Maduku

Maduku
part 17



"katakanlah seandainya kita udah pacaran dalam tahapan serius. .


di saat aku lagi jatuh cinta sama kakak, cinta sedalam dalam nya. . dan Sinta Dateng lagi. .


apa yg akan kakak perbuat ?


Rizal tak bisa menjawab. dia hanya terdiam seribu bahasa. . kata kata ayu TK pernah terpikirkan oleh nya. .


jika hal itu benar terjadi, maka Rizal akan sangat sulit menentukan pilihan. .


Rizal yg sedari tadi tak bergeming. . membuat ayu sadar akan posisinya. .


ayu beranjak pergi dari hadapan Rizal.


"kak. . lebih baik kakak pikirkan dulu. .


meskipun baru 1 bln kita pacaran. . ini nggak akan jadi hal baik jika kakak nggak bisa menentukan pilihan pada akhirnya. .


aku nggak mau , jika kita harus saling menyakiti kak. . ucap ayu seraya pergi meninggalkan rizal


suasana kian hening . .Rizal masih tak mengerti , bagaimana ayu bisa memikirkan hal yg terlalu jauh , dan mungkin nggak akan terjadi . Rizal tau bahwa Sinta kemungkinan dia.masih ada , tapi sudah bertahun-tahun yg lalu Sinta lenyap tanpa kabar , ,


°•°•°•°•°


keesokan pagi nya , , ayu masih berkutat dengan segela pekerjaan nya , , dia tak lagi memusingkan akan hubungannya dengan Rizal , ,. saat ini ia hanya fokus dalam tugas nya menjadi asisten rumah tangga di tempat Rizal . . dan segera mengumpulkan uang .


sedang fokus di dapur , , ayu di kagetkan dengan tangan Rizal yg sudah menempel mesra di pinggang ayu . .


ayu sedikit risih dengan kelakuan kak Rizal ..


dan segera membalikkan badannya . .


"kak , aku lagi bikin masak . . kakak bisa tunggu di meja makan aja . . jangan di sini ..


dengan nada datar. , ayu tak berani menatap mata Rizal , wajah nya tertunduk . .


"hmmm . . . masaklah sayang , , , aku tak kan mengganggu . . aku hanya rindu akan suasana ceria yg entah hilang kemana akhir akhir ini . . ( seraya mengangkat dagu ayu )


di tatap nya mata bermanik hitam yg teduh itu , , sayang , , kamu masih marah ya . . ?


" enggak kak , , aku nggak pernah marah .


ayu segera membalikkan badan , dan meneruskan aktivitas memasak . .


tangannya masih lincah mengaduk beberapa sayur yg akan di hidangkan untuk bersantap .


"terus kamu kenapa. . udah deh sayang . . kamu percaya sama aku. . . apa yg kamu pikirkan itu , belum tentu benar sayang . .


"cttt , udah deh kak . .


nggak usah bahas lagi, aku capek denger nya. . .


sambil mematikan kompor , lalu menyajikan makanan ke meja makan . .


Rizal juga ikut membantu ayu , ,


mereka masih saling diam , , Rizal memikirkan cara apa yg bisa membuat ayu luluh . . .


"kita sarapan bareng ya sayang . .


meminta dengan lembut


"maaf kak , aku belum laper , ,


aku naik ke atas dulu ya .. sembari meninggalkan Rizal. .


Rizal berdecak kesal , , selera makan nya hilang , , , dia beranjak dari tempatnya ,


sarapan yg sudah di sajikan itu pun tak jadi di sentuh nya. .


ia lebih memilih segera menghampiri ayu. .


di ketuk nya pintu ayu pelan. .


**tok. . tok. . tok. **.


",masuk kak. .


Rizal melihat ayu sedang merapikan semua pakaian nya. .


"aku mau pulang kak. . udah lama aku nggak liat ayah sama Aini. . aku kangen rumah kak. .


jawab ayu bohong. .


"kapan ? terus kenapa mendadak gini ?


"nggak mendadak kok kak . .


aku emang udah rencana mau pulang dari 1 minggu yg lalu . .


"kenapa kamu nggak bilang sayang . .sambil mengusap rambut ayu . .


"kak . udah lah . . sambil menepis tangan rizal


''sayang , , kamu bisa nggak sih hilangin pikiran kamu yg aneh itu . . .harus berapa kali aku bilang sama kamu . .


cuma kamu yg ada di hati aku sekarang sayang . .


Rizal bersimpuh di hadapan ayu. . wajah nya tertunduk lesu , , tangan nya menggenggam erat tangan ayu. .


"kapan kamu pulang sayang ?


"besok pagi kak , pesawat jm 8. .


"aku ikut. .


ayu menatap heran pada kak Rizal


"nggak kak . ngapain juga ikut .kerjaan kakak gimana . . nggak usah lah . .


:"aku ikut sayang , aku mau kenalan sama calon mertua . . sambil Ter senyum ke arah ayu . .


"apaan sih kak .. nggak lucu tau . .


Rizal mendekatkan wajah nya pada ayu , dan di kecupnya lembut bibir mungil itu .


"aku serius sayang . . . aku pengen nglamar kamu . . dengan tatapan serius


"nggak salah kak ? apa nggak terlalu cepat ?


"nggak sayang , , ini udah waktunya ..


lagian aku nggak mau pacaran , aku mau nya nikah , , kamu tau kan aku dah 27 sayang . .


pacaran udah bukan jaman nya lagi . .


"terserah kakak aja lah . .


sekilas gurat senyum terlihat di wajah ayu . .


hati nya mulai melunak lagi , , ia tak menyangka kak Rizal akan secepat itu memutuskan untuk melamar nya.. .


perasaan haru masih menyelimuti nya , , rona bahagia terpancar di wajah ayu . .


kak Rizal tak henti nya memandangi wajah cantik gadis pujaannya itu ..


dia bahagia , melihat keceriaan hadir lagi dalam hidup ayu . .


di peluk nya tubuh ayu , , dan di kecup nya lembut kening nya, ,


"sayang . aku bahagia liat kamu bisa ketawa lagi . . kamu jangan pernah lagi mencoba untuk ninggalin aku ya . . dan lagi . . hilangin semua beban pikiran kamu sayang , ,


aku janji akan berusaha jadi yg terbaik untuk kamu . .


dengan segera ayu memeluk erat kak Rizal , , dia menangis sesenggukan . .


"kak . aku sayang banget sama kakak , , aku nggak mau pisah sama kakak , ,


aku takut kak . . . . . masa lalu kakak , masih terus terlintas di benak ku . . aku juga nggak mau sebenernya mikirin itu . . tapi . .


"sssst . . tangan nya membekap lembut bibir ayu .


nggak sayang . . jangan lagi . oke ..


yaudah . . aku beres beres dulu, , abis ini kita keluar , cari oleh oleh buat ayah sama Aini . . oke . .