Maduku

Maduku
65.



ayu POV


setelah 3 hari aku di Jakarta, hari ini aku harus segera kembali ke kota B.


karna urusan pekerjaan ku yg tak lagi bisa ku tunda.


karna Minggu depan akan ada peragaan busana besar besaran di sana.


dan aku salah satu desainer yg di undang untuk mengikuti acara tersebut.


satu lagi , aku tak bisa menolak keinginan mama yg ingin ikut pulang dengan ku.


meskipun aku sudah memberikan berbagai alasan padanya agar ia tetap tinggal , dan tak ikut dengan ku.


"mama hanya ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan baby zayn .


begitulah katanya , dan aku hanya bisa mengangguk dan mengikuti kemauan nya saja. jujur aku agak sangsi dengan sikap mama akhir akhir ini.


semenjak ia tau kebenaran tentang mas Rizal dan rencana perceraian ku, aku takut mama akan bertindak di luar batas nya.


pasalnya mama yg biasanya terlihat lemah lembut dengan segala naluri keibuan yg ia miliki, setelah ia mendengar semua dari mulutku, ada kemarahan yg nyata di matanya.


entahlah , aku hanya takut akan adanya masalah besar nanti nya.


1jam 45 menit penerbangan dari Jakarta ke kota B.


waktu yg singkat kurasa.


dan sekarang aku sudah tiba di kota ini.


aku dan mama bergegas naik taksi , dan segera pulang ke rumah.


berharap semoga aku tak bertemu dengan Rizal di sana .


sampai di rumah , bibik menyambut kedatangan kami.


dan membawa barang barang kami masuk.


aku sedikit lega , karna aku tak melihat adanya mobil Rizal di garasi,


"hah , syukurlah dia nggak ada di sini. batin ku lega.


"bik , di mana bapak ? tanya mama ana tegas.


"gawat . . batin ku


"ehm. bapak pergi ke kantor nyonya.


tadi pagi pukul 8 beliau berangkat.


"telpon dia , suruh pulang.


"tap _ tapi nya !!


"biar saya aja yg telpon. bikinin minum buat saya sama ibuk. titah mana ana.


"baik nya. segera bibi berlari ke dapur dan membuat kan 2 gelas minuman untuk kami.


mana ana menggerang kesal , saat nomor yg ia hubungi terus saja me riject panggilan nya.


"anak kurang ajar. ucapnya sambil membanting gagang telepon.


membuat ku seketika kaku karna baru kali ini melihat mama ana dengan tempramen yg meledak ledak seperti sekarang.


"ma. .mama tenang ya, mungkin mas Rizal sedang sibuk. !


"haihhh. . mama ana membuang nafas kasar.


"pinjam hp mu nak .


"buat apa ma?? perasaan ku mulai nggak enak


"udah pinjem dulu.


dan aku terpaksa menyerahkan ponselku pada mama, tentu saja aku tau siapa yg akan mama hubungi.


"Tut. .Tut. .Tut. .


cukup lama ponsel itu menempel di telinga mama mertuaku, masih menunggu jawaban dari seseorang yg mungkin akan tertimpa masalah.


"brengsek !! kurang ajar. umpat mama ana.


sekali lagi, ia masih mencoba untuk menghubungi nomor itu.


hingga akhirnya panggilan itu tersambung.


namun bukan suara yg di harapkan mama ana yg menjawab, melainkan suara wanita.


"maaf mbak ! mas Rizal lagi sama saya.


ucapnya dengan santai dan tanpa rasa bersalah.


"keparat kamu ! kasih telpon nya ke Rizal.


maki mama ana


membuat seseorang yg baru saja menyuarakan sebuah kepemilikan itu mendadak tergagap


"ma_maaf. ini siapa ya ??


"saya mama nya. cepet kamu kasih telpon nya ke anak saya.


dan tak lama kemudian barulah terdengar suara dari Rizal.


"ada apa ma !!


"pulang ke rumah , SEKARANG !!


"tapi ma , Rizal lagi banyak kerjaan di kantor!


"nggak usah banyak alasan kamu.


mama bilang pulang ya pulang. sekalian bawa wanita itu ke rumah.


dan mama ana langsung mematikan ponselnya.


terlihat nafasnya mulai memburu ,tatap matanya tajam menyiratkan akan kemarahan dan kekecewaan di sana.


ku peluk erat tubuhnya , dan kurasakan debaran jantung nya yg begitu cepat.


"ma , ,tenanglah , aku baik baik saja. mama jangan emosi seperti ini. ucap ku padanya.


mama hanya tersenyum tipis padaku. sesekali ku lihat ada seringaian tipis yg hadir di sudut bibirnya.


entahlah , bukan hal yg bagus kurasa.


sungguh aku berharap mama tak akan membuat keributan di sini.apalagi dengan memanggil wanita itu datang ke mari, bukan pilihan yg bijak ku rasa.


mungkin bisa saja aku yg lepas kendali dan mencabik cabik wanita gampangan itu di sini.


tak lama kudengar mobil mas Rizal sudah sampai.


"bik. kesini. !! titah mana ana.


"iya nya !! bibi menundukkan kepalanya.


"bawa baby Zayn jalan jalan ke luar.


jangan pulang sebelum saya suruh pulang.


"ba, ,baik nya.


dengan segera bibi naik ke lantai atas, dan membawa baby Zayn turun beserta si mbak.


mereka bergegas pergi meninggalkan rumah di antar oleh pak supir.


"assalamualaikum ma !! salam Rizal saat ia baru sampai di rumah.


"waalaikumsalam. . jawabku lirih.


mama ana diam. ia tak bergeming dengan kemunculan anak nya. sorot matanya menatap tajam pada 2 manusia yg Sekarang sedang berdiri di hadapannya saat ini.


siapa lagi kalau bukan Rizal ,dan istri barunya.


suasana hening , dan mulai tak nyaman.kami hanya diam ,tak ada yg bersuara.


sungguh ironi bukan , suami ku dengan bangga nya bisa menikah lagi dengan perempuan seperti itu.


perempuan seperti apa ??


tentu saja perempuan yg tidak punya urat malu dan harga diri. yg begitu tega merampas suami ku dan menghancurkan rumah tangga ku.


"ma ! Rizal mulai berbicara.


"jadi ini perempuan brengsek yg kamu nikahi !


ucapan yg begitu menohok ,dan kasar yg terlontar dari mulut mama ana.


"ma ! jawab Rizal yg tak suka dengan nada bicara sang mama.


"kamu tau anak saya sudah punya istri?


tanya mama pada indah.


"i , ,iya saya sudah tau ma.


"jangan panggil saya mama ! saya bukan mama kamu.


saya juga nggak Sudi punya mantu kayak kamu ! hardik nya penuh emosi


membuat indah seketika ciut , dan menundukkan wajahnya.


"zal ! mama kecewa sama kamu.


kamu bisa lihat dari sini.


mana istri yg seharusnya kamu pertahankan !


mama ana menunjuk ke arah ku , dan juga indah. seakan membandingkan kami ber 2.


sudah pasti sangat jauh berbeda , dari segi manapun. aku lah yg sudah di pastikan memiliki kriteria yg bagus sebagai seorang istri.


"kamu lihat mereka.


lihat !! lihat ayu, dia sudah rela hampir kehilangan nyawanya sendiri demi melahirkan anak kamu. apa kamu lupa ??dia menjalankan semua kewajiban nya , belum lagi bisnis nya.


dia masih bisa jadi istri yg baik buat kamu dan juga ibu yg sempurna buat anak kamu.


tapi apa ?? apa maksut kamu dengan menikah diam diam dengan wanita seperti ini ( menunjuk indah ) !! haa !!


"ma , aku punya alasan ma ! elak Rizal.


"Halah , Persetan sama alasan kamu. mama nggak mau denger !


mama kecewa sama kamu. kok bisa mama punya anak kayak kamu zal. !


aku masih diam , masih menyimak luapan emosi yg keluar dari mulut mama ana.


sungguh , ada rasa senang saat melihat mereka di semprot habis habisan oleh mama ana.


aku juga senang , karna mana ana tak menyukai keberadaan indah di sini.


"apa aku jahat ?? tapi biarlah memang ini pantas di terima oleh mereka. batin ku.


tak ada pembelaan apapun yg keluar dari mulut Rizal.


ia menunduk malu , dan mendengar kan setiap caci maki dari mama ana untuk dirinya dan juga indah.


"dan kamu! jangan harap kamu bisa hidup enak dengan menikahi anak saya ya ! kamu sudah menghancurkan rumah tangga anak dan menantu saya. kamu akan lihat bagaimana kejam nya ibu mertua mendidik menantu yg kurang ajar nanti .


"Tante , , Tante saya mohon. indah berlutut dan memegangi kaki mama ana.


membuat ku seketika jijik saat melihat nya.


"saya mohon ampuni saya Tante. saya nggak bermaksud seperti itu.


"berdiri kamu. .berdiri. !!


ucap mama ana sembari meremat lengan indah.


aww . . . kulihat ia mulai merintih kesakitan karna tangan mama ana yg penuh dengan kuku tajam bercat merah itu terlihat menancap di lengan mulus indah.


"akkhhh , ,ampun Tante !! rintih nya.


"ampun. baru segini kamu bilang ampun.


kamu mikir nggak gimana hancurnya hati mantu saya , ,


"maaf Tante. .maaf. . jawab nya lirih.


"ma. ma. . udah ma. jangan ma . . kasian indah. lerai Rizal saat mama nya mulai lepas kendali. ia menarik indah dalam pelukan nya.


ya, , tepat di depan mata ku.


membuat hatiku seketika nyeri dan ingin mencabik mereka berdua .


"huh. . mama ana kembali duduk di samping ku.


dari dulu saya paling benci dengan yg namanya pelakor , wanita perusak rumah tangga orang.


"hening . . . .


"jadi berapa yg kamu minta??


"maksud Tante?? tanya indah yg tak mengerti dengan maksud mama ana.


"saya tau , kamu orang nggak punya.


makanya kamu melemparkan tubuh mu pada Rizal. berapa yg kamu minta agar kamu bisa pergi dari kehidupan anak saya ??


"Ap , , , apa !! jawab indah tak percaya.


"100 , 200 , atau 1 miliar ??


bilang saja saya akan kasih cek ke kamu.


asal kamu meninggalkan Rizal.


indah menggeleng.


"saya nggak butuh uang Tante. saya cuma butuh Rizal.


"bulshit !!


"zal kamu gimana ?? masih tetep mau sama dia ?? tanya mama ana tegas


"iya ma!! jawabnya lirih


"wah. wah. .mama salut sama kamu zal.


bagus. . mama suka dengan keputusan kamu.


karna tadi istri kamu bilang nggak butuh uang , jadi mama rasa semua aset yg kamu punya mama akan alihkan pada baby Zayn.


"ha . . !!


ucap ku bersamaan dengan Rizal dan indah.


"maksut mama apa? tanyaku tak mengerti.


"iya sayang , , semua nya akan mama wariskan untuk anak kamu.


karna apa ,? mama nggak Sudi harta mama nantinya di nikmati oleh anak pelakor ini.


"tapi ma, ,Rizal anak mama? sanggah Rizal keberatan


"dan Zayn adalah cucuku.


aku yakin dia bisa mengelola semua aset Ku nanti nya.


"ma! Rizal mohon jangan seperti ini ma,


"kamu yg memilih


tinggalkan wanita itu , dan kamu memiliki separuh dari aset mama.


atau memilih wanita itu dan kamu nggak dapet apapun dari mama.


semua terserah kamu.