
kedatangan Rizal di sambut baik di keluarga ku , , orang tua ku sangat menyukai perangai Rizal , yg kalem ,sopan , dan cepat bergaul.
sesekali ayah dan ibuku bertanya tentang seputaran Rizal ,juga keluarga nya yg di Jakarta, ,
sudah 1 Minggu aku dan Rizal tinggal di sini ,
niat ku beberapa hari lagi aku akan kembali ke kota B , karna selama Rizal ikut aku pulang , ,di sana Rizal juga meninggalkan banyak pekerjaan yg mungkin sudah menumpuk saat ini. kadang aku nggak tega , kasian kalo harus lama lama tinggal disini. meskipun sebenarnya Rizal juga nggak memaksa ku untuk segera kembali ke kota B sih. .tapi mengingat dia ini sangat bertanggung jawab dalam pekerjaan. aku nggak mau jika harus ada klien yg kecewa hanya karena Rizal harus tinggal di sini.
°•°•°•
kami semua berkumpul di ruang tamu , , terlihat Rizal sedang mengatur nafasnya yg sedang naik turun.
Rizal:"om , Tante , mohon maaf sebelum nya . sebenarnya kedatangan saya kemari yg pertama saya ingin bersilaturahmi dengan om dan Tante , dan yg ke 2 . saya ingin melamar Putri Anda ayu,
saya sangat mencintainya om, tante,
saya mohon om , dan Tante merestui hubungan kami .
ayah dan ibuku sangat senang mendengar kesungguhan Rizal , , dan mereka hanya tersenyum mengangguk , tanda menyetujui lamaran ini dari Rizal.
Rizal:"terimakasih om , Tante.
saya akan membuat ayu bahagia , dan terus menjaganya . .
Rizal mengambil sesuatu di balik saku celananya , dan dia berlutut di hadapan ku .
2 cincin berwarna emas , yg sangat indah . .
"Will you marry me ayu ?? tanya Rizal.
aku ternganga mendengar ucapan Rizal.
"kak ! aku mimpi nggak sih ini. . ( sambil ku tepuk peluk pipi ku )
Rizal:"nggak sayang , , ini nyata. jadi gimana , sudikah kamu mendampingi aku untuk selamanya ??
"iya. iya kak. . a-aku mau. . aku mau kak. .
seraya melompat kegirangan. .
Rizal meraih tanganku , dan memasang kan cincin cantik itu di jari manisku. . aku sangat bahagia ,tak terasa air mataku menetes di pipiku. .
perasaan haru menyelimuti ruangan ini, begitupun juga dengan ibu ku yg sedari tadi juga ikut menangis karna suasana yg romantis ini. .
ku genggam tangan kak Rizal , dan ku pasangkan lagi 1 cincin di jari manis nya. .
kak Rizal memeluk ku , , bergantian dengan orang tua ku , juga Aini. mereka memberi selamat padaku , dan mendoakan semoga hubungan kami baik baik saja ke depannya.
°•°•°•°•
hari sudah mulai petang . .
rencana nya hari ini aku akan mengajak kak Rizal pergi ke sebuah taman yg ada di pusat kota. apalagi malam ini malam Minggu.
malam yg panjang bagi pasangan yg asik berpacaran , dan melepas kerinduan mereka.
aku dan kak Rizal berboncengan naik motor matic Yamaha N-max menuju alun-alun. .
sepanjang jalan , tangan ku terus memeluk kak Rizal. ., sesekali kak Rizal juga membelai lembut tangan ku. .
ku dekap dia erat ,seakan aku tak ingin berpisah dengannya, ,
ku sandarkan kepala ku di bahunya , , sedang kak Rizal masih santai menyetir motor. .
kami sangat menikmati malam panjang ini.
mengingat besok aku dan Rizal harus kembali lagi ke kota B. jadi malam ini aku dan kak Rizal memilih mengabiskan waktu untuk jalan jalan di luar.
kak Rizal menghentikan laju motor nya,
kami sudah sampai di parkiran alun alun.
ku pandangi sejenak wajah manis tunangan ku ini.
dalam hati ku berkata :
aku sungguh sudah jatuh cinta pada kak Rizal. perasaan ku sudah sangat dalam pada nya , ,aku takut jika suatu saat aku harus kehilangan dia.! mungkin hidup ku akan berantakan lagi seperti dulu.
ku sisihkan bayangan mengerikan itu dari benak ku.. segera ku gandeng kak Rizal untuk menyusuri setiap sudut alun alun ini.
dan berhenti di bagian depan taman.
kami bersua foto. . dengan berbagai ekspresi
Rizal:"sayang. .
"hmm, iya kak
Rizal:"apa kamu bahagia dengan pertunangan kita ?
"hmmm , , iya tentu saja kak. aku sangat bahagia.
Rizal tersenyum pada ku , tapi dari sorot mata nya terlihat ada beban yg dia sembunyikan dari ku.
"ada apa kak ? (sembari ku genggam tangan nya erat)
Rizal:"nggak sayang , syukurlah kamu bahagia . gimana kalo pernikahan kita , kita percepat aja sayang. .
aku terheran mendengar ucapan nya.
"kenapa kak ,? lagian aku juga belum pernah ketemu sama orang tua kakak kan ? ini terlalu cepat kak. . jawab ku
Rizal:"sayaang . masalah ini aku udah ngomong sama mereka , kamu nggak usah khawatir ya.
besok kita mampir dulu ke Jakarta , ke rumah orang tua aku , terus lusa kita nikah.
aku sedikit heran dengan langkah Rizal yg seperti terburu buru dalam mengambil keputusan. .kenapa ? ada apa ? apa yg dia sembunyikan dari ku? banyak pertanyaan dalam benak ku yg enggan untuk ku tanyakan langsung padanya. .
"entah lah kak , aku rasa ini terlalu cepat saja. .
Rizal mengusap lembut rambut dan juga wajah ku.
dia seperti banyak pikiran. . matanya berkaca kaca menatap ku. .
",kak ada apa? kamu kenapa kak. ?
seraya ku raba raba wajah nya , barangkali dia sedang TK enak badan atau sakit. .
Rizal:"aku nggak kenapa Napa sayang. .kamu mau ya kalo rencana pernikahan kita kakak percepat sampai lusa. ?
"ku tatap mata nya , kesungguhan terpancar di balik tatapan lembut nya itu. . aku tak mampu untuk menolak nya.
"iya kak , aku mau . .asalkan itu bisa bikin kakak bahagia.
Rizal:"makasih sayang . seraya mengecup lembut kening ku.
nanti aku yg ngomong sama ayah dan ibu kalo pernikahan kita di percepat ya sayang. .
"hmm. . iya kak.
kami pun memutuskan untuk segera pulang karna hari sudah malam, , meskipun begitu suasana jalanan masih sangat ramai oleh kendaraan yg sedang berlu lalang di sana. .
selama perjalanan kak Rizal TK berbicara pada ku , ia hanya memegangi jari tangan ku yg melingkar di perut nya dan sesekali meremas nya.