Maduku

Maduku
part 15



"apa kakak yakin. . ?


"yakin. .yakin banget malah. sebenernya udah lama banget aku pengen ngomongin ini sama kamu.


tapi nggak jadi , karna waktu itu kamu udah punya pacar. . makanya setelah itu aku nggak pernah lagi kontak kamu yu. .


"oh. . .


"oh. . ? oh gimana , , mau nggak kamu kasih aku kesempatan. . ? dengan muka yg berharap.


"hmm. . iya deh. . aku terima. .


Rizal tersenyum mendengar jawaban ku. .


kami saling memeluk. . dan Rizal mengecup kening ku. .kami duduk santai di sofa tamu. .


"kak , kakak tau nggak sebenarnya awal aku ketemu sama kakak itu , aku udah agak deg deg an. .apalagi liat senyuman kakak..


"masa sih. . terus terus apa lagi. . (penasaran)


"terus pas pertama aku chat kakak , , aku takut kakak nggak bakal tanggepin , , eh tau nya langsung di read, , pas itu aku senyum-senyum sendiri loh kak. . kesenengan gitu, , ,


kak Rizal yg sedari tadi menyimak cerita ku , ,juga ikut tertawa ,


kami masih mengenang awal awal pertemuan , , sampai akhirnya aku bisa ada di sini. . suasana di rumah ini smakin hangat. . aku dan kak Rizal masih menikmati topik yg sama


"kak . . aku boleh tanya nggak ? tapi jangan marah ya. . !


"hmm... tanya apa. .


"ehm. . waktu aku pertama kali ke sini , aku nggak sengaja buka laci di kamar aku kan kak. terus aku liat ada beberapa bingkai foto kakak sama cewek cantik. . keliatan deekeet banget. . itu siapa kak ?


Rizal terdiam , , matanya berkaca-kaca , ,


"ah. . maa- AF kak , , aku nggak bermaksud mmm... ayu salah tingkah , ,


"nama nya Sinta , , dia mantan kakak..


dulu kakak sempat mau nikah sama dia , , tapi nggak jadi ,


"kenapa kak ?


" dia sakit yu , , dan Sinta memilih membatalkan pernikahan kami , , dan pergi ke luar negeri untuk proses pengobatan , ,tapi ternyata dia juga udah nge-block semua sosial media , dan juga nmr tlfn kakak. .


kakak nggak tau dia sekarang dimana , kakak udah coba tanya ke beberapa kerabat nya , ,


malah ada yg bilang kalau Sinta udah meninggal. .


kak Rizal menangis mengenang kisah nya dengan Sinta , , dan ayu mencoba untuk menenangkan kak Rizal. . supaya tetap tabah dengan segala yg terjadi. . .


•°•°•°•°


pagi ini aku bangun awal banget , , aku memasak beberapa sayur dan lauk untuk kak Rizal , , tak lupa segelas susu hangat yg slalu ada di meja makan. .


setelah selesai aku membereskan rumah , , nyapu , nyuci piring dan yg lain nya lah. .


segera ku bangun kan kak Rizal.


ku ketuk pintu nya , dan aku masuk. .


ku lihat kak Rizal sudah nggak ada di kasurnya. .


ku cari cari di kamar mandi juga nggak ada, ,


ku arahkan kaki ku ke arah balkon ,


ku lihat ke bawah , , kak Rizal juga nggak ada , , lelah aku mencari , , dan aku memilih duduk di kursi santai di samping balkon itu. .


ku pejamkan mata ku. . .


"sayang ! panggil kak Rizal yg sudah mengalungkan tangannya di bahu ku. .


cepet turun kak , ajak ayu yg keluar dari kamar lebih dulu. .


segera Rizal bersiap , , dia turun dengan setelan jas yg sudah rapi , ,


ayu yg sedari tadi sudah menunggu Rizal di bawah mendongak, , melihat Rizal yg begitu manis dan berkharisma sedang menuruni tangga, ,ayu tersipu. .


segera di palingkan wajah nya dari pandangan mata Rizal. .


sementara Rizal tersenyum , menyadari jika ayu diam diam memandangnya. .


"tumben banyak banget sayang kamu masak nya?


"ayu menyunggingkan senyuman di wajahnya karna mendengar panggilan sayang dari kak Rizal.


"emm . . ya pengen aja kak , , sekarang aku mau makan banyak , ,


"kenapa emang nya ? (penasaran)


"supaya kuatt liat kamu nya meeting sama cewek cantik. . kata ayu sedikit ketus


"hhhh. .


kamu bisa aja sih sayang , , , sambil mengacak rambut ayu. .


tenang aja , aku nggak akan tergoda sama mereka , , ada kamu di samping aku , , itu udah cukup banget Lo sayang , , sambil nyubit pipi. .


ayu tersenyum mendengar nya , ,


segera di raih nya piring dan di ambil kan nya nasi beserta sayur untuk kak Rizal, ,


ayu melayani kak Rizal dengan baik , ,


meskipun belum menyandang status sebagai istri , ,. tapi kepiawaian ayu dalam mengurus rumah , sudah bisa di acungi jempol.


kak Rizal sudah bersiap untuk berangkat ,


ayu mengantar nya sampai di depan rumah , , kak Rizal mengecup lembut kening dan pipi ayu , , dan segera melajukan kendaraannya menuju kantor nya. .


ayu masih menatap kepergian Rizal yg sudah hilang dari pandangan matanya . .


ayu menuju ke arah kolam . . dia termenung di sana , , teringat tentang kisah kak Rizal semalam , , sedikit sesak terasa di hati ayu . .


entahlah , , saat ini dia terbayang dengan sosok Sinta, , pasti kak Rizal sangat mencintai Sinta , , sampai sampai dia menangis semalam . .


jujur saat ini aku begitu takut , , bagaimana nanti jika aku sudah terlanjur jatuh cinta dengan kak rizal , , dan tiba-tiba Sinta muncul ? ? bagaimana nanti dengan ku , ,


bagaimana perasaan ku , , ahh. .


aku tak bisa membayangkan nya . .


mataku berlinang air mata . . .


aku tak sanggup membayangkan kejadian itu .


ku sugar rambutku . . aku pusing . .


sejenak ku pandangi bayang bayang ku di air kolam . . ku usap wajah ku ..


aku benar benar tidak bisa berfikir jernih


ku ceburkan diriku ke dalam kolam . .


kunikmati kesegaran di seluruh tubuhku ..


ku yakinkan hati ku , , bahwa kak Rizal tak kan mungkin menghindari ku. .. aku yakin kak Rizal tak kan membuat ku terluka . .. aku yakin. . . kata itu terus ku ucap kan . .


aku tak mau menaruh curiga pada kak Rizal .