
alunan musik DJ sedang menggema di dapur,
terlihat ayu sedang asik menyiapkan sarapan di sana, sesekali ia menari dan melompat lompat menikmati alunan lagu DJ dari ponselnya itu.
sementara sang suami sedang memandangi tingkah lucu istri nya itu dari kejauhan .
Rizal:" sayang . . tumben kamu hari ini lincah banget
"eh . . . kamu udah lama mas diri disitu.?
"yaa , lumayan lah , udah cukup lama buat liat tarian kamu sambil nguleg bumbu . jawab Rizal
ayu segera mematikan lagu dari ponsel nya itu dan segera menyiapkan sarapannya di meja makan. Rizal sudah stay di sana dengan sabar menunggu ayu melayani nya untuk mengambil kan sepiring sarapan untuknya.
Ting. . tong.. .
ayu menghentikan gerakan menyuap nya , dan segera beranjak menuju pintu.
seorang gadis cantik dengan balutan drees bunga bunga dan rambut tergerai sebahu itu sedang berdiri di hadapannya.
" maaf cari siapa ya mbak?? tanya ayu.
Sinta:" selamat pagi kakak ! saya mau cari kak Rizal nya ada ?? (tersenyum cantik)
"oh ada , silahkan masuk mbak , maaf kami sedang sarapan , sebentar ya saya panggil kan. tutur ayu lembut dan segera menghampiri suami nya
" mas , ada yg nyariin kamu tuh di depan.
rizal:"siapa sayang ? kayak nya aku nggak ada janji sama orang deh.
" udah kamu temuin aja dulu , sapa tau ada perlu dia nya.
Rizal segera beranjak dan menuju ruang tamu. matanya melotot ia kaget dan heran , kenapa Sinta bisa ada di sini. dengan cepat Rizal menarik tangan Sinta menuju pintu , " kamu ngapain di sini? kalo istri aku tau gimana. ?
Sinta hanya Tersenyum menanggapi ketakutan Rizal. " ya ampun sayang , liat tuh muka kamu pucet gitu. aku kangen sama kamu makanya aku kesini. .
Rizal berniat mengusir Sinta supaya ia lekas pergi dari rumahnya , namun belum sempat karna ayu sudah datang dan membawa segelas teh hangat untuk Sinta.
Rizal segera menjauhkan dirinya dari Sinta ,dan segera duduk di sofa.
"eh mbak ngapain diri di situ?? silahkan duduk , maaf cuma teh ya. seraya menyodorkan segelas teh hangat pada Sinta.
ayu hendak masuk lagi kedalam guna membiarkan suaminya itu membereskan urusannya,namun tangannya di genggam oleh Rizal ,dan menyuruhnya untuk bergabung di ruang tamu.
sejenak hening melanda , sampai akhirnya Sinta buka suara.
"ehm, maaf kakak ini istrinya kak Rizal ya ?
"oh iya mbak, saya istri nya mas Rizal. masih dengan senyum lembutnya.
oh ya, mbak nya siapa ya, kok saya berasa pernah liat gitu mukanya, tapi dimana ya kok lupa. . tanya ayu lagi
"kenalin kak saya Sinta. kakak sendiri siapa namanya ?
"saya ayu , Sinta . . Sinta . . kayak.pernah denger ya , batin ayu..
Rizal masih terdiam dengan kecemasan nya , ia takut jika ayu sampai tau kalo gadis di depan nya ini lah yg selalu jadi bayangan ketakutan ayu.
" ya udah kalo gitu kak , saya mohon pamit dulu ya . maaf sudah merepotkan.
"eh kenapa buru buru mbak , emang urusan nya dengan mas Rizal sudah selesai ya?
Sinta hanya Tersenyum manja ,dan mengangguk kan kepalanya. ia berlalu pergi meninggalkan kediaman Rizal.
"fiiuuhh " untung aja dia nggak macem macem. kata Rizal lirih
"mas , temen kamu ya itu ?
Rizal langsung manggut-manggut setengah grogi menjawabnya.
"kamu kenapa sih mas , kok aneh gitu. ya udah ayok sarapan lagi. .
°•°•°•°
"sayang , aku berangkat dulu ya. .
" iya hati hati kamu mas , jangan pulang malem lagi ya. . pinta ayu.
" iya , insyaallah aku usahain ya sayang. muuach , Rizal mengecup lembut kening ayu, dan ayu juga mencium lembut tangan Rizal.
di dalam kamar ,ayu mengambil beberapa pakaian kotor milik suaminya semalam dan berniat mencucinya.
ia menemukan bekas pasir di bagian bawah celana milik Rizal.
"kok ada pasirnya sih? bukannya kata mas Rizal kemarin dia meeting sama kliennya, sampe malem juga masih ada urusan kantor ,lhah tapi ini kok banyak pasirnya gini celananya. ?
ayu bertanya tanya pada dirinya sendiri , namun ia tak ambil pusing dan memilih untuk menanyakan nya langsung nanti pada saat suaminya sudah pulang.
°•°•°•°•°
"assalamualaikum.
waalaikum salam, mas udah pulang. .
"iya sayang , oh ya aku punya kejutan buat kamu. kamu tutup mata nya cepet.
"apaan sih mas ,kamu aneh deh ih , seraya memejamkan matanya.
"Rizal :" udah buka matanya sekarang.
gimana suka nggak kamu ?
ayu menutup mulutnya yg sudah melebar karna melihat kejutan dari Rizal.
"ini buat aku mas ??
"iya lah sayang ,gimana kamu suka nggak ??
ayu mengangguk kan kepalanya cepat , dan Rizal memasangkan nya di leher ayu. ayu tak berhenti untuk tersenyum dan mengucapkan terimakasih pada suaminya itu.
"makasih ya mas , kamu ngapain sih pake kasih aku kalung gini , ini kan mahal.
Rizal:"sstt . . nggak usah mikirin itu sayang , aku pengen aja beli in ini buat kamu ,kayak nya bagus kalo kamu yg pake. tuuh liat kan ,kamu jadi tambah cantik . .
ayu tersipu malu mendengar nya , "udah ih mas, jangan gombal Mulu. kamu buruan ganti baju ya , abis itu kita makan.
°•°•°•°
"mas , kemarin kamu di mana sih meeting nya?
"di kantor ,sama di cafe sayang. emang kenapa ?
"kamu nggak ada pergi pergi ke tempat lain gitu ? selidik ayu.
Rizal menggaruk kepalanya, nggak tuh sayang , emang kamu ada liat aku dimana kemarin ? tanya Rizal gugup.
"aku nggak liat kamu sih mas , orang aku seharian kemarin cuma di rumah.
"terus ? maksut kamu aku pergi ke tempat lain itu apa ?
" ya aku tadi kan aku nyuci pakaian kamu , tapi di celananya kok banyak banget pasir nya , kamu abis mantau ya kemarin mas.
Rizal terkejut ,dan segera mencari cari alasan yg pas.
"oh it-tu ya sayang. . kemarin itu emang aku meeting nya di daerah pantai sayang , soalnya kilen nya yg minta.jadi ya sekalian main lah di pantai nya , , nggak papa kan sayang. .
ayu tersenyum ,dan tak menaruh curiga sama sekali pada Rizal. begitupun Rizal ,ia lega akhirnya kebohongan nya itu sukses membuat ayu tak curiga padanya.