
1 Minggu telah berlalu.
setelah aku selesai dengan urusan lamaran dari keluarga James tempo hari. dan mempercayakan adik ku Aini pada James.
sekarang di sinilah aku berdiri , bersama malaikat kecil ku.
kota Jakarta, aku berniat untuk menyambangi kediaman mama ku.
mama mertua ku tepat nya.
taksi berhenti tepat di depan rumah megah berpagar tinggi. rumah yg seingat ku baru satu kali kudatangi.
aku tersenyum lega, akhirnya aku bisa sampai disini.
seorang satpam membukakan pintu untuk ku.
"eh , nyonya muda sudah datang ?? tanya nya ramah padaku.
aku mengangguk , dan membawa koper ku masuk.
"biar saya bawain nya. sambut pak satpam yg langsung membopong koperku masuk ke dalam.
aku tersenyum tipis dan mengikuti nya masuk kedalam rumah.
ku lihat mama ana sedang bersantai di ruang tamu nya.
"nya. .nyonya. .nyonya. .ini nyonya muda datang nya, ungkap pak satpam pada mama ana sambil meletakkan koper ku di sana.
"assalamualaikum ma. . sembari ku peluk erat tubuhnya , dan ku kecup jemari tangan nya.
"waalaikumsalam. . jawabnya mengusap kepala ku lembut
"assalamualaikum nenek. . baby Zayn tak mau ketinggalan.
"waalaikumsalam sayang. . . kamu udah besar ya sayang. . puji mama pada baby Zayn.
kedatangan ku di sambut baik oleh mama dan papa.
mereka senang karna aku datang berkunjung.
"oh ya nak. . di mana suami mu ?
pertanyaan pertama yg papa ucapkan untuk ku.
"ehm , mas Rizal sedang sibuk pa.
hingga dia tidak bisa menemaniku datang kemari.
"yaudah papa temenin Baby Zayn main dulu ya. mama mau ke dapur sama anak mama dulu. sembari menggandeng tanganku menuju dapur.
sampai di dapur , mama ana menatap ku sendu.
ia menggenggam tanganku erat.
"ada masalah apa sayang ??
aku terdiam , sebegitu peka kah firasat sang mama ?? padahal aku belum bicara apa apa padanya.
"nggak ma. hanya masalah kecil.
"jujur sayang. nggak biasanya kamu kesini apalagi tanpa Rizal. ada apa ??
ku hela nafas ku. ku tatap mata mama mertuaku ,mama yg selalu mengerti akan diri ku.
"aku mengajukan gugatan cerai pada mas Rizal ma !
"ha !! apa. .apa yg terjadi sayang ??
kenapa kamu mengambil keputusan sebesar ini ?? tanya mama syok
"masalah besar ma ! dan aku nggak bisa memaafkan kesalahan mas Rizal yg sekarang.
"apa nak , masalah apa.apa nggak bisa di omongin baik baik ? tanya mama frustasi
aku menggeleng pelan.
"maaf ma. ini untuk terakhir kalinya aku bertahan .
mas Rizal nggak pernah menghargai pernikahan kita ma. dia . dia sudah menikah lagi ma.
"ha. astagfirullah. .
bener bener Rizal. kenapa sih dia nggak bisa berubah ,heran mama.
ku ulas senyum tipis di bibirku.
"ya mungkin memang sudah jalan nya seperti ini ma.
"mama nggak habis pikir sama Rizal.
kok bisa bisa nya dia nikah lagi , sementara kamu udah sempurna sebagai wanita.
ku usap lembut bahu mama ana.
"sudahlah ma , aku sudah ikhlas menerima kejadian ini.
aku hanya ingin berpisah ma , dan membesar kan baby Zayn.
"sendiri ??
"ya , untuk saat ini. aku masih ingin sendiri ma. aku masih ingin memperbaiki diri lagi ,mungkin selama 5 tahun terakhir aku belum jadi wanita yg sempurna bagi mas rizal ma. sehingga dia memilih untuk menikahi wanita lain
" kuat kan hatimu sayang , mama dukung apapun keputusan kamu. sepenuhnya.
"terimakasih ma !
lama kami berbincang di dapur.
hanya membahas masalah perceraian ku.
dan ya , aku sudah ikhlas , aku merelakannya untuk perempuan lain.
bukan karna aku tak cinta atau apa , tapi kurasa cukup sudah penghianatan dan bualan janji yg ia ucapkan padaku.
aku sudah cukup lelah , lagipula saat ini aku sudah memiliki bisnis ku sendiri , dan juga penyemangat ku untuk segera terlepas dari ikatan pernikahan yg penuh kepalsuan ini
*******
di tempat lain.
Rizal tampak gelisah mencari cari keberadaan istri dan anaknya di rumah.
"cari siapa bang ?? tanya Aini yg baru saja pulang kerja.
"kakak mu sama baby zayn kemana?
"nggak tau aku bang . jawab ku sambil ngeloyor masuk ke kamar
"jangan bohong kamu dek ! teriak Rizal
ku tolehkan kepalaku , menatap tajam mata laki laki yg selalu aku hormati di depan ku ini.
bukan lagi ada hormat , malah ingin sekali ku injak injak harga dirinya di bawah kaki ku sekarang.
"emang aku nggak tau bang , Abang suami nya ,masak nggak tau kemana anak istri nya pergi.
"Abang nggak tau dek. makanya Abang nanya sama kamu. kan Abang ada urusan beberapa hari ini. elak nya yg kian membuat Aini emosi
"sibuk sama istri baru Abang ya !! sindir ku sinis.
"jangan sembarangan kamu dek. ! tegas nya sambil menunjuk wajah ku.
ku remat jemarinya yg menunjuk ke wajahku.dan ku tepis kasar.
"Abang yg brengsek !! semua orang juga udah pada tau kali bang , kalo Abang punya istri baru di luar. terus ngapain masih nyari kak ayu ??
"diem kamu dek ! kamu nggak tau apa apa !
"Abang yg diem ! gila bang, Abang tu idola gue, gue pengen punya suami kayak Abang , yg Sholeh , bertanggung jawab, tapi itu dulu.
sebelum gue tau ternyata Abang ipar gue itu BUSUK ! nggak punya hati.
cihh , kakak gue ngenes banget nasip nya.
bagusan juga sama James !
"maksut kamu apa ? kamu mulai kurang ajar ya dek !
"udah lah bang.
emang udah harusnya Lo nerima perilaku kayak gini. bukan cuma dari gue , tapi anak lu juga udah nggak butuh ama Lo , dia udah benci banget sama Lo.
jleeb !!
Rizal baru ingat , tentang baby Zayn yg melihat nya bertengkar hebat dengan ayu di mall. dan juga istri barunya.
"ah. sial! umpatnya.l
"sebenarnya kemana mereka pergi dek ? serius Abang nanya sama kamu !
"nggak tau ! kalau pun tau , nggak akan gue bilang bang. oh ya tunggu bentar.
aku masuk ke kamar ku, dan mengambil sebuah amplop yg kak ayu titipkan padaku untuk bang Rizal sebelum dia pergi.
"nih , dari kakak , buat Abang. seraya ku Serahkan amplop itu pada nya
"apa ini ??
"nggak tau , buka aja. jawabku sambil lalu.
Rizal membuka isi amplop tersebut.
Tangannya bergetar dan matanya kian membulat ,saat ia tau bahwa isi di dalamnya adalah undangan di sidang perceraian.
"ya Allah !! ucapnya lirih.
ia terduduk lemas di lantai.
ia menyugar rambutnya kasar , kian pusing dengan adanya gugatan cerai dari ayu .
Rizal mengambil ponselnya.
menghubungi siapapun kenalan ayu , namun jawaban tetap sama , tidak ada yg tau di mana keberadaan ayu saat ini.
hanya tinggal 1 nomor saja , tali apa mungkin dia ada di sana ?? gumam nya.
"halo !
*halo . ma!
"ada apa ! jawab mama ketus
*apa ayu ada di tempat mama
"buat apa kamu cari dia?
*ma , tolong ma. apa bener dia ada di rumah mama.
"nggak ada. zal , mama kecewa sama kamu. dan mama mengakhiri panggilan tersebut.
"ma. ma. . halo. halo ma ??
"aaaggrrrhhh !!! Rizal menggerang frustasi.
secepat ini kah , kamu ingin segera berpisah dariku?? lirih nya.