Maduku

Maduku
83.



aku dan raka berjalan beriringan di sekitaran taman yg letak nya agak jauh dari rumah singgah keluarga nya. Suasana yg tenang , asri , dan juga damai. Membuat ku betah untuk berlama-lama di tempat ini.


Ku hirup semerbak wangi dari setiap bunga yg berlainan jenis yg tertanam rapi di setiap baris nya.


tatanan nya yg begitu apik , membuat mata ku seolah enggan untuk berkedip.


namun , cuaca seperti nya sedang tak bersahabat , mendadak mendung hitam mulai bergerak menutupi sinar mentari , membuat nya kian redup dan menyembunyikan sinarnya.


Raka , membawaku menepi di sebuah Gasebo kecil yg berada di sudut taman.


Karena mendadak gerimis kecil mulai mengguyur bumi.


membuat suasana sedikit lebih dingin dari sebelumnya.


lembab , dan kian basah , saat gerimis mulai berubah menjadi bulir air yg kian deras berjatuhan mengguyur permukaan bumi.


uap uap air dari derasnya hujan di Sertai semilir angin yg mulai berhembus kencang ,membuat kami yg sedang menepi di sebuah gazebo kecil juga mulai sedikit basah karena nya.


dingin kian terasa, saat hampir 1 jam sudah kami berdiam diri menepi di bawah tempat yg sama.


gelegar petir , dan juga mendung yg kian pekat membuat kami seakan enggan untuk beranjak. kilatan cahaya putih di langit juga ikut merubah suasana siang hari ,menjadi seperti gelapnya malam.


kugosok pelan jemari tangan ku , berusaha menghangat kan suhu tubuhku sendiri yg perlahan ku rasakan mulai turun.


bibir ku mulai menggigil ,seluruh pakaianku sudah basah. tak terkecuali dengan Raka.


dia juga sama halnya dengan ku.


bibirnya mulai melenguh kecil , menahan dingin yg mulai menyiksa setiap sendi sendi.


"tunggulah di sini sebentar.


aku akan mengambilkan payung.


ku cekal sesaat jemarinya yg mulai memutih.


menahan nya untuk tetap di sini.


"hujan masih deras . kita tunggu sebentar lagi. Jika hujan nya tak kunjung reda ,kita bisa berlari bersama dan bermain hujan lagi seperti anak kecil.


"seriously ?? kau menggigil ? ucapnya sok pahlawan


"kau juga. lihat kondisi mu sendiri tuan !


kau sama buruknya dengan ku.sarkas ku mengejeknya.


membuat nya terkikik mendengar nya.


"entah kapan terakhir kali kita seperti ini .


"maksud mu ?? tanyaku tak mengerti


"ya , aku rindu perdebatan kecil seperti ini di antara kita.


"aiya , , jangan mulai. sesungguhnya kau pria yg menyebalkan.


"benarkah ?? ia memutar tubuhnya dan beralih menghadap ke arah ku.


dengan santainya menopang dagunya , siap untuk menyimak semua ucapan yg akan ku lontarkan padanya.


"lanjutkan !


"aish !! kau memang pria yg menyebalkan Raka. sembari membuang muka ke segala arah.


" syut !


"syut !


" syut . syut.


ia bersiul berkali-kali , hingga membuat ku mau tak mau kembali mengalihkan perhatian ku padanya.


"untuk mu .


ia memberikan ku sebuah mawar merah ,


sekilas terlihat , rambutnya yg basah , di Sertai tetesan air di pelipis nya. kemungkinan ia baru saja berlari dan mengambil kan nya untuk ku.


"apa yg kau lakukan?? pekik ku marah


"memberi mu bunga .


"untuk apa ? lihat kamu jadi basah semua.


" sssshhhtt !! berisik.


inget nggak. Dulu waktu kita pacaran , aku belum pernah kasih kamu bunga .


"terus ??


"ya , aku ngerasa kayak nggak lengkap gitu , aku dulu nggak pernah romantis sama kamu.


"ih , apaan sih !


sesekali senyuman ku lolos dari sudut bibir ku , memperlihatkan bahwa saat ini aku sedang bahagia.


rona merah pun ,mulai menjalari setiap sudut pipi ku.


membuat kebahagiaan ku kian kentara di mata Raka.


"sayang ! ucapnya lirih.


namun telinga ku masih dengan jelas mendengar nya.


membuat keningku berkerut menanggapi ucapannya barusan.


"apa sih ka !!


" kamu nggak mau manggil aku sayang gitu ?


"ya Allah !! udah tua bapak.


inget umur.


"astaga. kamu masih 22 kali yank ! masih ABG


perlahan ku tepuk jidat ku.


"mana ada ABG punya anak bapak !!


"ya ada , nih yayang aku.


"udah deh ih. nggak lucu ka.


"aku serius yank . kamu nggak peka deh.


"ya Allah , kesambet apa sih kamu ka ?


nggak inget umur ih.


udah bandotan juga. ledek ku yg membuat nya ikut terpingkal mendengar nya.


"nggak ih. aku masih 25. masih muda kali yank.


"tapi udah punya anak. nggak malu sama keyra kamu ?


"hehehe ! iya sih. tapi kan aku manggil gini kalau kita lagi ber 2 aja yank.


kalau di depan anak anak mah bunda manggilnya ya.


aku terdiam sejenak.


seperti inikah rasanya kembali di mabuk cinta , dengan orang yg sama ?


rasanya aku seperti kembali ke jaman dulu , di saat aku masih muda , masih baru baru nya menikmati indahnya cinta pertama.


srrtt. . .srrrttt . srrrttt.. .


lembaran kenangan lama ku bersama Raka ,seolah terus terbuka secara otomatis di otak ku.


senyum ku kembali merekah , mengingat masa masa konyol ku dulu.


cubitan kecil di pipi ku. membuat ku kembali pada dunia nyata.


menutup kembali semua angan ku di masa lalu.


"ngelamun apa sih yank ?


" geli ka. aneh ih. sembari mengusap pipi ku yg baru saja di cubit oleh nya


"ya Allah , nggak bisa nyenengin orang deh kamu. cicit nya sembari memalingkan wajahnya.


bagaimana bisa , Pria ini masih seperti dulu. suka merajuk dengan hal hal kecil.


"iya iya. maaf yank. ucapku membujuk nya


"Apa ?? aku nggak denger


"iya Yank ! balik sini mukanya . aku mau ngomong. titah ku lembut


"hmm. perlahan kembali memutar tubuhnya menghadap ku. Sudut bibirnya perlahan terangkat dan memperlihatkan deretan gigi gigi putih yg tersusun rapi.


"apa ?


"ehm. soal mama kamu , kenapa bisa begitu.


tanya ku mulai serius.


"mama ! kepalanya mulai mendongak , seakan menerawang jauh ,membuka lembaran hidupnya yg lalu.


" dia sakit semenjak kematian Cyndi.


kematian nya membuat mama syok ,dan hipertensi nya kambuh yu.


Dan selang beberapa hari ,mama kena serangan stroke mendadak.


kami sudah melakukan segala upaya penyembuhan untuk mama , tapi masih belum berhasil.


dan kami masih mengupayakan yg terbaik untuk kesembuhan mama.


perlahan ku angsurkan tangan ku , mengusap lembut jemari nya yg dingin,


" maaf. aku nggak bermaksud membuka kembali rasa sedih mu atas kematian Cyndi.


"nggak apa apa. sekarang aku ma tanya sama kamu. ucapnya penuh keseriusan


"Sudikah kamu , menerima ku kembali yu ?


mengingat bahwa dulu mamaku sempat memandang mu sebelah mata , dan memperlakukan mu dengan , ,


ku simpan telunjuk ku , untuk membungkam bibirnya yg terus berucap tak jelas.


"tentu saja. jangan bahas lagi.


kau tau , perasaan ku , dan kau pun paham akan perasaan mu sendiri Raka.


jangan begini , kumohon.


lupakan masa lalu , kita mulai lagi semuanya dari awal.


"hmm. baiklah.


Raka mulai berlutut di bawah guyuran hujan yg mulai ber angsur reda.


"ayu putra Wijayanti , mau kah kamu menjadi istri ku ?? sembari mengeluarkan sebuah kotak berisi sebuah cincin dengan motif bunga yg teramat cantik


ku bungkam mulutku sendiri . tak percaya dengan apa yg terjadi


"apa , apa ini ??


"aku melamar mu sayang !


"lagi ? lalu ini ? tunjuk ku pada cincin pemberian nya waktu aku di rumah sakit.


"aku melamar mu lagi secara resmi dan sadar tentunya.


"pfft !!


"kenapa ? kok ketawa sih.


"baiklah. pangeran kuda putih ku.


aku ayu putri Wijayanti , dengan tulus dan ikhlas menerima lamaran darimu , dan bersedia untuk menikah dan menjadi pendamping hidup mu sampai maut memisahkan.


senyumnya mengembang , tangannya bergetar meraih sebuah cincin yg tak kalah cantik dari yg pernah ia berikan padaku sebelumnya.


perlahan ia menyematkan cincin itu di jemariku , dengan lembut kemudian mengecupnya lagi dan lagi.


aku tersipu. seperti inikah rasanya punya seorang pemuja dalam hidup ?


"terimakasih. ucapnya lirih.


"aku juga. terimakasih sudah hadir kembali di hidupku.


ia tersenyum tipis. menggandeng tangan ku , membawa ku menari nari di bawah guyuran gerimis yg sebentar lagi akan reda.


"aku bahagia , sangat bahagia.


teriak ku sekeras mungkin.


memastikan bahwa setiap orang bisa mengetahui apa yg ku rasakan saat ini.


*******


3 bulan kemudian.


tepat setelah lamaran terkahir dari Raka , hari ini aku dan Raka mengadakan pernikahan.


kami melangsungkan ijab qobul ,di salah satu masjid agung yg terletak di sekitaran perumahan .


di saksikan beberapa pihak keluarga yg hadir , mengiringi kami menuju jenjang yg lebih serius.


tangan ku gemetar , sesekali aku meremat gaun pernikahan ku , untuk melampiaskan rasa grogi yg kian menjalari tubuh ku. aku tiba lebih dulu daripada Raka.


"kak , tenanglah. ini bukan yg pertama untuk mu. ledeknya lirih


"kau tau , ini memang bukan yg pertama bagiku sayang , tapi ini kuah lebih mendebarkan dari yg sebelumnya. jelas ku pada Aini.


beberapa keluarga menertawai cicitan kecil yg barusaja keluar dari mulut ku .


aku kian salah tingkah karenanya.


kuhela nafasku panjang , ketika para pria keluar menyambut kedatangan mempelai pria yg baru saja tiba.


"huh , huh. .aku kian grogi , serasa udara kian sempit dan menghimpit rongga nafasku.


saat pengantin pria ku berjalan dengan santun nya , di apit oleh ke dua putra putri ku yg mulai mendekat ke arah ku.


aku kian tercekat , ikut terpana dan terhanyut akan pesona nya yg kian meledak ledak di depan mataku.


senyum nya , serta lesung pipi nya.


"hah , bisa membuat ku meleleh ,dan lemas seketika.


"ehm. dehem nya , membuat ku mengerjapkan mata ku berkali kali.


tersadar bahwa saat ini ada banyak orang di sekitar ku yg sedang memperhatikan ku betapa aku tengah menikmati salah satu ciptaan dari Allah ini.


"bisa di mulai acaranya ?? tanya pak penghulu.


aku mengangguk cepat , dan mendudukkan diri ku di samping Raka.


jantungku terasa cepat berdetak , senyum ku tak henti hentinya mengembang.


sedangkan Raka , dia dengan serius mulai menjabat tangan ayah ku.


melantunkan setiap bait dari penyempurnaan rukun nikah kami.


"Bismillahirrahmanirrahim .


saya nikah kan dan saya kawinkan Raka Malik Ahmad ,dengan putriku ayu putri Wijayanti binti putra wijayanto dengan maskawin seperangkat alat sholat , serta uang tunai sepuluh juta rupiah di bayar tunai.


kemudian lengan nya sedikit bergetar , menandakan gilirannya untuk melantunkan ijab qobul nya.


"*S*aya terima nikah dan kawin nya , ayu putri Wijayanti binti putra wijayanto , dengan maskawin tersebut di bayar tunai.


dan serentak para saksi yg hadir , mengucapkan kata SAH.


membuat ku seketika lega dan menghirup nafas sebanyak-banyaknya.


pak penghulu memimpin doa setelah ijab qobul selesai.


aku dan Raka mengamini nya dengan sungguh sungguh.


semoga pernikahannya ku kali ini , selalu di berkahi dan di ridhoi oleh Allah.


di hindarkan lagi dari perceraian dan langgeng hingga maut memisahkan.



•••TAMAT•••