
Kebaya putih , dengan rambut sanggul rendah , beserta riasan bak pengantin sudah menghiasi wajah dan tubuh ku. kebaya yg pas dan cocok sekali dengan bentuk tubuh ku , memang pilihan mama ana selalu nomor 1. kebaya ini di rancang khusus oleh salah satu perancang busana yg sudah punya nama besar di dalam dan luar negri , pasti harganya mahal sekali untuk 1 set kebaya dan juga Jaz yg akan di kenakan oleh kak Rizal.
ku pandangi wajah ku di dalam cermin besar di hadapan ku , mama ana juga berada di samping ku.
"kau sangat cantik sayang .lihatlah dirimu , kau jadi ratu semalam hari ini. . seraya memegang pundak ku . .
ayu:"terimakasih ma .
"apa kau nervous sayang ?
ayu:"sangat ma. aku gugup sekali .
mama ana mengelus pundak ku , ayo atur nafas mu . .pelan pelan. sebentar lagi acara akan di mulai. ayo kita segera turun sayang , ayah mu juga sudah menunggu kita dibawah bersama tamu yg lain.senyumlah sedikit biar wajah mu tambah cantik.
"huh . . ku lepas nafas berat . . saat ini perasaan ku sangat gugup , jantungku terus berdetak cepat . . . sangat sulit mengatur nya menjadi stabil , tangan ku terus saja mengepal. dalam hati ku rapal kan terus surat alfatihah supaya grogi ku sedikit berkurang.
semua mata tertuju pada ku dan mama Ani yg sedang menuruni tangga. . kak Rizal tersenyum sumringah melihat penampilan ku yg di balut kebaya putih nan indah ini . . dia tersenyum pada ku dan berkata I Love you.
meskipun tak bersuara , tapi aku dapat membaca dengan jelas gerak bibir nya.
mama ana menduduk kan ku di kursi samping kak Rizal. "tenanglah sayang, semua tamu sedang melihat kalian , jangan terlalu gugup oke !, bisik mama ana padaku , setelah itu mama ana pergi meninggalkan kami dan berbaur dengan tamu yg lain.
"kak kamu sudah hafal belum yg kemarin ku ajarkan ??
Rizal:"sudah . . aku sudah menghafal nya semalaman sayang . . ssstttttt !! acara nya sudah mau mulai.
ehhmm .. semua tamu di persilahkan untuk duduk.
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
°•°•°•°•°•°•
acara sambutan pun selesai
bismillahirrahmanirrahim.
saudara Rizal Permana rahady , saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya ayu putri Wijayanti binti putra Wijayanto dengan mas kawin emas 10 gr, dan seperangkat alat sholat di bayar tunai.
"saya terima nikah dan kawinnya ayu putri Wijayanti binti putra Wijayanto dengan mas kawin tersebut di bayar tunai.
bagaimana saksi Sah ? SAAAAAHH. . .
Barakallahu °•°•°•°•°•°•°
aku mencium tangan kak Rizal dengan lembut , dan kak Rizal mencium keningku mesra. air mataku menetes , begitupun ayah , dan mama ana ,kami terharu.
ku Salami ayah ku , dan kupeluk erat bahu nya , ,
ayah:"nak kau sudah dewasa sekarang , maaf kan ayah jika ayah slalu bersikap tak adil padamu waktu dulu. ayah memang tak becus mendidik mu . . maafkan ayah nak . .
"ayu udah maafin ayah , sedari dulu ayu sudah maafin ayah , ayu tau waktu itu beban ayah juga banyak , ,maafkan ayu yg terus menerus menyusahkan ayah . . kataku di sela tangis ku.
ayah:"sudah lah nak. jangan menangis hari ini hari bahagia mu. . oh ya tadi ayah sudah kirim video kamu pas akad ke ibumu . . dia sangat bahagia nak. dia juga berpesan supaya kamu patuh sama suami dan mertua mu nak. rawat mereka seperti keluarga mu sendiri.
"iya yah , itu pasti. . terimakasih yah. .
ayah dan aku bergabung kembali dengan kak rizal dan beberapa tamu lain.
"iya kak , aku laper banget , mau makan tapi malu banyak tamu .
Rizal:"yaudah kamu ke kamar bentar , aku ambil makanan ya , aku juga udah lapar dari tadi sayang . .
10 menit aku menunggu kak Rizal di kamar
"kok lama banget si kak Rizal , aku udah laper juga . . !
"ceklek" pintu terbuka dan kak Rizal sudah membawa 2 piring nasi munjung beserta rendang daging yg menggugah selera makan ku. tak lupa 2 gelas air putih.
segera ku ambil piring bagian ku , dan ku makan Dengan lahap . .
kak Rizal menggeleng melihat tingkah makan ku yg seperti orang kelaparan . .
"pelan pelan sayang ! nanti keselek loh ..
"uhuk .. uhuk .. aku terbatuk
kak Rizal segera berdiri dan menepuk pelan pundak ku. .
"makanya pelan pelan makan nya, , lagian nggak ada yg minta makan kamu kan sayang. . nih minum cepet . .
"gluk . .gluk . .gluk .
ku teguk habis 1 gelas air putih itu.
"heeeekkk . .. . . aku bersendawa keras karna kekenyangan .
Rizal:" astaghfirullah . . . sayaaang . . .
"emm ... maaf ya kak . . kelepasan ! hehehehe
kak Rizal masih terheran-heran pada ku.
kok selama ini kamu nggak pernah sendawa kayak gitu pas di rumah . .
"ehhm , , pas aku mau sendawa aku buru buru kabur lah kak . . kan malu kalo keliatan kamu . . hehehehe
Rizal :" ya Allah ngapain juga pake malu segala sih . . kakak juga nggak bakalan gimana gimana kalo kamu sendawa di depan kakak .
"aku malu kak ,masa perempuan sendawa nya kayak gitu . . .
nih , hadiah dari mama , katanya kamu suruh pakek nanti malem. . sambil menyerahkan 1 kotak warna merah.
kubuka kotak itu karna aku penasaran apa isinya.
"setelah ku lihat isinya , "gluk ". kutelan Saliva ku. . ya ampun . . ini apa.??
Rizal yg sedari tadi rebahan di sofa pun langsung melirik ku. "ada apa sayang "
"kak liat ni , masa mama ana kasih aku ginian sih . . mana cocok aku pake ginian ??kok kurang bahan gini sih. .
Rizal tertawa geli melihat ekspresi wajah ku .
"sayang itu namanya lingerie . ntar malem kamu pake yaa , , biar aku bisa liat body kamu sayang . .sambil senyum genit
"ih kakak apaan sihh . . .sambil ku alihkan wajahku dari hadapannya.