Maduku

Maduku
64.



Rizal.


"maaf. . maafkan atas segala kesalahanku.


aku memang brengsek , laki laki tak tau diri yg tak pernah bersyukur atas apa yg telah aku miliki.


aku bodoh , aku sudah memiliki mu dan dia putra kita , kebanggaan ku .


tapi lihat lah.


aku dengan segala kebiadaban yg ku miliki, aku membuat kalian pergi , pergi menjauh dari hidup ku..


karna godaan wanita.


"haaaaaaaaaaaaaa !!!! teriak ku dalam tangis


maaf sayang , maaf ya jagoan ayah !


maafkanlah ayahmu yg brengsek ini.


ayah yg selalu menyakiti hati bunda mu.


jangan benci ayah nak !! jangan !! rintih ku dalam gelap malam


di sini , di ranjang ini kita selalu bersama.


aku , kau ,dan putra kita.


aku masih mengingat nya. saat tangis kecil itu menggema di rumah ini


"apa kau masih mengingat nya sayang ??


aku rindu. aku rindu akan sentuhan tangan mu sayang. aku rindu celotehan kecil yg selalu memanggil manggil nama ku.


aku rindu setiap kali ada sambutan hangat , dan lari larian kecil yg menghambur dalam pelukku , dan selalu menyambut ku saat aku lelah setelah bekerja.


aku rindu , dekapan hangat kalian saat menjelang tidur.


"dimana , dimana kalian. . ayah rinduuu . . .


pulanglah. . . kembalilah dalam dekap ku.


lirihnya dalam kesedihan.


flashback.


hari itu. 3 bulan yg lalu.


ada seorang pelamar kerja yg datang ke perusahaan ku. sekilas ku lihat dia punya paras yg cantik , kulit yg putih , lumayan menarik.


dari situ bawahan ku mulai menginterview nya.


ternyata nama nya indah .usia 21 th. lulusan D3.


bisa di katakan memiliki kemampuan yg mumpuni di bidang sekertaris.


tepatnya sekertaris ku. karna memang bagian itu yg saat ini sedang kosong , dan memang sedang di butuhkan karna urgen.


ya , tentu aku menerima nya.


karna memang banyaknya proyek pembangunan yg baru saat itu. itu memang bukan alasan belaka kenyataan nya memang proyek pembangunan cabang hotel sedang berlangsung pesat waktu itu.


singkat cerita , aku dan indah semakin dekat,


tapi masih hanya sebatas rekan kerja.


aku belum sepenuhnya jatuh dalam pesona nya. ya , itulah kelemahan ku , dan yg menjadi penyesalan ku sekarang.


setelah 1 bulan berlalu.


aku sering menghabiskan waktu bersamanya.


ku rasa dia memiliki rasa pada ku.


darimana aku tahu , tentu saja dari tatap matanya , dan gerak tubuhnya.


seakan ia ingin melemparkan dirinya padaku.


saat iku aku masih bertahan dengan segala nalar sehat yg ku punya.


aku punya anak istri. kata itu yg terus ku tanam kan dalam benak ku.


hingga akhirnya , aku kalah.


aku sudah terjerat dalam pesona sekertaris ku.


hingga suatu hari , saat kami sedang makan siang bersama.


dia mengatakan kalau dia menyukai ku.


"apa maksudmu ??


*saya suka sama bapak . saya cinta sama bapak ! begitu yg ku ingat.


"tapi ndah , saya punya anak istri.


dia menggenggam tanganku.


dan aku hanya diam. merasakan jemari lembut nya menyapu tangan ku.


*saya rela jadi yg ke 2 pak.


saya mohon.


"beri saya alasan yg kuat ndah.


ini pernikahan , bukan ajang coba coba.


*demi ibu saya pak. ibu saya sakit


dan saya butuh biaya besar untuk pengobatannya.


"berapa ,? berapa banyak yg kamu butuhkan


*Sangat banyak sampai ibu saya bisa sembuh pak.


"saya bisa menanggung biayanya.


*tidak , jangan pak.


saya tidak mau bapak membantu saya cuma cuma.


"jadi ??


*saya ingin menjadi istri bapak.


dan melayani bapak sebagai imbalannya.


*tidak pak. saya memang cinta sama bapak. selain itu , saya mohon. saya begini demi ibu saya , dan juga adik adik saya.


bapak jangan khawatir , saya jamin bapak nggak akan menyesal , saya_ saya masih bersih pak. saya masih per . . .


"stop. jangan lanjutkan lagi.


saya akan fikir kan dulu.


sekarang kita kembali ke kantor.


dari situ.


aku mulai terus terbayang akan ucapan indah


tapi aku tetap pulang dan menghabiskan waktu ku bersama keluarga seperti biasanya.


ya , semakin hari indah semakin berani menggoda ku.


entahlah kenapa aku jadi begini.


sudah lama aku membuang sifat nakal ku.


tapi indah , dia selalu bisa membuat ku lepas kendali .


bawaan nya yg terlihat kalem , namun selalu agresif bila di dekat ku , membuat jiwa mudaku seolah bergejolak.


mungkin itu salah satu siasat nya untuk mendapatkan ku.


hingga akhirnya aku menikahinya secara diam diam. tepat setelah 2 bulan mengenal nya.


memang benar , dia masih perawan.


aku senang bisa mendapatkan rasa itu kembali setelah 5 tahun yg lalu aku merenggut nya dari istri ku.


puas ,dan membuat ku ketagihan.


(emang *** kan ni orang ,😤👿)


aku memutuskan untuk membeli kan nya sebuah rumah yg sederhana untuk nya ,dan juga ibu nya. ada lagi 2 adik nya yg masih kecil.


aku tak tega karna melihat mereka harus tinggal di rumah petak kecil yg setiap bulan nya pun harus membayar dengan nominal yg lumayan besar bagi keluarga yg ekonomi nya di bisa dikatakan rendah.


lalu aku mengirim ibunya ke salah satu rumah sakit besar disini untuk menangani kesehatan ibunya, dan untuk adik adiknya , aku kembali menyekolahkan mereka , pendidikan mereka sempat terputus karena Kendala biaya. sungguh kasian.


entah mengapa di saat aku bersama nya , aku selalu merasa kurang dan kurang.


seakan tak pernah puas dengan kegiatan baruku bersama istri mudaku. bahkan aku sering beralasan lembur ,atau proyek kerja yg sedang menumpuk pada istri pertama ku untuk sekedar menghabiskan waktu ku bersama indah.


lain indah , lain ayu saat berada di rumah ku.


, aku selalu di sambut hangat oleh istri Sholehah ku , dan juga putra ku.


mereka memberikan kesan tersendiri bagiku.


setiap kali aku pulang, pandangan ku tak pernah lepas dari sosok istri ku.


wanita yg dulunya hampir saja kehilangan nyawanya karena melahirkan anak ku.


ku pandangi wajahnya saat ia tertidur.


masih cantik , bahkan sangat cantik dengan balutan hijab nya.


wajahnya yg tirus, bulu mata yg lentik , bibir yg mungil .


masih sama seperti dulu.


dan satu lagi , ia selalu melayani ku dengan baik. sama seperti indah , istri mudaku.


ayu dia selalu agresif disaat kami sedang ber 2 dan memadu cinta. walaupun sudah 5 tahun berumah tangga, servisnya sebagai seorang istri tak dapat di ragukan lagi.


dan lagi.


kebodohan ku adalah tanpa sadar aku mulai menjauh dari keluarga ku sendiri.


dari anak ku. istri ku. yg sudah jauh lebih lama bersama ku.


aku lebih condong ke pada istri mudaku.


dan sial nya lagi. aku tertangkap basah oleh ke 2 nya.


membuat mereka menatap benci ke arahku.


hingga akhirnya seperti ini.


mereka meninggalkan ku.


sedih , hancur , mungkin itu yg mereka rasakan sekarang.


mungkin mereka malu atau bahkan menyesal karna punya sosok suami dan ayah yg buruk.


laki laki bajingan yg mengotori mata anak nya yg masih kecil dengan perselingkuhan yg nyata di hadapan ibunda nya.


hati yg mana yg tak kan terluka? bahkan anak kecil saja bisa punya rasa benci saat menatap ku.


sekarang bagaimana.


gugatan sudah di layangkan.


aku bisa apa. ??


apa aku bisa melepaskan mu , dan apa aku mampu jika nanti aku melihat mu bersanding dengan pria lain ? pria yg mungkin mencintai mu dan juga anak kita.??


"agggrrhhhh. . .


dasar bodoh , kenapa aku terlalu lemah menjadi laki laki.


memang kebiadaban ku ini tak bisa lagi kau maaf kan...


"aku akan melepas mu , pergi dari sisiku jika itu memang membuat mu bahagia.


maaf kan aku. maaf !!


*naahh !! ini yg minta penjelasan Rizal kenapa mau nikah lagi ya


jangan emosi bacanya ! oh ya !!


makasih buat kalian yg udah kasih tips koin maupun vote poin untuk novel ku ini ya !


semoga aku bisa terus up untuk ke depannya.


dan yg minta crazy update.


🙏🙏 nggk bisa. tapi aku usahain buat up tiap hari. terimakasih 🥰🥰🥰