Maduku

Maduku
32.



mobil James pun melaju , mengantarkan nya ke alamat rumah Rizal.


James tak menanyakan kemana arah menuju rumah Rizal pada ayu , ia hanya terus mengemudi sampai ia berhenti tepat di depan rumah Rizal.


ayu kebingungan , kenapa James sudah tau kalau ia tinggal di sini.


"udah sampe yu !!


ayu masih bengong , dengan tatapan bingung ke James


"lho , kok kamu tau aku tinggal di sini??


James menggaruk kepalanya yg tidak gatal.


"ehm , besok aku ceritain deh ya , ,


ayu menaikan sebelah alis nya


"kenapa nggak sekarang , mumpung aku udah di rumah , sekalian istirahat kita ngobrol di dalem. ajak nya.


"ehhm .. tangan James mengetuk ngetik kemudi nya , bimbang harus berbuat apa. . .


"ayo lah , , kamu kan udah sampe sini , masuk dulu bentar , yukk . . ajak ayu lagi


"ehhmm . . . yaudah deh , dengan langkah berat James pun turun dari mobil dan ikut ayu masuk ke dalam rumah nya.


ayu membuka pintu , dan melihat ke sekeliling ruangan. rumah yg biasa nya terang , dan jarang tertutup di waktu siang itu ,kini jadi gelap ,karna semua tirai nya tertutup.


ayu yg tak suka kegelapan segera menyalakan lampu nya , mata nya menemukan pemandangan yg tak terduga , yg lagi lagi membuat jiwa nya meronta ronta.


suami nya yg baru saja ia tinggal keluar rumah sebentar , kini sudah tertidur nyenyak di sofa ruang tamu dengan Sinta di dalam pelukan nya.dan hanya selimut tipis yg menutupi tubuh mereka. pakaian mereka berserak di mana mana. membuat ayu kian geram.


ayu menutup mulutnya , ingin ia berteriak sekeras mungkin. supaya dua orang di hadapannya ini segera bangun dan menjelaskan apa yg terjadi. ayu tak tahan melihat pemandangan di hadapannya , tubuhnya lunglai lemas tak mampu menahan beban hati nya. James segera memegangi bahu ayu kuat kuat


tangan nya mengepal erat , merasakan sakit yg di rasakan ayu.


"bajingan " umpat James.


tubuh ayu bergetar , dan matanya yg kian sembab itu memandangi James.


meng insyaratkan pertanyaan "ia harus apa sekarang , harus bagaimana ??


dan James kian memeluknya erat.


"tenang yu , jangan menangis, kamu harus kuat. .sambil mengusap pundak ayu, ayu menggenggam tangan James dan mengangguk , meng iyakan perkataan James


ayu berjalan perlahan , dan mengambil sebotol air di dalam lemari es.


perlahan ia menuangkan air dingin itu ke wajah Rizal dan juga Sinta. Rizal gelagapan dan mengusap usap wajah nya , matanya merah menyiratkan amarah ,karna menggangu tidur nya, , akan tetapi itu ia urungkan ,karna kini istri nya lah yg ada di hadapannya.


James bersedakap dada . ia hanya menyaksikan apa yg akan terjadi selanjutnya.


ia tak akan ikut campur dalam masalah rumah tangga ayu , tapi jika ayu sampai terluka James juga tak akan tinggal diam.


"ayu masih terisak dan memandangi Rizal dan Sinta yg terbangun juga basah kuyup karna ulah nya.


"gini ya mas kamu kalo nggak ada aku ??


nada ayu bergetar , dengan tersedu sedu karna tangisnya


Rizal hanya terdiam ,begitu juga Sinta.


"kamu abis ngapain ?? main sama dia di sini !


kamu tega banget sih mas sama aku. . teriak nya. .


"maaf sayang , ucap Rizal masih dengan tertunduk.


"maaf !! kamu mikir nggak ha , di sini aku yg sakit mas , kamu gampang banget sih ngomong maaf. .


dengan cepat tangan ayu menarik selimut yg menyelimuti tubuh mereka .


"aaaaaaa !!!! Sinta menjerit sambil menutupi badan nya yg sudah telan**Ng.


Rizal mengambil beberapa pakaian nya yg berserakan di lantai , dan mengajak Sinta untuk masuk ke kamar dan memakai pakaiannya.


suasana yg begitu tegang nampak jelas di ruangan itu.


" aku udah tau semuanya mas . dua yg kamu cari selama ini kan ??


Rizal masih diam, tak berani bersuara.


nyalinya kian ciut menghadapi kemarahan ayu.


"JAWAB !! jangan diam aja kamu mas ,


kamu mikir nggak , kita baru aja nikah loh mas, tapi kamu udah begini di belakang aku.


sambil memukul mukul dada rizal


Rizal menggenggam tangan ayu , dan memeluk nya dengan erat ,mencoba menenangkan isakan tangis nya.


namun ayu terus meronta, ia tak Sudi berdekatan dengan suaminya.


"lepas, jangan sentuh aku mas. .


mendorong Rizal sekuat tenaga untuk melepaskan pelukannya. itu membuat ayu terhuyung ke belakang, dan dengan cepat James menangkap tubuh ayu.


" stop yu !! jangan teriak teriak terus. ucap James pelan.


Rizal terbakar cemburu melihat James menyentuh istri nya, dengan cepat ia menarik ayu dari tangan James, dan mencengkram erat kerah baju James.


"singkirkan tangan Lo dari istri gw. bentak Rizal


James tersenyum acuh mendengar ucapan Rizal. ia tak peduli dengan perkataan Rizal , karna di sini ia merasa tak bersalah.


Rizal kian geram, karna merasa di remehkan oleh James, dengan kuat ia melayangkan pukulan ke wajah James , membuat jamse tersungkur, James menatap tajam Rizal dan segera membalas pukulan nya ,


James:"suami brengsek Lo !!


"Lo yg brengsek !! bajingan Lo berani nyentuh istri gw.


ayu dengan cepat melerai pertikaian ke 2 pria itu , namun Rizal masih saja menggebu nggebu ,dan melayangkan pukulan ke arah James , ayu yg berusaha melerai , tak ayal malah terkena pukulan keras dari Rizal di perut nya, membuat nya meringis kesakitan.


"aw. . aahh sakitt. . .sambil memegangi perut nya.


Rizal kian panik , dan segera membaringkan tubuh ayu di sofa. "maaf sayang , aku nggak sengaja . . sambil mengusap usap kening nya.


James juga ikut panik dan ikut memegangi tangan ayu yg masih mengaduh kesakitan. .


"singkirkan tangan Lo dari istri gw. ucap Rizal


namun James tak menghiraukan nya ,dan ia masih terus memegang tangan ayu.


"Lo budeg ya !! bentak Rizal.


"hah , Rizal membuang nafas kesal.


"Lo bisa diem nggak ! liat nih ayu kesakitan . urusin yu pacar Lo , ayu ada gw. jawab nya datar


Rizal yg tak tahan mendengar ucapan dari james ,berniat ingin menghajar nya lagi. namun itu terhenti


ayu:" STOP. . dengan suara lantang.


"kamu bisa nggak sih nggak main fisik ?? tanya nya pada Rizal


Rizal mengeryitkan dahinya.


"kamu belain dia ??


ayu:" di sini siapa yg salah , kamu apa dia ??


kamu yg mukul aku , kenapa aku harus salahin James yg nolong aku.


"dan James , kamu pulang dulu aja deh ya , maaf kamu jadi harus liat kejadian kayak gini.


James :"oke , nggak apa ² yu , besok aku sini lagi ,jemput kamu. . kamu baik baik ya di sini. aku balik dulu .


ayu mengangguk , dan James segera beranjak pergi dari rumah Rizal .