dirinya hari ini.
"waalaikum salam. . .
mas , udah pulang ??
jawab ayu ,menuruni tangga.
ia menggapai tangan suaminya dan mengecupnya pelan.
diam ,tak bersuara. hanya sunggingan senyuman yg tersirat di wajah rizal. Rizal mengatupkan bibirnya rapat ,saat ia terhanyut dalam pesona wanita di hadapannya saat ini. semakin lama ,ia semakin mengagumi kecantikan yg dimiliki istri nya itu. terlihat anggun dan dan elegan. saat balutan kain syar'i melekat dan menutupi tubuhnya saat ini.
tak ada kata "terlihat tua" ,saat balutan kain berwarna pink bermotif bunga-bunga dengan potongan yg pas itu sedang melekat di tubuh sang istri.
Rizal masih terhanyut dalam pesona nya.
ia baru tersadar saat cubitan kecil mendarat di pucuk hidung nya.
"mas , diem aja dari tadi.
Rizal menggaruk tengkuknya ,dan tersenyum.
"kamu cantik banget " puji Rizal.
ayu tertunduk malu , semburat merah kini nampak menghiasi wajahnya ,
"ehhm , makan dulu ya ! aku udah siapin di meja.
"eh ,mas mandi dulu aja deh. gerah. tutur Rizal sambil melangkah pergi ke kamar nya.
Rizal melihat keadaan meja kerjanya yg nampak berantakan ,tidak seperti biasanya yg selalu rapi karna sang istri slalu merapikan segala sesuatu nya.
nampak banyak kertas kertas , dengan gambar berbagai busana yg hampir sama motifnya dengan yg di gunakan istrinya tadi.
ada juga desain lain seperti gaun untuk pesta ,bukan gaun terbuka , melainkan gaun syar'i untuk wanita berhijab.
"desain yg bagus !" lirihnya.
Rizal meletakkan kembali kertas kertas itu di meja ,dan tak lupa merapikan nya.ia bergegas menyegarkan diri ,dan ikut bergabung dengan mama dan istrinya yg sudah menunggu nya di meja makan.
°•°•°•°
bel berbunyi. dan seseorang lantang berteriak paket dari luar rumah.
ayu dengan santai membukakan pintu ,dan bertanya "paket untuk siapa ya ??
"untuk ny. ayu ?
."oh ,itu saya sendiri. paket dari siapa ??
tanya nya lagi.
"dari tn.rizal. bisa anda tanda tangan di sini. ??
ayu menandatangani resi . dan kurir menurunkan barang yg terlihat berat itu dengan perlahan.
"maaf ny. ! apa di sini ada kamar kosong. tn. Rizal menyuruh kami meletakkan barang ini di sana.
ayu segera menunjukkan kamar yg ada di samping kamar nya itu. kamar yg semula ia rencanakan untuk musholla sementara tempo hari. karna tak ada lagi kamar kosong yg lain. dan hanya itu kamar kosong yg tersedia di sini.
kurir itu pun pamit , setelah tugasnya mengantar paket sudah selesai.
ayu pun kembali lagi ke kamar tadi ,dan membuka paket besar di hadapannya.
"ya Allah. . . pekik ayu kegirangan ,
saat ia membuka paket yg berisi mesin jahit highspeed ber merk Juki.
mesin jahit yg sama yg ada di rumahnya dulu.
bedanya yg ini baru ,dan yg ada di rumahnya adalah second.
ayu melompat kegirangan. akhirnya ia bisa melanjutkan lagi kegiatan menjahit nya.
kegiatan yg ia anggap membosan kan dan terlihat begitu tua waktu ia masih remaja dulu.
tapi saat ini , ia malah ingin kembali menekuni hal itu. membuat pakaian ,dan menghasilkan uang dari mesin jahit yg ada di hadapannya.
dengan cepat ia mengambil ponsel nya dan menghubungi sang suami.
"halo assalamualaikum !!
"mas , makasih ya ,paket nya udah sampai Lo.
"kamu suka ?? tanya Rizal
"suka banget mas. makasih ya.
"hmm ,iya. ini mas lagi di jalan. kamu siap siap ya sayang ,mas mau ajak kamu keluar.
"oh ,iya .ya udah mas ,aku tutup ya.
assalamualaikum.
"waalaikum salam.
dan sambungan pun terputus.
ayu mengambil hijab berwarna hijau tua dari almari nya, dan memakainya. terlihat pas dengan gamis warna abu abu yg sedang ia kenakan.
ting . .tong. .
ayu beranjak dan membuka pintu.
"subhanallah . . puji seorang yg sedang berdiri di hadapan ayu.
"assalamualaikum mas !!
"eh , waalaikum salam. . pekik Rizal
kamu cantik banget sih sayaang !!
puji Rizal sembari mencubit pipi istrinya itu.
"Alhamdulillah. jawab ayu.
"kita pergi !! ajak Rizal
dan ayu mengagguk. Rizal menggandeng tangan ayu dan menuntun nya masuk ke dalam mobil.
sepanjang perjalanan ,Rizal terus saja menggenggam jemari ayu ,jemari yg lentik dan begitu halus. sesekali ia mengecupnya lembut.
"kamu cantik banget sayang. apalagi dengan menggunakan hijab.
"makasih ya mas. insyaallah aku mau terus pakai hijab. ya meskipun masih di buka tutup. tapi kalo keluar rumah ,aku pasti pake hijab.
"iya. pelan pelan sayang. nggak apa apa. nama nya juga masih belajar.
nah. kita udah sampai nih. !
Rizal dan ayu pun turun , mereka memasuki sebuah toko kain.
ayu mengerjapkan matanya , seolah tersihir dengan ragam kain yg ada di depan matanya.
tangannya beranjak memilah Milah kain yg bagus dan cocok untuk desain baju nya.
cukup lama ,ia memilah Milah. sudah ada beberapa kain yg sempat ia ambil tadi ,dan Rizal lah yg membawa kain kain itu di lengan nya sekarang.
ayu begitu kalap. ia tak bisa mengendalikan nafsu belanja nya. ia sangat bersemangat dan ingin segera menekuni hobi barunya itu.
"udah ?? tanya Rizal yg sudah kepayahan membawa beberapa kain yg tersampir di tangan nya.
"hmm. udah mas. kayak nya itu aja sekarang.
Rizal pun mengangguk ,dan menyerahkan kain itu pada seseorang yg pekerja di sana.
sebenarnya ia tidak harus membawa kain kain itu sendiri ,ada beberapa pekerja yg sudah menawari nya bantuan tadi ,tapi Rizal menolak dan kekeh ingin membawanya sendiri. dan alhasil ia kepayahan karna saking banyaknya kain yg di ambil oleh istri nya itu.
setelah selesai. dan gulungan kain kain itu sudah masuk ke dalam bagasi mobilnya.
ayu kembali mengajak Rizal untuk mampir ke salah satu toko yg menjual alat alat menjahit.
ada beberapa barang yg harus ia beli.
dan Rizal mengiyakan permintaan sang istri.
membelikan segala keperluan yg ia butuhkan .
sampai sore menjelang ,barulah mereka sampai di rumah.
dengan cepat Rizal menurunkan gulungan kain kain dan segala perkakas jahit lain nya.
sedangkan ayu menyusun nya dengan rapi.
jadilah sekarang ,kamar kosong itu menjadi tempat khusus bagi ayu." smoga aku bisa menghasilkan sedikit uang dari hobi baruku ini." lirih ayu.