Maduku

Maduku
28.



"mas kamu hari ini nggak kerja??


"hmmm, , nggak sayang! aku ambil cuti hari ini. jawab Rizal di sela kantuknya


"oh, ya udah deh. .


*ayu sibuk mengemas rumah, sedang Rizal masih tertidur pulas di ranjang nya.semua sudah rapi, sarapan juga sudah siap.


ayu bergegas ke atas guna menyegarkan diri nya


°•°•°•°•


semerbak wangi bunga melati menyeruak ke penjuru kamar . ayu dengan belitan handuk di tubuhnya, dengan rambut yg terurai basah membuat nya kian seksi.


"hmmm. . wangi banget kamu sayang.


Rizal sudah memeluk ayu dengan mesradari belakang.


"ihh. . mas apaan sih kamu? buruan mandi sana, bau jigong kamu nya. sambil menutup hidungnya.


"ah masa sih. . hah. hah. . wangi kan..


"hiiih. . jorokk kamu mas, udah mandi sana cepet, seraya mendorong tubuh Rizal ke kamar mandi.


°•°•^•


ayu sudah siap.ia mengenakan training panjang dan kaos Vneck warna pink beserta sepatu olahraga nya. rambut nya di ikat kuncir kuda, membuat leher putihnya itu kian terekspos.


"mas aku pergi dulu ya. .


"mau kemana sih ? joging ya.


"aku mau nge Gym mas, lagian aku juga nggak ada aktifitas kan di rumah, jadi iseng aja sekalian olahraga biar sehat.


"oh. yaudah. jawab nya ketus


"yaudah gimana, boleh nggak ni, aku minta izin kamu mas.


"aku kan ambil cuti ini biar bisa abisin waktu ber 2 sama kamu sayang, lhah ini kamu malah mau pergi , gimana sih. .


"lhoh, kan aku nggak tau kalo kamu ambil cuti karna mau abisin waktu sama aku, kukira kamu capek mas, , terus ini gimana, aku kadung daftar jadi member di gym itu sebulan loh, kan sayang uang nya kalo aku nggak pake fitnes mas.


"kita sarapan dulu, abis itu aku anterin nanti ke tempat gym kamu. .


ayu tersenyum lega mendengar nya,


*cup. . 1 ciuman mendarat di pipi Rizal.


makasih ya mas, kamu tambah ganteng kalo senyum, jangan jutek jutek, nanti jelek. .


goda ayu pada Rizal, dan Rizal hanya tersenyum menggelengkan kepalanya karna tingkah ayu yg menggemaskan.


°•°•°•


"kamu nggak ikut masuk mas ?


Rizal menggeleng kan kepalanya.


aku tunggu di cafe sebelah ya sayang , kalo udah selesai telfon aja ya. .


"hmm. . yaudah. bye mas . . ayu melambaikan tangan nya dan segera masuk ke tempat fitnes nya.


ayu memasang headset di telinga nya , ia lalu berlari kecil di atas treadmill yg sedang melaju .


cukup lama ia terus melajukan kaki nya di sana, sampai peluh membasahi seluruh wajahnya. kian menambah kesan seksi pada setiap mata lelaki yg melihat ke arah nya.


Rizal dan Sinta sedang asik menikmati secangkir Coffe latte di cafe sebelah.


mereka sangat santai, begitupun Rizal .tak terbesit rasa takut sedikitpun di pikiran nya jika ayu bisa saja memergokinya sewaktu waktu , apalagi jarak nya teramat dekat.


ayu sedang beristirahat sejenak. . ia mengelap bulir keringat nya yg berjatuhan , sembari mengatur nafas nya yg masih ngos ngosan.datang seorang pemuda , ia duduk di bangku yg sama dengan ayu.


terlihat peluh membasahi wajah , beserta baju nya , menampilkan otot otot atletis nya .


ayu yg sedari tadi melirik pemuda itu segera mengalihkan pandangan matanya ketika pemuda itu menyadari jika sedari tadi gadis di samping nya sedang melihat paras nya.


"hai . . sapa pemuda itu..


ayu:" hai juga. .. jawab ayu ramah


""James . . kamu ??


ayu:" mengeryitkan dahi nya ! maaf ??


"oh maksutku nama ku James nona. ! bolehkah aku mengetahui nama mu. .?? mengulurkan tangan


ayu:" aku ayu. sembari menjabat tangannya.


"hmm .. nama yg bagus , cantik kayak orang nya. tersenyum ramah.


ayu:" hmm , maaf aku harus pergi , suami ku pasti sudah menunggu ku. .


James sedikit kecewa , mendengar ayu ternyata sudah punya suami. tapi Isa tetap menorehkan senyuman ramah nya pada ayu.


" oh ,suami mu di mana ?


ayu:" di cafe sebelah. maaf aku harus pergi sekarang.


"boleh aku ikut , kebetulan aku juga sedikit haus.


ayu terdiam sejenak , " hmm . . baiklah sekalian ku kenalkan nanti dengan suamiku ya.


" James mengangguk , dan segera mengikuti ayu dari belakang


°•°•°•°


"mana suami mu yu ?? tanya James


ayu:"hmm . .mana ya. matanya mencari setiap sudut cafe, terlihat dari kejauhan , di meja nomor 9.seorang pria yg tak asing lagi di matanya , sedang asik bersenda gurau dengan wanita berambut panjang , mereka duduk bersandingan dan saling melingkarkan tangannya di pinggang masing masing pasangan. wanita nya juga bergelayut manja di lengan suaminya itu.


langkah ayu terhenti di sana , masih meyakinkan dirinya sendiri , apakah benar yg sedang di lihat nya itu adalah suaminya , kak Rizal . .


tapi kenapa dia berlaku seperti itu dengan perempuan lain?? apa jangan-jangan dia selingkuh di belakang ku?? pikiran ayu sudah kemana mana. tapi memang laki laki itu sangat mirip dengan Rizal.


perlahan ayu mendekati meja tersebut.


langkah nya sangat pelan , ia ingin mendengar apa yg sedang mereka bicarakan.


" sayang , kapan kamu mau nikahin aku. ??


"kamu sabar ya , sebentar lagi , aku belum siap kasih tau istri ku soal kamu sinta sayang ..


"tapi kapan ?? kamu dulu kan udah janji mau nikahin aku , lagian kita udah pernah lakuin itu kan dulu , gimana mungkin aku bisa nikah sama orang lain , sementara aku udah nggak virgin lagi sekarang , , suara nya mulai serak ,


ayu menutup mulutnya , ia sangat yakin pria di hadapannya saat ini benar adalah Rizal. mendengar pernyataan dari suaminya itu ,


badan ayu bergetar , menahan rasa sakit yg menghujam dadanya. sakit yg teramat sangat ,dan menyayat hati nya , sekuat tenaga ia mencoba tak menangis saat ini , dan tetap tersenyum seakan tak tau dengan apa yg terjadi.