
James bergegas naik menuju kamar Rizal.
sayup sayup ia mendengar gelak tawa seorang perempuan.
namun James tak menghiraukan nya ,ia hanya ingin segera menyelesaikan mandi nya dan pergi lagi ke rumah sakit untuk membicarakan hal ini dengan Rizal.
singkat cerita , James sudah berada di depan rumah sakit ,ia terlihat tampan dan maskulin dengan kaos dan celana Chino yg ia kenakan.
ia terus saja berjalan ,ia tak menghiraukan betapa banyak nya mata yg memandang ke arahnya. tak memungkiri , ketampanan yg dimiliki James memang tak di ragukan lagi.
ia segera mencari cari keberadaan Rizal , namun ia masih belum bisa menemukan nya.
akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi Rizal ,dan bertanya dimana keberadaan nya.
Rizal mengatakan bahwa saat ini ia sedang ada di kantin. dan James memutuskan untuk menyusulnya.
James sudah tak sabar , ingin menyampaikan petunjuk apa yg ia temukan di rumahnya
ia juga sudah tak sabar ingin segera memasukkan pelaku itu ke penjara.
mengingat ini adalah kasus besar dan bukan masalah sepele .
Rizal melambaikan tangannya ,saat melihat James yg sudah clingak clinguk mencari keberadaan dirinya.
dengan Santai James menghampiri Rizal dan duduk bersamanya.
sayu ,dan kelelahan , itu terlihat jelas dari raut wajah Rizal.
penampilan yg acak acakan dan keadaan yg tak seperti biasanya.
James kasian pada Rizal. sahabatnya itu ternyata memiliki sisi selemah ini.
James :"istirahat lah ,aku akan menjaga ayu disini !!
Rizal menggeleng , " aku suami nya. aku yg harus menjaga nya , kau sebaiknya pulang James.
"ada sesuatu yg ingin kubicarakan dengan mu. ini masalah penting.
Rizal masih menatap sisi jendela kantin. pandangan nya nanar ,dan sendu.
"katakanlah !!
"apa ada orang lain yg tinggal di rumahmu.??
kecuali mama mu ??
Rizal mengernyitkan keningnya.
"apa maksudmu ?? tanya Rizal tak mengerti
"kau bodoh atau apa ?? siapa saja penghuni rumahmu , apa kau punya pembantu atau orang lain yg tinggal di rumahmu ??
"selain aku dan ayu , hanya ada Sinta dan mama ku ,
James membelalakkan matanya.
"kenapa wanita itu tinggal di rumahmu ??
" dia istri ku. dia yg meminta tinggal disana.
"jadi kau menikahi wanita itu ? tanya jamse dengan nada tinggi seolah tak percaya
"hm !
"gila kamu zal. ! kamu tau nggak Sinta orang seperti apa ??
"kenapa ?? apa kau terkejut karna dia lebih memilih ku daripada bersama mu ??
James makin tak mengerti dengan ucapan Rizal
"apa maksudmu ??
"jangan pura pura bodoh. aku tau kau punya rasa dengan Sinta. jangan lupa persahabatan kita hancur itu juga karna kau yg telah menodai Sinta.
James menggebrak meja kasar.
"hell !! jaga ucapan mu ! aku tak serendah itu.
"jangan mengelak. aku punya bukti kuat James. tapi aku tak pernah mengatakan nya ,karna menghargai persahabatan kita.
"brengsek !! jaga ucapan mu zal ! kalau tidak aku tak akan menahan diriku lagi. ancam James yg kini sudah *** baju yg di kenakan Rizal.
"cih !! rendahan. kau pengecut James.
persahabatan kita membuat ku mengalami kesialan seperti sekarang. puas kau.
James smakin mengerat kan cengkraman tangan nya di baju rizal. dan ia menghempaskan nya dengan kasar.
"kita harus bicara. kau salah paham . ucapnya tegas.
Rizal hanya diam dan seakan mengacuhkan James.
"kau memang lama menjadi sahabat ku zal ,tapi kau belum sepenuhnya mengenal tentang ku atau pun keluargaku. ini juga kesalahan ku , aku ceroboh karna tak menceritakan yg sebenarnya padamu.
Rizal masih diam , dan menyimak segala yg di ucapkan James.
flashback.
waktu itu.saat kau dengan bangga memperkenalkan Sinta padaku sebagai pacarmu di bangku kuliah. dan saat itu kalian terlihat begitu bahagia.
sejujurnya aku juga ikut bahagia menyaksikan kebahagiaan kalian.
sampai suatu hari ,saat aku pulang aku melihat kakak ku seperti orang yg depresi , dan lebih cenderung diam dan marah marah setiap hari.melampiaskan segala sesuatunya pada ku dan juga mama. tak biasanya dia seperti itu. itu membuat hati mamaku hancur.
aku mencoba menenangkan dia ,tapi hasilnya nihil. ia makin parah. sesekali aku mendengar nya menangis memanggil manggil nama kekasih sialan mu itu. geram James mengingat kisah pilu kakanya itu.
"kau punya kakak ? tanya Rizal memotong cerita James.
"heh !! jelas aku punya. dia kakak kembarku.
kakak yg selalu jadi panutan ku ,karna ia yg menghidupi ku dan juga mama. tegas James
lalu aku menyelidiki apa hubungan antara kakak ku dengan wanita sialan mu itu.
kau tau ,ternyata Kakak ku gila karna Sinta dengan suka rela melepaskan cinta kakak ku ,dan dengan mudah nya ia berpaling cinta padamu.
James mengepalkan tangannya , raut wajah sendu nya kini berubah jadi raut kemarahan.
"kau tau ,kakak ku sangat depresi mendengar Sinta , wanita yg selama ini di cintai nya itu mengakhiri hubungan yg sudah mereka jalin 2 tahun belakangan itu dengan sepihak.
bahkan kakak ku ,nekat melakukan rencana gila untuk mendapatkan Sinta kembali.
meskipun aku sudah berkali kali memperingatkan dia ,tapi tetap saja kakak ku sudah buta karena cinta nya pada Sinta.
hingga waktu itu , aku sudah tak mampu lagi menghalangi niatnya. akhirnya kakak ku melakukan rencana gilanya.
ia membuat Sinta tak sadarkan diri ,dan memperkosa nya.
ia berharap dengan begitu Sinta bisa kembali lagi padanya. dan meminta untuk menikahi nya.
setelah selesai melakukan perbuatan bejatnya itu. kakak ku pergi meninggalkan dia sendiri. namun tak lupa ,dia meninggalkan petunjuk sebuah cincin bermata hijau di sana.
cincin kebanggaan keluarga kami. cincin yg sama dengan yg kumiliki.
"tapi Lo salah paham ,Lo malah ngira gue suka sama Sinta dan Lo nuduh gue yg memperkosa dia. James tertawa sinis pada rizal
"Lo tau ,gue nggak bisa memilih di antara kalian ber 2.
gue sayang sama kakak gue. dan lagi gue juga masih anggap Lo sebagai sahabat.
"siapa nama kakak Lo!
"Jacob , kami punya wajah yg sama. Lo nggak pernah tau kan gue punya kakak !
lo nggak pernah tau tentang gue. dan seenak jidat Lo ,Lo nuduh gue merkosa Sinta.
"cihh !! sory dia nggak layak buat gue. wanita sialan yg membuat hidup kakak gue berantakan.
Rizal mendesah lirih.
ia baru mengerti tentang semuanya.ia tak merasa marah mendengar umpatan yg di lontarkan James padanya. dan ia juga menyesal karena menuduh sahabat nya yg bukan bukan.
"gue udah paham. sory gue udah salah kira sama Lo.
"jadi apa yg mau Lo bahas tadi ?? ucap nya to the point
James mengatur nafas nya yg masih tersengal-sengal karna emosinya yg meluap luap.
"cek cctv Lo. kejadian yg menimpa ayu ini adalah rencana pembunuhan. kemungkinan besar cewek sialan itu pelakunya.
stak. seketika pikiran Rizal blank.
kenapa ia tak pernah kepikiran kesana ??
saking paniknya ia sampai tak mengingat bahwa dirumahnya sudah ada cctv.