Maduku

Maduku
76.



di ruangan yg sepi dan bernuansa serba putih.


ke 2 insan berlainan jenis itu masih terus bersama .


Raka , dia masih enggan untuk beranjak dari duduknya dan masih setia mendampingi mantan pacarnya itu di sisi ranjang pesakitan tempat ayu tengah berbaring kini.


sudah hampir 3 jam sejak kedatangan nya tadi malam ,namun tak sedetikpun ia bergerak dari tempat duduknya .


ia masih terus menunggu , dan menunggu sampai ayu bisa kembali tersadar .


Raka menggenggam jemari ayu , menghadirkan kecupan kecilnya di sana.


kecupan yg lembut yg pasti akan membuat ayu merona jika saat ini ia dalam keadaan sadar.


"bunda ! ucapnya lirih


"apa aku boleh memanggil mu bunda ?? tanya nya sendiri.


"aihhh, , kurasa aku tak begitu fasih untuk memanggilmu seperti itu , akan terasa aneh mungkin saat kau mendengarnya.


raka kembali termenung.


"em. . apa kau ingat , kalau dulu aku pernah berjanji padamu untuk meresmikan hubungan kita ke jenjang yg lebih serius ?? raka menerawang kembali angan nya yg lalu.


"mungkin dulu aku terlalu bodoh , karna tak mampu berjuang untuk mendapatkan mu dan menjadikan mu sebagai wanita satu satunya yg pantas bersanding dengan ku.


"ya , aku pria yg payah ! ucap nya lesu


"emm. . apa kau juga masih ingat , saat kali terakhir aku datang ke rumah mu dulu, dan aku mencuri 1 ciuman darimu , dan itu membuat mu marah dan membenci ku . mungkin !


ya , kau pasti masih mengingatnya kan !


mana mungkin kau bisa lupa akan kelakuan ku yg satu itu.


raka terkekeh pelan saat ia mengingat kenakalan masa remaja nya dulu.


"itu ciuman terakhir dari mu , ciuman yg kudapat kan secara paksa karena ketidak berdayaan ku untuk sanggup melepas mu pergi dari hidupku. maaf , maafkan aku.


"kau tau yu , selepas kita putus.


aku tak pernah serius dengan yg namanya perempuan.


aku hanya memperlakukan mereka layak nya mainan .


dan kau tau , aku makin frustasi saat aku mendengar kabar bahwa kau sudah menikah dengan pria brengs*k itu.


"hidupku hancur. bagaimana bisa seorang gadis yg selalu ku puja dan ku jadikan prioritas dalam hidupku menjadi milik orang lain ?? itu yg selalu terlintas di pikiranku.


setiap hari aku terus menyiksa diriku sendiri.


dan berniat untuk menghabisi nyawaku sendiri waktu itu.


namun kau tau , ku rasa aku akan menyesal jika aku sampai melakukan hal bodoh itu dulu.


"dan setelah itu , orangtuaku memaksaku untuk menikahi Cindy , gadis pilihan mereka . Awalnya memang berat , sangat berat karna aku hanya terbayang wajahmu saja setiap di waktu nya.


bahkan saat aku menyentuh Cindy , aku malah meracaukan nama mu saat di atasnya.


"ah , mungkin aku memang gila waktu itu.


hampir setiap hari aku melakukan hal itu padanya , menjerit kan namamu saat aku sedang bersama dengan Cindy.


kau tau yu , dia menangis waktu itu.


tapi dia hanya diam dan tetap melayaniku dengan baik .


ia tak pernah protes apapun padaku.


hingga lama kelamaan aku mulai kasihan padanya , apalagi saat aku tau kalau ternyata dia tengah hamil.


dan aku memutuskan untuk mencoba menerima kehadirannya sebagai pengganti mu.


sulit awalnya ,namun seiring berjalannya waktu kurasa aku mulai bisa mengendalikan diriku dan 100 % menerima nya seutuhnya.


hingga dia meninggalkan kami beberapa tahun yg lalu.


raka menundukkan kepalanya , bersandar di jemari tangan ayu.


" apa kau ingat.


sehari sebelum kau memutuskan hubungan kita , aku sempat membelikan sesuatu untukmu.


dan aku masih menyimpannya hingga saat ini.


"apa kau mau melihatnya ??


raka mengambil sesuatu dari dalam sakunya.


dan sebuah kotak merah kecil berbentuk hati kini sudah ada di genggaman nya.


"ini.


raka membuka kotak itu ,dan mengeluarkan 1 cincin berwarna putih dengan berlian biru berbentuk hati berhias di atasnya.


kemudian raka menyematkan cincin itu pada jemari ayu.


"untukmu !! aku selalu menyimpan nya dan berharap agar suatu saat aku bisa memberikan benda ini untukmu.


dan ini saat nya , kurasa memang kita ada ikatan dalam hal jodoh !


raka kembali tertawa.


"dengar ! apapun yg terjadi , mulai sekarang aku akan terus berada di dekatmu , menjadi sandaran bagimu dan juga anak anak.


kau tau , aku begitu gugup untuk menyatakan ini , tapi kau harus tetap mendengar nya. oke ! titah Raka.


"ayu , bersediakah kamu menikah dengan ku ?? ucap nya tegas dan juga serius.


masih diam. tak ada sahutan apapun dari ayu.


"kau diam ,berarti kau setuju. imbuh Raka lagi.


tak berselang lama , saat Raka tengah di Landa dalam buai kantuknya.


ayu mulai bereaksi , jemarinya mulai bergerak menandakan kesadaran nya akan segera pulih.


"yu !! kamu udah sadar ?? tanya Raka yg mulai panik antara senang dan terkejut.


ia segera berlari memanggil beberapa suster yg tengah berlalu lalang di depan ruangan itu.


dan dengan cepat mereka segera menangani ayu di bawah pengawasan dokter yg juga ikut memeriksa keadaan pasien.


"bagaimana keadaannya ?? tanya Raka


"ya !! dia sudah sepenuhnya sadar , hanya tinggal pemulihan di bagian bagian bekas operasi nya kemarin. jelas Rio


raka menepuk bahu Rio.


"thanks bro !!


"ya , sama sama. jangan berlebihan ini sudah menjadi tugas ku.


kalau begitu aku pamit ,kalian lanjutkan mengobrol.ucapnya sembari meninggalkan ruangan itu.


kini tinggallah Raka dan juga ayu.


"apa kau haus atau lapar mungkin?? raka bertanya pada ayu


"air ! aku haus. ucapnya pelan


dengan cepat Raka mengambilkan sebotol air mineral dengan sedotan dan memberikan nya pada ayu.


"apa masih ada yg sakit ?? perlu ku panggil dokter ?? tanya nya lagi penuh kekhawatiran


ayu menggeleng lemah.


"tidak perlu , aku baik baik saja sekarang.


"oh ya , dimana anak anak ??


"mereka di rumah , tapi besok pagi mereka akan ke sini lagi untuk menjenguk bunda mereka.


"ehm , , ngomong ngomong sejak kapan kau terbangun ??


apa kau mendengar sesuatu ?? raka mulai tersipu.


"dengar apa ?? jawab ayu cepat sembari memalingkan wajahnya.


"ah , itu . . . baguslah kalau kau tak mendengar nya. kau pasti akan marah jika mendengar ucapan ku yg ngawur tadi. bohong Raka.


namun di sisi lain ,kini wajah ayu benar benar merona merah , sejujurnya ia sudah sadar sesat sebelum Raka menceritakan kisah hidupnya.


dan dia juga mendengar pernyataan cinta itu.


"hey !! ke , ,kenapa wajahmu merona ?


tanya Raka panik


jangan katakan kalau kau mendengar nya tadi !!


ayu mengagguk tipis dan tersenyum padanya.


"apa ?? agggrrhhhh !! habislah aku !!


maki raka pada dirinya sendiri.


yg membuat ayu malah tertawa tawa karna melihat Raka yg salah tingkah.


"dengar !! karna kau sudah mendengarnya tadi , maka aku akan tak akan mengulangi nya lagi.


aku akan tetap memaksa mu walaupun kau mau atau tidak kau harus jadi istri dan ibu dari anak anak. ucap Raka serius.


ayu menatap lekat pada netra pria itu , benar ada keseriusan di sana.


ia juga tak dapat memungkiri bahwa ia juga masih menyimpan rasa yg sama untuk mantan kekasihnya itu.


dengan tarikan nafas panjang , ayu memberikan jawaban nya pada Raka.


"iya ,aku bersedia untuk menjadi istri dan juga ibu dari anak anak.


"ap , ,apa !! raka kian syok mendengar jawaban itu.


serius ?? kamu nggak.lagi bercanda kan ??


tanya Raka dipenuhi rasa penasaran yg kian menggebu.


ayu mengagguk tipis di Sertai senyuman yg hadir di wajahnya.


"Alhamdulillah. . . . akhirnya aku bisa mewujudkan impian ku. raka berteriak senang.


ia pun refleks mencium pipi ayu berkali kali.


hingga sebuah tarikan dari kerah bajunya menyadarkan nya dari perbuatannya barusan.


"apa yg kau lakukan pada pasien ku !!


* **🤭🤭🤭 hey hey para pembaca ku yg baik.


sebentar lagi part ini akan segera tamat loh !!


nah , di bab selanjutnya itu tentang kisah baby Zayn ya.


tapi aku masih bingung .mau kasih judul apa.


barangkali temen temen bisa kasih saran mungkin , bisa koment di bawah ya


oh ya ,dan lagi terimakasih bagi para readers yg sudah mendukung karya aku. makasih karna selalu kasih aku support , like , komen , tips koin ,poin. makasih banyak ya.


di tunggu next up nya**.


.