Maduku

Maduku
42.



"NGGAK BISA !! sahut ayu tegas.


"sayang !! bisik Rizal ke telinga ayu


"kamu diem dulu mas , aku bener bener muak terus terusan bersabar sama dia. hari ini aku yg ngomong ,kamu diem. jawab ayu tak terbantahkan. Rizal pun hanya menuruti perkataan istrinya itu ,dan menjadi pendengar yg baik.


"apa hak kamu ,minta suami aku nikahin kamu ??


"Lo buta !! gue hamil. tukas Sinta dengan nada sumbang.


"oh ,Lo gue. . !!


situ yakin , itu anak suami saya !!


"yakin lah , tanya aja sama Rizal !


Sinta menatap ke arah Rizal ,dan ia yakin bahwa Rizal akan mengakui perbuatannya.


"ayu meraih dagu Rizal ,dan mengecup bibirnya dua kali .


"beneran mas ,itu anak kamu !!


tanya ayu dengan nada manja


Rizal pun menggeleng pelan.


ayu pun tersenyum senang , dan kembali menatap manik hitam Sinta yg mulai memerah.


"bohong kamu zal !! bantah Sinta


jelas jelas kamu ayah dari anak ini , bisa bisa nya kamu nggak mengakui. .


Sinta terus menaikkan nada bicaranya. dan mulai menunjuk nunjuk pada ayu.


emosi nya kian meluap luap ,mencari pelampiasan.


"aduh. . berisik deh , jangan teriak teriak ya di rumah saya !! nada ayu mulai meninggi


"Lo yg diem ! bukanya kemarin Lo udah minta cerai sama Rizal , ngapain juga masih di sini ??


"ha. . ha. . ha. . ayu tertawa sumbang !


kalo aku cerai sama mas Rizal , keenakan kamu dong , tujuan kamu tercapai buat hancurin keluarga aku !!


"alah cewek murahan , Lo nggak pantes sama Rizal. !!


"Wow !! jadi yg pantes siapa ? situ ?


sindir ayu.


Rizal hanya menikmati perdebatan yg semakin memanas ,dan memeluk pinggang ayu dengan mesra. Rizal juga takjub sikap ayu tetap tenang ,dan tak mudah terpancing emosi ,hanya nada bicaranya saja yg meninggi , sedang kan Sinta sudah megap megap menahan amarahnya yg sudah sampai ke pada ubun ubun nya.


"jelas lah ,gue lebih pantes daripada situ !


gue udah hamil ,sedang kan elu !! mandul


hhhhh. . . sindir Sinta dengan sombongnya


"hmm . ..hamil. . hamil . .hamil ..


bosen dengernya !!


"kenyataan nya gitu kan ! elo mandul ,nggak bisa ngasih Rizal anak.


ayu mengusap kening nya yg mulai berkeringat dengan perlahan, sementara


Rizal masih saja membekap pinggang ayu dengan mesra, ke dua nya saling berpandangan dan menyiratkan senyuman.


"segitu yakin nya kamu kalo itu anak suami saya !! emang berapa kali suami saya naikin kamu ??


Sinta melongo mendengar pertanyaan yg keluar dari mulut ayu barusan. ia begitu kikuk mendengar pertanyaan yg begitu fulgar dari mulut ayu dan itu berhasil membuat Sinta bungkam


"lho kok diem !! bukan nya kamu yakin itu anak suami saya !! masa lupa udah berapa kali main sih. . sindir ayu lagi


"berapa kali Rizal make gue ,bukan urusan Lo.


sekarang yg penting tujuan gue adalah minta pertanggungjawaban Rizal . Lo nggak usah bacot jadi orang. nada bicara Sinta kian sengit


"ayu menyeringai , suami saya ,nggak mungkin kasih benihnya kesembarang orang.


apalagi orang nya kayak situ ,bar bar , nggak tau aturan. .


Brakk. . .


Sinta yg kian membuncah menggebrak meja dengan keras.


"jaga ucapan Lo ya !!


ayu mencengkram erat tangan Sinta , turunin jari kamu ! nggak pantes kamu nunjuk saya !


tegas ayu


nyali Sinta sedikit menciut , menghadapi tatapan tajam dari ayu. ia pun kembali duduk dan mengatur nafas nya.


"kamu jangan pernah berharap kalau suami saya bakal nikahin kamu ! jangan mimpi kamu.


"nggak bisa , Rizal harus nikahin aku , apapun yg terjadi . kekeuh Sinta


" oke ,fine.


aku rela berbagi suami.


tapi aku mau nya kamu nikah siri !


seketika Rizal langsung melepaskan pelukan nya dari tubuh ayu ! dan menatap ayu lekat lekat. "apaan sih kamu yank !! nggak lucu ah.


"sssttt !! diem mas. ucap ayu menghentikan protes Rizal


sedang Sinta masih menimbang nimbang tentang perkataan ayu barusan.


"gue mau nya sah secara negara , biar nasip anak gue jelas.


"wah !! hebat kamu ya , udah mau minta suami saya , masih berani nego kamu !!


denger ya , belum tentu itu anak suami saya


suami saya aja nggak mengakui loh !!


udah bagus saya ijinin suami saya nikahin kamu ,secara siri.


jadi kamu nggak di cap sebagai wanita murahan sama orang di luaran sana.


Rizal pun mulai protes dengan keputusan ayu.


"nggak sayang ! aku nggak mau nikahin dia ,jelas jelas itu bukan anak aku !!


ayu pun berbisik pada Rizal "aku tau mas , biarin aja kita turutin kemauan dia dulu. aku percaya sama kamu , dan lagi ada dia yg akan menguatkan hubungan kita. ( sembari mengusap perutnya ).


Rizal pun mengagguk penuh keyakinan ,dan menyetujui rencana ayu.


"oke ,aku setuju , aku bersedia menikahi kamu secara siri ,tapi ada beberapa perjanjian yg harus kamu tanda tangani.


aku nggak mau nanti saat hubungan ini selesai ,kamu malah menyulitkan aku dan keluargaku.


"oke ! aku setuju.


mana perjanjian nya.


ayu pun segera berdiri dan berjalan menuju kamarnya . ia mengambil amplop coklat yg sudah ia siap kan sejak 2 hari yg lalu .


ini berisi perjanjian pra nikah ,yg ayu buat setelah ayu tau semua kebenaran nya dari mulut Rizal .


ayu menyodorkan amplop coklat itu pada Sinta. itu berisi 1 lembar perjanjian dengan tulisan tangan ayu yg begitu rapi.


dan tertera materai di bagian bawahnya.


"baca dengan teliti , dan cepat tanda tangan.


"Sinta pun membaca isi perjanjian tersebut.


1.pihak A (Rizal ) akan dengan suka rela menikahi pihak B (Sinta ) ,di karenakan pihak B di perkirakan sedang mengandung bakal anak dari pihak A.



jika saat anak itu lahir ,dan terbukti bahwa anak itu bukanlah anak kandung dari pihak A, maka pihak B akan di ceraikan saat itu juga,dan tidak dapat menuntut apapun dari pihak A.



3.selama pernikahan siri , pihak B tidak bisa menuntut apapun dari pihak A. baik itu dari segi materi ,ataupun yg lain nya.


Sinta membulatkan matanya. dan mengepalkan erat jemari tangannya.


ia baru tau ,bahwa lawan nya saat ini ,ternyata cukup cerdik. tidak ada keuntungan sedikit pun untuknya dari perjanjian di atas ,tapi Sinta akan mencari cara ,untuk membuktikan hasil akhir pada waktunya nanti.


dengan cepat Sinta menandatangani perjanjian tertulis tersebut ,dan menyerahkan kertas itu pada Rizal.


Rizal pun membaca dan memahami isi dari perjanjian itu , dengan yakin Rizal pun menandatangani perjanjian itu juga.


ia tersenyum manis ,dan mencium bibir ayu.


"makasih sayang !! aku puas sama rencana kamu.